<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581</id><updated>2012-01-25T11:05:52.612-08:00</updated><category term='pemikiran'/><category term='sosok'/><category term='puisi'/><category term='doa'/><category term='pengharapan'/><category term='my live'/><category term='cerita'/><category term='inspirasi'/><category term='syukur'/><category term='catatan'/><category term='tag'/><category term='refleksi'/><category term='informasi'/><category term='kesaksian'/><category term='award'/><category term='komunitasku'/><category term='cerita mini'/><title type='text'>RuM@h_G03N</title><subtitle type='html'>Blog ini adalah blog pribadi untuk menuliskan informasi, keluh kesah, pemikiran, cerita, harapan dan cita-cita. 
Semua boleh berpartisipasi baik komentar, kritik, maupun saran yang membangun demi kebaikan kita bersama</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>458</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-992948640338042873</id><published>2011-11-14T07:03:00.000-08:00</published><updated>2011-11-14T07:05:03.962-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Cerita Si Rumput</title><content type='html'>Aku adalah sebatang rumput. Aku tumbuh bergerombol dengan saudara-saudaraku di sebuah taman kota. Di sana tumbuh juga sahabat-sahabatku. Keluarga cemara, keluarga soka, keluarga bougenvill, keluarga palem, keluarga kamboja berbunga kuning, keluarga teh-tehan, dan masih banyak lagi. Selain itu, di tengah taman, ada sebuah kolam berbentuk lingkaran yang di salah satu sudutnya berdiri tatanan bebatuan yang tinggi menjulang. Benda itu adalah tugu peringatan yang didirikan untuk memperingati peristiwa bersejarah yang pernah terjadi di kota. Di puncak tugu terdapat lampu-lampu yang terus menyala ketika malam tiba. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu, taman tempatku tinggal adalah sebuah taman yang sunyi. Jauh dari keramaian. Hanya ada satu dua orang yang berkunjung. Sekedar melepas lelah setelah seharian bekerja atau menikmati udara malam sambil melihat lampu-lampu kendaraan yang tengah melintas memutari taman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kesunyian itu perlahan sirna. Tepatnya semenjak deretan air mancur di kolam itu berfungsi kembali. Semburan airnya bahkan kini terlihat lebih tinggi. Menimbulkan suara gemuruh ketika tetes-tetes airnya kembali menyentuh permukaan kolam. Sering, hembusan angin menerbangkan butiran-butiran air hingga jatuh di atas tubuhku. Uhh… segarnyaa... Selain itu, di beberapa sudut taman juga ditambah dengan lampu-lampu yang cukup artistik. Juga didatangkan beberapa keluarga baru untuk menghuni taman. Ada yang berdaun merah, berbunga putih bersih, bunga-bunga aneka warna, dan kelompok paku-pakuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang pun mulai berdatangan. Terus dan terus. Hingga tiap malam tamanku terasa sesak. Apalagi jika malam minggu tiba. Mereka ada yang datang bergerombol, berpasang-pasangan, atau hanya sendiri. Biasanya, mereka akan melakukan berbagai aktifitas. Ada yang asyik bercengkerama bersama keluarga, berkejar-kejaran tak tentu arah, berjalan memutari taman sambil ngobrol ngalor ngidul, bermain bola, bermain sepeda, tidur-tiduran, saling memoto dengan aneka gaya, dan memadu kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jujur, sebenarnya aku gembira tempat tinggalku menjadi ramai. Tapi di sisi lain aku sangat sedih. Ternyata mereka kurang peduli dengan keberadaan taman. Terlebih dengan aku dan saudara-saudaraku. Meski sudah disediakan tempat tersendiri dan papan peringatan: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TIDAK BOLEH MENGINJAK RUMPUT&lt;/span&gt;, mereka tetap bandel. Mereka malah asyik menginjak-injak, meniduri, bahkan mengobrak-abrik kami dengan segala hal yang mereka lakukan. Mereka juga tak segan-segan mengotori badan kami dengan aneka sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut cerita yang pernah aku dengar dari sekawanan burung yang hinggap di keluarga cemara, kelakuan mereka itu memang sebagian besar seperti itu. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TIDAK PEDULI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Mereka bisa seenaknya membuang sampah di sembarang tempat padahal sudah ada tempat khusus yang disediakan. Mereka tanpa malu-malu melanggar tanda-tanda peringatan dan peraturan lalu lintas tanpa memperhatikan keselamatan sesamanya. Mereka lebih peduli dengan kepentingannya sendiri bukan yang lain. Anehnya, mereka juga tak segan-segan memangsa sesamanya hanya demi kepuasan, melindungi kepentingannya, atau sekedar untuk berebut harta dan kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ahh... sebenarnya mereka itu makhluk seperti apa? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-992948640338042873?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/992948640338042873/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=992948640338042873' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/992948640338042873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/992948640338042873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/11/cerita-si-rumput.html' title='Cerita Si Rumput'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3951538885393636082</id><published>2011-11-09T03:16:00.000-08:00</published><updated>2011-11-09T03:17:47.885-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Saat Ini</title><content type='html'>Suatu ketika, seorang anak bertanya kepada ayahnya, ”Bisakah aku tidak melakukan kesalahan dalam waktu satu tahun, Yah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah keheranan mendapat pertanyaan seperti itu. Dipandangnya wajah anaknya. Di sana terpancar sebuah kesungguhan. ”Satu tahun itu tidak sebentar, Nak. Ada 365 hari yang berjalan di dalamnya. Rasanya engkau tidak akan mungkin melakukannya,” jawab ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bagaimana kalau satu bulan, Yah. Bisakah aku melakukannya?” Si anak mencoba menawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Itu juga tidak mungkin, Nak. Satu bulan masih terlalu lama,” geleng sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bagaimana kalau satu minggu?” kejar anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ada tujuh hari dalam satu minggu. Dalam waktu selama itu ada banyak hal yang bisa terjadi. Engkau tidak mungkin bisa melakukannya.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bagaimana kalau satu hari. Apakah kali ini aku bisa melakukannya?” Si anak belum putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Belum, Nak. Satu hari ada 24 jam. Segala hal juga bisa terjadi dalam rentang waktu selama itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat sang anak terdiam. Ia mencoba berpikir keras. ”Bagaimana kalau satu jam, Yah. Apakah aku bisa melakukannya?” kejarnya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Itu juga tidak mungkin, Nak.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Satu menit,Yah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah kembali menggeleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau begitu, apakah aku bisa melakukannya dalam waktu satu detik saja?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali ini sang ayah tersenyum. ”Kalau satu detik, mungkin kau bisa melakukannya, Nak!” tegasnya kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Oke, Yah, mulai saat ini aku akan hidup dari detik ke detik,” pungkas anaknya dengan mimik serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering dalam kehidupan ini, kita berpikir jauh ke depan, tentang apa yang terjadi dan apa yang akan kita lakukan nanti. Padahal, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok. Kita tidak bisa memastikan apakah esok kita masih diberi kesehatan, masih bisa bekerja dengan baik, masih dapat bertemu dengan orang-orang yang kita cintai, masih diberi kehidupan. Sungguh, kita tidak akan pernah tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup bukanlah nanti tapi saat ini, detik ini. Oleh karena itu, seperti sang anak, marilah kita hayati hidup dari detik ke detik dengan ucapan syukur. Bersyukur karena kita masih diberi kehidupan dan bisa menikmatinya dengan baik. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saat ini&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3951538885393636082?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3951538885393636082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3951538885393636082' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3951538885393636082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3951538885393636082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/11/saat-ini.html' title='Saat Ini'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-1248048010053568883</id><published>2011-11-06T06:43:00.000-08:00</published><updated>2011-11-06T06:45:40.966-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Berbeda Itu...</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berbeda itu indah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Enggak percaya? Coba letakkan dua buah aquarium di atas meja yang berbeda. Isi kedua aquarium itu dengan air hingga hampir penuh. Pada aquarium pertama masukkan satu jenis ikan sedangkan pada aquarium kedua beberapa jenis ikan. Ada yang pipih panjang, bulat, oval, berwarna merah, kuning, hitam. Tambahkan pula dua genggam pasir berwarna putih serta tanaman air. Lalu setelah semuanya beres, pandangi kedua aquarium itu, mana yang lebih menarik? Tentu kita akan sepakat bahwa aquarium kedualah yang lebih indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain, coba amati padang luas yang hanya ditumbuhi rumput. Bandingkan dengan taman yang berisi beraneka jenis tanaman. Ada yang berdaun merah, kuning, hijau pupus, hijau tua, mengeluarkan warna-warni bunga. Diantara tanaman-tanaman itu ada gemericik air yang keluar dari bebatuan beragam ukuran yang tertata dengan rapi. Lalu ditambah pula dengan lampu hias yang terpasang di sekeliling taman. Duhh... betapa taman itu terlihat lebih semarak dan menyegarkan mata, lebih berkesan, dan tentunya lebih indah bila dibandingkan dengan padang luas yang hanya terisi rumput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berbeda itu berani&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Berani bersikap, bertindak, dan bertutur kata sesuai dengan hati nurani. Sejalan dengan kebenaran yang berasal dari Tuhan. Ketika banyak orang melakukan korupsi dan aneka manipulasi di banyak tempat dan pekerjaan, orang yang berbeda memilih untuk teguh memperjuangkan kejujuran. Ketika beragam kekerasan cenderung semakin membudaya dalam kehidupan sehari-hari, orang yang berbeda tetap setia melakukan tindakan yang berlandaskan kasih. Ia terus memelihara kasih itu dan membagikannya kepada setiap orang tanpa memandang perbedaan. Saat teman-teman di kantor sibuk main game pada jam kerja, orang yang berbeda justru bekerja dengan tekun. Waktu banyak orang berlomba-lomba menerobos lampu merah, orang yang berbeda enggan melakukannya, ada atau tidak ada polisi yang sedang bertugas, karena hal itu sama artinya dengan melanggar hukum. Ketika banyak orang tidak peduli dengan kebersihan lingkungan dan membuang sampah sembarangan, orang yang berbeda berani peduli terhadap sampah yang membuat lingkungannya menjadi kotor. Ia dengan sigap mengambil sampah-sampah itu dan membuangnya ke tempat yang seharusnya. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pertanyaannya, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;apakah kita berani menjadi berbeda, atau justru lebih memilih ikut arus, hanyut, dan tenggelam di dalamnya?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Semoga saja kita mampu memilih yang benar karena hidup ini terlalu singkat. Sia-sia saja jika kita hanya mengisinya dengan hal-hal yang jauh dari kebenaran&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-1248048010053568883?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/1248048010053568883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=1248048010053568883' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1248048010053568883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1248048010053568883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/11/berbeda-itu.html' title='Berbeda Itu...'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2810531532745802903</id><published>2011-09-16T16:59:00.000-07:00</published><updated>2011-09-16T17:02:33.856-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Menjadi Malaikat Yukk...</title><content type='html'>Barangkali Anda akan tertawa membaca kalimat di atas. Menjadi Malaikat? Malaikat seperti apa? Hehehe... mungkin di benak kita akan langsung terbayang sosok berwajah rupawan, berpakaian putih bersih, dan mempunyai sayap. Ia seringkali disebut dalam kitab suci, muncul dalam acara visualisasi natal atau paskah, dan dalam cerita-cerita rohani. Lalu, adakah malaikat di dunia ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja ada. Tapi jangan dibayangkan malaikat yang ada di dunia ini seperti gambaran umum itu. Sebab ia adalah manusia biasa seperti kita. Manusia yang hatinya seperti malaikat. Bagaimana caranya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia berhati malaikat adalah manusia yang tidak egois. Ia lebih mementingkan kepentingan orang lain daripada kepentingan dirinya sendiri. Suka memberi pertolongan. Ramah pada siapa saja baik yang sudah dikenal maupun tidak. Ia memiliki kasih yang berlimpah. Ikhlas memberi maaf sekaligus mau meminta maaf jika melakukan kesalahan dan bersedia memperbaikinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit? Ahh... mungkin iya tapi pastinya semua bisa dicoba dan dilakukan kalau mau sungguh-sungguh. Apalagi kalau hal itu dilandasi dengan sikap penuh syukur. Syukur atas kehidupan yang sudah kita terima. Syukur karena kita sudah dicintai terlebih dahulu. Bukan dari hal-hal besar tapi mulai dari hal-hal yang sederhana. Mengucapkan terima kasih saat orang lain memberi bantuan kepada kita, apa pun itu. Tersenyum ramah dan memberi sapaan pada orang-orang yang kita temui sehari-hari. Mendengarkan sepenuh hati saat kawan atau sahabat kita &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’curhat’&lt;/span&gt;. Jujur dalam setiap kata maupun tindakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nah, maukah Anda menjadi malaikat? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2810531532745802903?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2810531532745802903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2810531532745802903' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2810531532745802903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2810531532745802903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/09/menjadi-malaikat-yukk.html' title='Menjadi Malaikat Yukk...'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3158416447224478817</id><published>2011-08-30T14:16:00.000-07:00</published><updated>2011-08-30T14:17:30.252-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Lakukanlah Dengan Cinta</title><content type='html'>Kata-kata ini begitu saja muncul di dalam hatiku. Mengembara dalam relung jiwaku dan tidak mau hilang dalam ingatanku. Terus menggoda, terus bertumbuh, dan membuatku terus memikirkannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali, inilah yang aku butuhkan selama ini. Melakukan segala sesuatu dengan penuh cinta. Cinta yang tulus. Cinta yang memberi. Cinta yang mampu menghargai perbedaan. Cinta yang memahami. Cinta yang memberi kekuatan dalam setiap cobaan, hambatan, serta aral melintang yang menghadang. Cinta yang memberi kesadaran bahwa di atas segalanya, ada Dia sang Mahacinta yang sudah terlebih dahulu memberikan cintaNya untukku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lakukanlah dengan cinta. Bukan dengan keterpaksaan. Bukan karena kewajiban. Bukan karena ingin mendapatkan penghargaan atau pujian dari orang lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3158416447224478817?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3158416447224478817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3158416447224478817' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3158416447224478817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3158416447224478817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/08/lakukanlah-dengan-cinta.html' title='Lakukanlah Dengan Cinta'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3434474343066615745</id><published>2011-08-26T09:46:00.000-07:00</published><updated>2011-08-26T09:48:04.289-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Setia</title><content type='html'>Untuk setia itu sangat tidak mudah. Akan ada banyak godaan dan rintangan saat kita hendak melakukannya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Setia kepada kebenaran. Setia untuk melakukan hal-hal yang baik. Setia kepada Tuhan.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya aku. Sejak akhir bulan lalu, aku telah menuliskan 5 hal yang ingin aku lakukan mulai bulan Agustus ini. Lima hal itu kemudian aku print dalam selembar kertas folio dan aku tempel di dinding kamar tidurku. Aku berharap, saat aku hendak tidur dan bangun tidur keesokan harinya, aku (selalu) diingatkan akan komitmen itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari aku memang mematuhinya. Tapi mulai hari kesekian, aku merasa berat. Seolah ada beban yang menghimpit pundakku dan memaksaku untuk berhenti. Kembali kepada kebiasaan lama dan tidak lagi setia pada komitmen itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, aku sangat lemah. Aku begitu mudah jatuh di dalam godaan. Aku kalah oleh bujukan setan yang terus-menerus mengajakku untuk tidak setia. Namun, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ia selalu setia untukku&lt;/span&gt;. Ia tidak pernah memarahi aku ketika aku jatuh dan tidak setia. Malahan, kasihNya yang tanpa batas selalu tercurah kepadaku, merengkuhku, dan mengajakku kembali kepadaNya. Ia selalu memberi kesempatan, kesempatan, dan kesempatan. Ia tidak pernah lelah menungguku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah... semua memang tidak akan pernah berlangsung secara instan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Selalu ada proses yang harus dijalani&lt;/span&gt;. Termasuk untuk setia. Dan dalam seluruh proses itu, tidak penting berapa kali kita terjatuh. Berapa kali kita kalah oleh godaan. Sebab yang lebih utama adalah saat-saat dimana kita bangkit dari hal tersebut. Saat-saat dimana kita kembali lagi kepadaNya dengan penuh kesadaran dan niat yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, hanya ucap syukur yang selalu aku lambungkan kepadaMu. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Syukur atas segala anugerah. Syukur atas berbagai kesempatan. Syukur karena Engkau selalu setia menjagaku, manusia yang lemah ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3434474343066615745?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3434474343066615745/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3434474343066615745' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3434474343066615745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3434474343066615745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/08/setia.html' title='Setia'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-8540442085845489714</id><published>2011-08-25T09:28:00.000-07:00</published><updated>2011-08-25T09:29:48.493-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita mini'/><title type='text'>Kursi Goyang</title><content type='html'>Kursi goyang itu masih ada di sana. Diam membisu di salah satu sudut ruang keluarga rumah orangtuaku. Jujur, aku selalu bergidik saat melihatnya. Ada rasa takut yang tiba-tiba menguar melihat sosoknya yang hitam kecoklatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, peristiwa belasan tahun yang lalu kembali hadir di pelupuk mataku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petang itu, ayahku sedang duduk santai di atas kursi goyang. Kursi itu adalah tempat favoritnya saat berada di rumah setelah seharian bekerja. Di atas kursi itu, ayahku biasa mengutak-utik remote untuk mengganti-ganti chanel televisi, mencari berita yang menjadi acara kesukaannya. Sesekali, ia menyeruput teh hangat bikinan ibu dan mengambil pisang goreng yang menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;penganan&lt;/span&gt; kesukaannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, ayahku mengerang kesakitan. Erangan yang membuat aku, ketiga adikku, dan ibuku, segera menghambur mendekatinya. Dan di sana, kami melihat ayah kami terkulai lemas. Kedua tangannya bersidekap di dada. Nafasnya tersengal-sengal. Lalu, beberapa menit kemudian tarikan nafasnya tidak terdengar lagi. Ayahku diam untuk selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semilir angin membuyarkan lamunanku. Aku segera terjaga. Kulihat, kursi goyang itu masih ada di sana. Namun kali ini ada yang aneh. Kursi goyang itu bergerak perlahan. Entah... siapa yang menggerakkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah... bulu kudukku tiba-tiba berdiri.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-8540442085845489714?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/8540442085845489714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=8540442085845489714' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8540442085845489714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8540442085845489714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/08/kursi-goyang.html' title='Kursi Goyang'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-1783034391648253848</id><published>2011-07-11T03:44:00.000-07:00</published><updated>2011-07-11T03:57:14.539-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Kaya</title><content type='html'>“Menurutmu, aku ini sudah kaya apa belum, Pak?” tanya Bos Pujo pada Paino, salah satu karyawannya yang terkenal suka &lt;span style="font-style:italic;"&gt;celelekan&lt;/span&gt;, suatu siang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, ya pasti belum, Pak,” jawab Paino sambil lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kok belum? Apa alasannya?” kejar Bos Pujo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paino hanya tersenyum simpul. “Bapak kan setiap hari mengisi bahan bakar mobil bapak dengan premium. Nah, bukankah itu menjadi bukti bapak belum kaya?” jelas Paino.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bos Pujo hanya tersenyum kecut mendengar penjelasan Paino.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaya dan tidak kaya. Mungkin, itulah yang selalu mengganggu kehidupan kita setiap hari. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah aku sudah kaya? Apakah aku sudah memiliki banyak uang, uang yang tidak akan habis kugunakan sampai tujuh turunan? Apakah aku sudah memiliki mobil yang bagus? Apakah rumahku sungguh besar dan bertingkat?&lt;/span&gt; Apakah, apakah, dan masih banyak apakah yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, yang menjadi ukuran seseorang bisa dikatakan kaya itu seperti apa sih? Apakah dengan memiliki semua yang telah disebutkan tadi (&lt;span style="font-style:italic;"&gt;punya banyak uang, punya mobil mewah, punya rumah megah, dll&lt;/span&gt;)? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau itu yang menjadi ukuran, rasa-rasanya ada yang aneh. Aneh karena banyak orang yang merasa kaya enggan untuk berbagi. Mereka tidak mau jika harus memberikan sebagian hartanya untuk orang lain. Mereka takut apa yang menjadi miliknya akan berkurang. Nah, lucu bukan! Katanya kaya tapi kok tidak mau memberi? Berlimpah tapi ketika diminta untuk menyumbang segera menggelengkan kepala. Ahh... bukankah itu adalah tanda bahwa mereka masih miskin. Mereka masih berkekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi kaya memang tidak dilarang. Menjadi kaya pastinya juga bukan dosa. Hanya yang menjadi masalah, apakah setelah menjadi kaya kita mau berbagi? Mau membantu orang lain di sekeliling kita yang masih kekurangan? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Justru ketika mau memberi, kita akan menerima. Ketika mau berbagi dengan penuh keikhlasan, kita akan mendapat banyak kebaikan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang harus selalu diingat; segala hal yang kita miliki di dunia ini sifatnya hanya sementara. Semua dapat hilang dalam sekejap. Segalanya tidak akan kita bawa ketika kita dipanggil olehNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-1783034391648253848?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/1783034391648253848/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=1783034391648253848' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1783034391648253848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1783034391648253848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/07/kaya.html' title='Kaya'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5653208431388666452</id><published>2011-07-09T06:45:00.000-07:00</published><updated>2011-07-09T06:47:19.198-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Gadis Kecilku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-KpJ22tw5tsk/Thhb4fVdZwI/AAAAAAAAA4U/ztoNnVqgdNY/s1600/4a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-KpJ22tw5tsk/Thhb4fVdZwI/AAAAAAAAA4U/ztoNnVqgdNY/s320/4a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5627348760441743106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Elisabeth Valensia Rosemary. Itulah nama gadis kecil itu. Gadis berparas manis dengan rambut dipotong pendek dan tubuh yang tergolong kurus. Saat ini ia bersekolah di sebuah SMP swasta terkenal di kotaku. Kelas 2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 2 tahun ini aku tergila-gila pada Valen, sapaan akrabnya. Aku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Entah sejak kapan perasaan ini muncul dan mengapa, aku benar-benar tidak mengerti. Semuanya terjadi begitu saja. Mengalir dan terus berkembang hingga hatiku benar-benar dikuasai olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, semua berawal dari keisengan yang aku buat untuknya. Iseng? Ya benar, iseng. Waktu itu ia masih kelas 6 SD. Lewat teman akrabnya yang kebetulan juga aku kenal, aku berhasil mendapatkan nomer hapenya. Berbekal nomer hape, aku mulai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘mengerjai’&lt;/span&gt;nya dengan berpura-pura menjadi orang lain yang ingin berkenalan dengannya. Padahal kami sudah saling mengenal meski tidak akrab karena tantenya adalah temanku satu paguyuban di Pendampingan Iman Anak (PIA).   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sms demi sms pun mengalir. Awalnya hanya saling menyapa dan bertukar kabar. Perkembangan selanjutnya, sms berubah menjadi dukungan untuknya karena saat itu ia sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian akhir untuk kelulusannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari demi hari. Minggu demi minggu. Mengirim sms untuknya seolah-olah telah menjadi kebutuhan yang harus terus aku lakukan. Jika hal itu terlewat, terasa ada yang kurang dalam hidupku. Lewat sms-sms itu, aku menjadi lebih akrab dan semakin akrab dengannya. Dan tanpa kusadari, benih-benih cinta dalam hatiku tumbuh bak jamur di musim hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kedok mesti dibuka. Tidak ada gunanya terus bermain &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘rahasia’&lt;/span&gt;. Dan saat semuanya terbuka, tidak ada kekagetan yang teramat sangat. Tidak ada histeria yang muncul. Semua berjalan biasa saja. Rupanya Valen sudah bisa menebak, siapa sebenarnya orang yang ada dibalik sms-sms yang terkirim di hapenya. Terus terang aku sedikit kecewa karena tidak berhasil memberikan surprise tapi segera hal itu terkubur oleh kebahagiaan karena sudah tidak ada hal yang perlu ditutup-tutupi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, bersama istriku, aku mulai sering berkunjung ke rumahnya. Ngobrol, menemaninya melakukan aktivitas entah belajar, membaca komik, bermain game, atau saat membuat kerajinan tangan. Kadang kami (aku, istriku, Valen, adik, dan tantenya) melakukan aktivitas di luar. Makan nasi kucing di warung yang tak jauh dari rumah. Menonton pameran. Juga berdoa bersama di Gua Maria Kerep Ambarawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cintaku pun semakin mendalam. Aku semakin mengasihinya. Saat ada di dekatnya aku selalu ingin memeluknya erat, mengecup keningnya, dan berlama-lama memandang bening matanya yang begitu indah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintainya berarti mau menerima kelebihan dan kekurangannya. Mencintainya adalah keterbukaan dan kerelaan hati untuk melihatnya tumbuh bebas menggapai cita-citanya. Mencintainya menjadi kesempatan bagiku untuk terus membahagiakannya lewat aneka perbuatan dan untaian doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur bertemu dengan gadis kecilku. Ini adalah rencana Tuhan yang begitu indah dalam hidupku. Meski tidak mempunyai hubungan darah tapi saat ini ia telah menjadi anak, keponakan, dan mutiara yang sangat berharga bagiku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5653208431388666452?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5653208431388666452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5653208431388666452' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5653208431388666452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5653208431388666452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/07/gadis-kecilku.html' title='Gadis Kecilku'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-KpJ22tw5tsk/Thhb4fVdZwI/AAAAAAAAA4U/ztoNnVqgdNY/s72-c/4a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-758342429545328243</id><published>2011-07-07T09:21:00.000-07:00</published><updated>2011-07-07T09:22:57.267-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>(Ke)sederhana(an)</title><content type='html'>Rasa-rasanya, kata yang satu ini semakin hilang dalam kehidupan kita. Orang-orang jaman sekarang lebih suka sesuatu yang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘wah’&lt;/span&gt;, spektakuler, rumit, penuh tipu daya dan kelicikan, serta berbagai macam keruwetan lainnya. Mereka lebih suka hidup di atas awan yang tinggi daripada memilih mendarat di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, diantara sekian banyak orang yang dilanda virus ketidaksederhanaan itu, masih ada orang-orang yang dengan tekun memperjuangkan kesederhanaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama adalah ayahku sendiri. Saat ini usianya sudah hampir memasuki 80 tahun. Tapi ia masih kelihatan segar dan awet muda. Ayahku adalah pensiunan pegawai negeri dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Ketika masih aktif bekerja, ia menjabat sebagai bendahara. Meski setiap hari bergelimang dengan uang, ayahku adalah orang yang sangat jujur. Ia tidak pernah menyalahgunakan jabatan atau menggunakan sepeser pun uang yang menjadi tanggung jawabnya. Ia juga kebal akan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sogokan&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buktinya adalah kehidupan kami yang tergolong sederhana. Sebuah keluarga dengan ayah, ibu, dan 4 orang anak, 3 putra dan 1 putri. Menempati sebuah rumah yang tidak begitu luas dengan dinding setengah tembok dan setengah papan. Sering ibu harus memutar otak untuk mencukup-cukupkan gaji yang diterimanya dari bapak guna memenuhi kebutuhan keluarga dan menyekolahkan kami. Kadang pula mereka harus berutang ketika dirasa tidak ada jalan lain. Untunglah sejak kecil, kami berempat bersekolah di sekolah negeri sehingga biaya untuk pendidikan bisa lebih terjangkau (waktu itu). Dan akibat ketiadaan biaya pula, kami hanya bisa menikmati sekolah sampai tingkat SMA. Kakak dan adikku laki-laki lulus dari STM dan setelah itu langsung bekerja. Sedangkan aku setelah lulus SMA juga langsung bekerja. Pun dengan adikku yang perempuan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teladan kedua aku temukan dalam diri seorang ibu berparas ayu dengan perawakan yang sedikit kurus. Ketika memandang wajahnya, merasakan keramahannya dan melihat senyum yang mengembang di bibirnya, selalu ada kedamaian yang segera menguar. Luapan kasih sayang yang seakan terus mengalir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sering memanggilnya dengan sebutan bu Ina. Sudah puluhan tahun aku mengenalnya. Dahulu kami pernah tumbuh bersama dalam komunitas Pendamping Iman Anak di Paroki (yang waktu itu sering disebut dengan sekolah minggu). Beberapa tahun sempat tidak bertemu hingga akhirnya Tuhan kembali mempertemukan kami dalam kegiatan yang sama seperti dulu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mendengar pergulatan hidupnya yang sering dituturkannya kepada kami (aku dan teman-teman dalam komunitas Pendamping Iman Anak), aku merasa bahwa hidup keluarganya sungguh diberkati oleh Tuhan. Meski ada berbagai cobaan (salah satunya saat harus kehilangan anak semata wayang yang diperolehnya dengan penuh perjuangan akibat terjatuh dari kuda ketika berumur 9 tahun) tapi ia tidak pernah menyerah. Ia justru menghadapi segala cobaan itu dengan tabah dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kaya ia tetap hidup sederhana. Kesederhanaan itu begitu tampak saat melihat rumahnya yang tergolong &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’apa adanya’&lt;/span&gt; bila dibandingkan dengan rumah-rumah lain di kanan-kirinya. Ketika masuk ke dalam, ruang tamunya hanya berukuran kurang lebih 2 x 3 meter. Semakin ke dalam, deretan lemari kayu tampak berjejer memenuhi ruangan. Lemari-lemari itu adalah tempat menyimpan berbagai berkas dan perabotan milik keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Ina adalah pribadi yang ringan tangan, rendah hati, dan tulus. Ia begitu mudah tergerak untuk mengulurkan bantuan saat teman-temannya atau orang lain mengalami kesulitan, apa pun itu. Kalau toh ia tidak bisa menolong secara langsung, ia pasti akan berusaha mencarikan jalan keluar agar kesulitan itu dapat teratasi. Satu hal yang mengagumkan, ia tidak pernah ingin namanya dikenal. Ia tidak ingin orang lain tahu bahwa dialah yang menyumbang. ”Biarlah Tuhan yang membalas semuanya,” tuturnya penuh iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena semua hal yang dilakukannya, aku sering menyamakannya dengan malaikat. Manusia berhati malaikat, itu tepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, kesederhanaan memang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Kesederhanaan justru akan makin bernilai ketika ia dihidupi dengan penuh iman. Darinya kita akan mendapatkan banyak mutiara kehidupan yang begitu berharga. Hidup bersamanya, kita akan semakin menyadari bahwa kehidupan yang kita terima ini adalah karunia dari Tuhan. Kehidupan yang harus dijalani sebaik mungkin untuk melakukan dan berbagi kebaikan. Menjadi pembawa damai dan berkat untuk orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-758342429545328243?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/758342429545328243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=758342429545328243' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/758342429545328243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/758342429545328243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/07/kesederhanaan.html' title='(Ke)sederhana(an)'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4907949259664127119</id><published>2011-07-05T21:14:00.000-07:00</published><updated>2011-07-05T21:17:07.136-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Jenuh Berbuat Baik?</title><content type='html'>“Kok bisa begitu ya, padahal dia itu kan panutan buat saya?” ujar mas Y geleng-geleng kepala saat mendengar cerita istriku tentang mbak V. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hehehe… itu kan mungkin saja.. barangkali dia memang lagi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;jenuh berbuat baik&lt;/span&gt;?” kata A, istrinya, menimpali. “Barangkali karena selama ini ia merasa tidak ada gunanya berbuat baik,” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berbuat baik kok pakai jenuh segala. Aneh?” ujarku saat mendengar percakapan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah salah satu obrolan ringan pagi ini saat aku dan istriku berkunjung ke rumah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘adik’&lt;/span&gt; sekaligus sahabat untuk suatu keperluan. Obrolan yang masih saja terngiang-ngiang di pikiranku hingga saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa jenuh berbuat baik? Apakah memang karena merasa tidak berguna berbuat kebaikan? Barangkali kata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘jenuh’&lt;/span&gt; memang tidak tepat karena yang lebih pas adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘tidak’&lt;/span&gt;. Tidak (mau) berbuat baik karena lingkungan di mana seseorang hidup dan bergaul memang menghendaki demikian. Berbuat baik dipandang sebagai sebuah kesia-siaan belaka dan masuk kategori ‘konyol’ karena mayoritas lebih memilih berbuat sebaliknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana dengan mbak V? Mengapa ia yang selama ini dikenal orang sebagai perempuan berwajah cantik yang dewasa dalam sikap dan kepribadian bisa mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertama&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, tidak ada yang kekal di dunia ini. Semua akan mengalami perubahan. Satu hal yang harus selalu disadari; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ketika aku berubah, aku akan berubah ke arah mana? Menjadi lebih baik atau lebih buruk?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Keputusan ada di tangan kita. Dan kita juga yang akan menanggung segala akibat dari pilihan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kedua&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, dalamnya laut dapat diduga tapi dalamnya hati siapa tahu. Apa yang tampak di permukaan kadang bisa menipu. Jadi, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kita tidak bisa menilai seseorang hanya dari luarnya saja. Wajah yang cantik atau ganteng, dandanan yang modis dan mengikuti tren, serta pakaian gemerlap berharga jutaan, bukan jaminan bahwa seseorang itu bisa dikatakan baik. Sebab yang lebih bernilai adalah apa yang dikatakan dan dilakukannya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari itu semua, marilah kita tidak jemu-jemu berbuat kebaikan. Jangan kalah oleh kejahatan tetapi kita kalahkan kejahatan dengan kebaikan yang kita lakukan. Jangan berkata jenuh atau pun tidak. Karena, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bila Tuhan juga sudah jenuh dan tidak lagi mau memberi kebaikan kepada kita, apa jadinya kita? Bukankah hidup menjadi tidak berguna lagi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4907949259664127119?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4907949259664127119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4907949259664127119' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4907949259664127119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4907949259664127119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/07/jenuh-berbuat-baik.html' title='Jenuh Berbuat Baik?'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-760017866149480924</id><published>2011-07-04T14:06:00.001-07:00</published><updated>2011-07-04T14:08:27.951-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>RencanaNya Sungguh Indah</title><content type='html'>Keyakinan ini terus saja menancap di sanubariku. Merekah di pikiran dan memampukan aku untuk mendaraskan syukur kepadaNya. Meski terasa pahit, menyedihkan, dan menguras air mata, tapi, inilah yang terbaik, yang sudah dirancangkanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terkecuali dengan peristiwa yang menimpa suami dari adik sahabatku. Hari Minggu lalu ia kembali ke pangkuan Tuhan setelah setahun menahan penderitaan akibat ginjalnya tak lagi berfungsi hingga harus melakukan cuci darah secara rutin. Hal yang terasa menyayat, ia pergi meninggalkan istri dan dua anak perempuannya yang cantik-cantik. Yang sulung baru masuk SMP sedangkan si bungsu kelas 1 SD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatanku pun melayang pada kejadian hampir 15 tahun yang lalu. Saat aku ikut &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’ndekor’&lt;/span&gt; rumah sahabatku untuk acara pernikahan adiknya. Dan beberapa tahun kemudian, aku juga ikut merasakan pengalaman saat menggendong ponakannya yang terlihat lucu dan menggemaskan. Ahh... kenangan ini akan terus terpatri di dalam benakku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, rencana Tuhan berkata lain. Ia memanggil suami adik sahabatku pada saat anak-anaknya sedang bertumbuh. Ia memberi dukacita pada keluarga ini. Namun, dibalik segala penderitaan yang dialami, kasihNya sungguh tercurah. Ia memberi kesempatan pada keluarga ini untuk menata hati dan melepas dengan ikhlas ketika saatnya tiba. Memang ada air mata yang mengalir. Namun, kesedihan segera berganti dengan sukacita karena Tuhan sudah memberikan yang terbaik. RencanaNya sungguh indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Selamat jalan, Mas Heri&lt;br /&gt;Tuhan sudah melepas segala penderitaanmu&lt;br /&gt;Kini, saatnya engkau menikmati kebahagiaan bersamaNya&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-760017866149480924?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/760017866149480924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=760017866149480924' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/760017866149480924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/760017866149480924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/07/rencananya-sungguh-indah.html' title='RencanaNya Sungguh Indah'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7364736202138385609</id><published>2011-07-03T17:34:00.000-07:00</published><updated>2011-07-03T17:35:34.406-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Mulai (lagi)</title><content type='html'>Hari ini adalah hari ketiga aku memulai lagi kebiasaanku. Kebiasaan yang beberapa bulan ini aku tinggalkan. Aku ingin belajar lagi. Aku ingin menulis lagi. Menulis secara rutin. Setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan yang paling berat bagiku adalah kemalasan. Malas untuk mencari ide. Malas menyisihkan waktu secara khusus untuk menulis. Dan ketika jari jemari mulai menari-nari di atas keyboard, saat kata-kata mulai teruntai, tiba-tiba timbul keraguan.. apakah aku bisa menyelesaikannya? Apakah aku punya kemauan untuk melanjutkan tulisan itu ketika berbagai kesibukan yang lain ganti menyerangku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh, lagi-lagi semuanya kembali kepada niat. Motivasi yang menjadi latar belakang aku melakukan kebiasaan ini. Sungguh, hal itu masih tertanam erat di dalam hati dan mengendap di pikiranku. Namun, sekedar tertanam dan mengendap tanpa adanya kesungguhan dalam berusaha dan keberanian untuk mengatasi segala tantangan yang muncul, tidak ada gunanya. Dan itu sudah terbukti selama ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apakah aku akan terus dikalahkan kemalasan? Apakah aku harus tunduk pada ketidakdisiplinanku?&lt;/span&gt; Tidak! Aku harus berusaha lagi. Aku harus kalahkan segala rintangan, apa pun itu! &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Aku bisa! Aku pasti bisa!&lt;/span&gt; Dan di atas segalanya, aku ingin memasrahkan semuanya kepada Tuhan. Aku percaya, rencanaNya adalah yang terbaik untuk hidupku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7364736202138385609?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7364736202138385609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7364736202138385609' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7364736202138385609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7364736202138385609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/07/mulai-lagi.html' title='Mulai (lagi)'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6484926247174321404</id><published>2011-07-02T09:02:00.000-07:00</published><updated>2011-07-02T09:05:05.673-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Ia Mengasihiku</title><content type='html'>Peristiwa ini aku alami kemarin. Sebuah kejadian biasa, sederhana, tetapi menjadi bukti bahwa Ia mengasihiku. Ia selalu menjaga keselamatanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu seperti biasanya, setelah mengantarkan istriku ke tempat kerjanya, aku menuju ke kantor tempatku bekerja. Jalanan yang mulai ramai dan bising, aku susuri memakai kendaraan roda dua dengan kecepatan sedang. Ketika hendak sampai di kantor, aku merasakan ada yang tidak beres dengan sepeda motorku. Dan, sesaat setelah tiba di kantor, aku menyempatkan diri untuk memeriksanya. Ternyata, ban belakang sepeda motorku bocor lagi. Aku harus buru-buru membawanya ke tukang tembal ban sebelum istirahat siang, begitu pikirku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena berbagai kesibukan, aku baru sempat merealisasikan niatku itu bersamaan dengan waktu istirahat siang. Syukurlah, tempat tukang tambal ban, tidak begitu jauh dari kantorku sehingga aku tidak berlama-lama menuntun sepeda motorku yang sedang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’sakit’&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dicek bapak tukang tambal ban, terbukti bahwa ban dalam sepeda motorku sudah tidak layak lagi untuk dipakai. Selain karena banyak tambalannya, di beberapa bagian juga sudah kelihatan aus. ”Ini harus diganti dengan yang baru mas,” kata bapak tukang tambal ban itu. Aku hanya menggangguk karena merasa keputusan ini adalah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sembari menunggu bapak tukang tambal ban itu bekerja, ada sebuah kesadaran yang hinggap di benakku. Sebuah kesadaran yang menuntunku untuk mendaraskan syukur kepada Tuhan. Ternyata, lewat peristiwa kecil ini, Tuhan ingin menyapaku. Tangan kasihNya terulur menyelamatkan aku dari peristiwa lain yang mungkin saja terjadi dan berakibat fatal bagi diriku. Terlebih esok hari, bersama istriku, aku berencana pergi ke luar kota mengendarai sepeda motor untuk &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’nyumbang’&lt;/span&gt; ponakan yang akan dikhitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tuhan, &lt;br /&gt;aku bersyukur atas pemeliharaanmu hari ini&lt;br /&gt;aku bersyukur karena Engkau senantiasa menyelamatkan aku&lt;br /&gt;dan menjaga hidupku dari hal-hal yang buruk&lt;br /&gt;aku sungguh bersyukur karena kasihMu selalu tercurah untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;jadikan aku lebih peka pada berbagai peristiwa yang terjadi dalam hidupku&lt;br /&gt;jadikan aku lebih sabar dan semakin rendah hati &lt;br /&gt;untuk mengetahui  teguranMu, memahami kehendakMu,&lt;br /&gt;dan menerima segala rencanaMu dengan penuh syukur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6484926247174321404?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6484926247174321404/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6484926247174321404' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6484926247174321404'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6484926247174321404'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/07/ia-mengasihiku.html' title='Ia Mengasihiku'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2704359182297478037</id><published>2011-07-01T06:12:00.001-07:00</published><updated>2011-07-01T07:26:27.454-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>10</title><content type='html'>Dalam deretan sepuluh angka pertama, 10 adalah angka yang paling besar. Pun bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SD, SMP, maupun SMA, 10 adalah angka yang paling sempurna karena jika meraih angka tersebut, bisa dipastikan anak yang bersangkutan termasuk kategori &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘pintar’&lt;/span&gt;, yang mampu menyelesaikan soal ujian tanpa kesalahan sedikit pun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari ini, 10 juga menjadi penanda hubungan kasih di antara kami. Aku dan istriku. Berbagai peristiwa kembali berkelebat di dalam benak. Saat kami saling mengucapkan janji sehidup semati, dalam untung dan malang, dalam susah dan senang, di depan altar suci, di hadapan Tuhan. Ketika kami dengan berurai air mata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘sungkem’&lt;/span&gt; pada orangtua yang telah membesarkan kami. Saat kami dengan senyum bahagia mendapatkan ucapan selamat dari sanak-saudara, handai taulan, sahabat, serta teman-teman. Dan ketika kami mulai mengarungi kehidupan baru sebagai suami istri dengan beragam persoalan dan peristiwa. Ahhh… semuanya berlalu begitu cepat… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sudah kami dapatkan/terima dalam rentang waktu 10 tahun itu? Dipandang dari segi materi, kami masih biasa-biasa saja. Hanya keluarga yang sederhana. Saat ini pun, kami masih tinggal bersama dengan mertua (dari istri). Kami juga belum dikaruniai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘momongan’&lt;/span&gt;. Namun di balik semua itu, kami sungguh merasakan kasih Tuhan senantiasa tercurah kepada kami. Ia memberi begitu banyak berkat dalam kehidupan kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan belum adanya momongan, Tuhan memberi kami kesempatan untuk aktif berkegiatan di gereja. Menjadi pendamping bagi anak-anak dalam kegiatan Sekolah Minggu (PIA), mengelola majalah dan perpustakaan paroki dan ikut terlibat dalam mempersiapkan liturgi khususnya teks misa. Meski belum ada tangis bayi dalam rumah tangga kami, Tuhan juga telah memberikan orang-orang yang bisa kami cintai sepenuh hati. Keponakan-keponakan entah yang berasal dari kakak dan adik kami atau mereka yang dipertemukan dengan kami dalam kegiatan di gereja, adik-adik, dan banyak sahabat yang selalu menemani perjalanan kami. Sungguh, semua itu menjadi karunia yang terus kami syukuri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, tepat saat usia pernikahan kami yang ke-10, kami bersyukur karena Ia yang dahulu telah mempertemukan kami, selalu memelihara hubungan kami, menyuburkan kasih di antara kami sehingga dari hari ke hari, kasih itu semakin tumbuh dan berkembang menghasilkan buah-buah kebaikan. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Dan kami selalu percaya, rencanaNya adalah yang terbaik dan terindah untuk kami&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-0bwWvP8OifQ/Tg3Ju-r7hKI/AAAAAAAAA4M/13xEi1veNXM/s1600/my%2Blove.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-0bwWvP8OifQ/Tg3Ju-r7hKI/AAAAAAAAA4M/13xEi1veNXM/s320/my%2Blove.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5624373318594036898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;foto bersama 2 keponakan tersayang yang dipertemukan oleh Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2704359182297478037?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2704359182297478037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2704359182297478037' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2704359182297478037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2704359182297478037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/07/10.html' title='10'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-0bwWvP8OifQ/Tg3Ju-r7hKI/AAAAAAAAA4M/13xEi1veNXM/s72-c/my%2Blove.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3957368036481088614</id><published>2011-06-15T08:59:00.000-07:00</published><updated>2011-06-15T09:01:28.037-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Ironis!</title><content type='html'>Sungguh ironis! Negeriku yang dulu gemah ripah loh jinawi, kini tak ubahnya bagaikan sarang penyamun. Para koruptor terus tertawa terbahak-bahak, lenggang kangkung seenaknya tanpa sedikitpun rasa bersalah. Sementara segala jenis mafia dan calo berkeliaran di segala tempat tanpa rasa malu. Kejujuran telah menjadi hiasan dinding yang semakin kusam dan berdebu. Juga cinta kasih kepada sesama serta semangat gotong royong hanyalah nilai-nilai usang yang sudah lama dibuang di tempat sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketidakadilan ada di mana-mana. Kekerasan semakin merajalela di semua tingkat kehidupan masyarakat. Yang kaya bertambah kaya. Yang miskin semakin terjepit dan tak punya daya apa-apa. Mereka terus menjerit tetapi siapa yang mau mendengarkan? Para pemegang kekuasaan dan kebijakan itu malah sibuk saling sikut dan saling cakar untuk mempertahankan 'periuk' masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa yang mesti kita lakukan? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, terus berdoa. Memohon kepada Tuhan agar negeri ini dijauhkan dari segala angkara dan bagi orang-orang yang selama ini telah melakukan hal-hal yang merugikan orang lain segera diberi kesadaran karena toh segala hal yang ada di dunia ini fana belaka. Semuanya tidak akan berarti ketika kita dipanggil olehNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, introspeksi diri. Meneliti segala hal yang sudah kita katakan dan lakukan selama ini. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah yang aku katakan sudah sesuai dengan yang aku lakukan? Apakah aku juga tidak melakukan korupsi dan segala tindakan yang merugikan orang lain? Apakah aku lebih mengutamakan cinta kasih daripada kekerasan? Apakah aku mau bekerjasama dengan orang lain? Apakah hatiku terketuk dan segera mengulurkan tangan ketika orang lain membutuhkan bantuan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita mampu memilih yang terbaik. Demi hidup kita dan sesama yang ada di sekitar kita. Demi kebaikan negeri ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3957368036481088614?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3957368036481088614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3957368036481088614' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3957368036481088614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3957368036481088614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/06/ironis.html' title='Ironis!'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3047550298478417938</id><published>2011-06-14T03:29:00.000-07:00</published><updated>2011-06-14T03:34:27.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='informasi'/><title type='text'>Gua Maria Kristus Raja</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-tnRRzqzt4o0/Tfc5K5cd1lI/AAAAAAAAA4E/oLP8eczB7Bo/s1600/IMG_5210_3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-tnRRzqzt4o0/Tfc5K5cd1lI/AAAAAAAAA4E/oLP8eczB7Bo/s320/IMG_5210_3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5618021919549675090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Barangkali kita tidak akan pernah menyangka, di lingkungan pemukiman yang cukup padat, di tengah kota Semarang yang terus menggeliat dengan aneka bangunan untuk kepentingan bisnis, terdapat sebuah tempat yang indah. Sebuah Gua Maria yang terus menebarkan pesona. Gua Maria Kristus Raja itulah namanya atau orang-orang lebih mengenalnya sebagai Gua Maria Tegalsari karena lokasi dimana gua ini berada ada di Jl. Tegalsari Timur Gg. VIII – IX, Semarang. Masuk dalam wilayah Paroki Atmodirono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Yong, salah seorang umat yang punya kepedulian lebih, awalnya hanya ada kapel yang rusak berat. Atas ide Handoyo, Ketua Wilayah setempat, kapel itu kemudian direnovasi sekaligus membersihkan tempat pembuangan sampah yang ada di sebelahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore kira-kira pukul 5, Sarjono, sesepuh yang sering dipanggil kakek, sangat terkejut saat melihat penampakan seorang wanita yang sedang memetik bunga mawar. Ia mempercayai bahwa wanita itu adalah Bunda Maria. Sejak saat itu, renovasi kapel dihentikan untuk sementara dan fokus membangun Gua Maria di tempat penampakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kerja keras dan semangat ’urunan’ dari umat, Gua Maria akhirnya terwujud dan diberkati oleh Uskup Purwokerto, Mgr. Julianus Sunarka SJ, 7 Januari 2011. Di depan Gua Maria terdapat sebuah kolam berukuran kecil yang airnya sangat jernih. Banyak orang yang sudah mengalami mukjijat setelah berdoa di tempat ini dan mendapat sentuhan air kolam. Mereka disembuhkan dari penyakit stroke, kangker, kista, dan masih banyak lagi. Ada juga yang berhasil memperoleh momongan setelah bertahun-tahun menunggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jangan mendewa-dewakan air ini karena hal itu salah. Air ini hanya sebagai sarana. Semua bisa terjadi karena iman kita. Dan iman tidak hanya dimiliki oleh orang Katolik saja tetapi orang Islam dan Kristen juga memilikinya. Oleh karena itu, tempat ini terbuka untuk siapa saja, apa pun agamanya. Tidak harus berdoa cara Katolik tetapi sesuai dengan keyakinan masing-masing,” jelas Yong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari jumlah peziarah yang mengunjungi tempat yang dibuka 24 jam ini mencapai ratusan orang sedangkan pada bulan Mei dan Oktober bisa mencapai ribuan orang. Ada pun untuk kegiatan rutin yang dilaksanakan adalah misa tiap Kamis ke-4 dan malam Jumat Kliwon pukul 19.00. Awalnya diadakan di pelataran gua tetapi mengingat cuaca yang sering berubah-ubah, saat ini misa diselenggarakan di dalam kapel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi kenyamanan para peziarah, saat ini sedang dibangun gazebo yang nantinya dapat digunakan sebagai tempat beristirahat. Di samping kapel juga akan dibangun sebuah taman lagi yang nantinya bisa digunakan sebagai tempat bersantai sembari mengobrol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Semoga ke depan, kami juga bisa memperlebar akses jalan masuk dan keluar sehingga bisa dilewati 2 mobil agar semakin banyak umat yang mendapat kemudahan saat berkunjung ke tempat ini,” tambah Yong yang bertempat tinggal di Jl. Kawi III/3 Semarang ini, mantap.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3047550298478417938?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3047550298478417938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3047550298478417938' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3047550298478417938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3047550298478417938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/06/gua-maria-kristus-raja.html' title='Gua Maria Kristus Raja'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-tnRRzqzt4o0/Tfc5K5cd1lI/AAAAAAAAA4E/oLP8eczB7Bo/s72-c/IMG_5210_3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-198756241059761883</id><published>2011-05-01T09:48:00.000-07:00</published><updated>2011-05-01T09:55:37.655-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='informasi'/><title type='text'>Semarang Carnival Night</title><content type='html'>Malam Minggu (30/04) yang cerah. Ratusan orang tampak menyemut di Jl. Pemuda, Semarang. Tua, muda, bahkan juga anak-anak. Mereka berjajar di sisi kiri dan kanan jalan dan meninggalkan jalur kosong di tengahnya. Banyak di antara mereka yang menenteng kamera. Rupanya, mereka tengah menanti &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semarang Carnival Night&lt;/span&gt; yang beberapa saat lagi akan dilaksanakan.  Banyak yang sudah tidak sabar. Pengen segera melihat gebyar acara yang baru pertama kali diadakan di kota Semarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, setelah berbagai acara protokoler, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Semarang Carnival Night&lt;/span&gt; pun dibuka secara resmi oleh H. Soemarmo, HS, selaku Walikota Semarang. Mulailah arak-arakan yang sungguh menyedot perhatian penonton. Diawali dengan Marching Band dan diikuti siswa-siswi dari SMP-SMA se-kota Semarang. Mereka mengenakan berbagai busana yang cenderung ’aneh’. Penuh warna dan terkesan futuristik. Sepanjang perjalanan (yang dimulai dari depan balai kota, Jl. Pemuda, Jl. Pandanaran hingga Lapangan Simpang Lima), mereka tak henti-hentinya menyunggingkan senyum ke arah penonton. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-lXBeUNSwGeI/Tb2QXvTJDzI/AAAAAAAAA34/zufrv6b8GY8/s1600/1.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-lXBeUNSwGeI/Tb2QXvTJDzI/AAAAAAAAA34/zufrv6b8GY8/s320/1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601792249026907954" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-3RsgmO6cQxQ/Tb2QSsjpKUI/AAAAAAAAA3w/GzQ0_uVG5BM/s1600/2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-3RsgmO6cQxQ/Tb2QSsjpKUI/AAAAAAAAA3w/GzQ0_uVG5BM/s320/2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601792162391468354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KJBZI5x3Z_k/Tb2QOClAy6I/AAAAAAAAA3o/G3_68VuO20I/s1600/3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KJBZI5x3Z_k/Tb2QOClAy6I/AAAAAAAAA3o/G3_68VuO20I/s320/3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601792082403445666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-2CUh1Ck0MAU/Tb2QIwJo7OI/AAAAAAAAA3g/6l1zCAyCyXA/s1600/4.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-2CUh1Ck0MAU/Tb2QIwJo7OI/AAAAAAAAA3g/6l1zCAyCyXA/s320/4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791991557450978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-KWBG_UPocvs/Tb2QDnea6dI/AAAAAAAAA3Y/kQI-Ejxnpfg/s1600/5.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-KWBG_UPocvs/Tb2QDnea6dI/AAAAAAAAA3Y/kQI-Ejxnpfg/s320/5.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791903329348050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-QxKokYXRk7g/Tb2P-I7Or7I/AAAAAAAAA3Q/SsgJSA1dkE0/s1600/6.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-QxKokYXRk7g/Tb2P-I7Or7I/AAAAAAAAA3Q/SsgJSA1dkE0/s320/6.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791809229336498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-FL1IAwgrr7Y/Tb2P4aMbz9I/AAAAAAAAA3I/Djqoyl4b6p4/s1600/7.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-FL1IAwgrr7Y/Tb2P4aMbz9I/AAAAAAAAA3I/Djqoyl4b6p4/s320/7.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791710785687506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-SDbX9U5I394/Tb2PyCchIJI/AAAAAAAAA3A/BlwmVizhu8Q/s1600/8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-SDbX9U5I394/Tb2PyCchIJI/AAAAAAAAA3A/BlwmVizhu8Q/s320/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791601331478674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-o8gpQQTbeFo/Tb2Ps1tvAwI/AAAAAAAAA24/M_hahXueBzo/s1600/8.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-o8gpQQTbeFo/Tb2Ps1tvAwI/AAAAAAAAA24/M_hahXueBzo/s320/8.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791512014684930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-hOpFkTDgvLM/Tb2PnueyefI/AAAAAAAAA2w/EbiqZ_kiMgQ/s1600/9.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-hOpFkTDgvLM/Tb2PnueyefI/AAAAAAAAA2w/EbiqZ_kiMgQ/s320/9.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791424173603314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-yHseHonZHP4/Tb2PiSAr7LI/AAAAAAAAA2o/3_0kB6Nf0Lo/s1600/10.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-yHseHonZHP4/Tb2PiSAr7LI/AAAAAAAAA2o/3_0kB6Nf0Lo/s320/10.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791330631806130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-OEz-m7U3Isc/Tb2PdVgNjGI/AAAAAAAAA2g/6lC2QYJ1PWU/s1600/11.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-OEz-m7U3Isc/Tb2PdVgNjGI/AAAAAAAAA2g/6lC2QYJ1PWU/s320/11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791245669993570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-2p5O2AuKhno/Tb2PYLu9l2I/AAAAAAAAA2Y/NK1vGFRfyP4/s1600/12.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-2p5O2AuKhno/Tb2PYLu9l2I/AAAAAAAAA2Y/NK1vGFRfyP4/s320/12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791157148161890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-R5ZnQErImYg/Tb2PTbWModI/AAAAAAAAA2Q/sWKhRv7gtOk/s1600/13.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-R5ZnQErImYg/Tb2PTbWModI/AAAAAAAAA2Q/sWKhRv7gtOk/s320/13.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5601791075439911378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-198756241059761883?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/198756241059761883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=198756241059761883' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/198756241059761883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/198756241059761883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/05/semarang-carnival-night.html' title='Semarang Carnival Night'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-lXBeUNSwGeI/Tb2QXvTJDzI/AAAAAAAAA34/zufrv6b8GY8/s72-c/1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2898171150063872666</id><published>2011-04-14T09:03:00.000-07:00</published><updated>2011-04-14T09:29:10.846-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Kok, Kena Lagi?</title><content type='html'>Ah, kalimat itu spontan keluar dari mulutku. Ya, benar... malam ini aku baru tau kalau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;fbku kena hack lagi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Entah bagaimana caranya... tiba-tiba aja... nama dan fotoku sudah berganti... parahnya, aku tidak bisa masuk menggunakan paswordku. Padahal selama ini aku selalu online menggunakan laptop pribadiku. Aneh bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gara-gara itu... aku jadi pusing bin bingung. Pusing karena banyak foto-foto kegiatan di sana plus sebagian tulisan yang aku copy paste dari blogku. Bingung sebab aku belum berhasil mengatasinya. Ada beberapa teman yang langsung turun tangan membantu tapi sia-sia saja. Fbku tetap enggak bisa dibuka dengan identitasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, aku hanya bisa berpikir positif. Moga-moga saja semua yang ada di fbku enggak disalahgunakan. Moga-moga saja, siapa pun dia tetap menjalin hubungan yang baik dengan teman-teman mayaku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2898171150063872666?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2898171150063872666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2898171150063872666' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2898171150063872666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2898171150063872666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/04/kok-kena-lagi.html' title='Kok, Kena Lagi?'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-235464683929492863</id><published>2011-04-12T04:38:00.000-07:00</published><updated>2011-04-12T04:39:16.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Terima Kasih Tuhan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sahabat,&lt;br /&gt;saat napas masih terus bergelora dalam raga kita &lt;br /&gt;katakan: “TERIMA KASIH TUHAN”&lt;br /&gt;sebab DIA yang telah memberi kehidupan,&lt;br /&gt;DIA yang begitu mengasihi kita&lt;br /&gt;walau kita sering meninggalkanNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;milikilah pikiran yang selalu terbuka,&lt;br /&gt;milikilah hati yang tidak pernah membenci,&lt;br /&gt;milikilah senyuman yang tidak pernah memudar,&lt;br /&gt;milikilah kata yang tidak pernah menyakiti,&lt;br /&gt;milikilah perbuatan yang senantiasa memberi berkat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup hanyalah sekali&lt;br /&gt;maka, jadikan itu sungguh berarti&lt;br /&gt;bagi Dia dan sesama&lt;br /&gt;TERIMA KASIH TUHAN&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-235464683929492863?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/235464683929492863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=235464683929492863' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/235464683929492863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/235464683929492863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/04/terima-kasih-tuhan.html' title='Terima Kasih Tuhan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2824540353786606141</id><published>2011-04-04T06:59:00.001-07:00</published><updated>2011-04-04T06:59:33.057-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Kesalahan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Engkaukah itu… yang membuat hatiku resah?&lt;br /&gt;tercabik karena telah menyakiti &lt;br /&gt;terluka saat membuat orang lain bersedih&lt;br /&gt;sungguh... aku tak ingin tapi tak kuasa&lt;br /&gt;apalagi saat goda dan kesempatan berpagut mesra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai waktu bisa diputar&lt;br /&gt;andai saat itu bisa kembali&lt;br /&gt;aku ingin hentikan kesalahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun... ahh... yang sudah terjadi biarlah terjadi&lt;br /&gt;kini, saatnya mengucap maaf &lt;br /&gt;tulus tanpa kepura-puraan,&lt;br /&gt;memberi pengampunan pada diri sendiri,&lt;br /&gt;memperbaiki setiap kesalahan,&lt;br /&gt;dan menerima dengan ikhlas apa pun yang akan terjadi &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2824540353786606141?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2824540353786606141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2824540353786606141' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2824540353786606141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2824540353786606141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/04/kesalahan.html' title='Kesalahan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-430070418362629291</id><published>2011-03-27T07:22:00.000-07:00</published><updated>2011-03-27T07:26:56.159-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Selamat Ulang Tahun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-uGD9sFBGhYw/TY9IsF5EIuI/AAAAAAAAA2I/trEr16sspxk/s1600/1a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 229px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-uGD9sFBGhYw/TY9IsF5EIuI/AAAAAAAAA2I/trEr16sspxk/s320/1a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588765584923042530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-uHGV0vIUXXU/TY9In0-0gGI/AAAAAAAAA2A/kVjKdrDk33c/s1600/2a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 252px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-uHGV0vIUXXU/TY9In0-0gGI/AAAAAAAAA2A/kVjKdrDk33c/s320/2a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588765511664304226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-vWtjM1ifm8c/TY9Ij4q-E6I/AAAAAAAAA14/AeGUO9Ptz-k/s1600/3a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 255px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-vWtjM1ifm8c/TY9Ij4q-E6I/AAAAAAAAA14/AeGUO9Ptz-k/s320/3a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588765443935310754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-IIEvMOhI8gY/TY9If8bRCZI/AAAAAAAAA1w/g6_W_ux-T8U/s1600/4a.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-IIEvMOhI8gY/TY9If8bRCZI/AAAAAAAAA1w/g6_W_ux-T8U/s320/4a.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588765376223709586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adek,&lt;br /&gt;telah satu tahun lebih aku akrab denganmu &lt;br /&gt;kadang, aku heran, darimana rasa sayang ini muncul&lt;br /&gt;rasa yang makin hari makin memerangkapku &lt;br /&gt;rasa yang terus tumbuh dan menggurita dalam jiwaku&lt;br /&gt;aku bersyukur karena Tuhan telah mempertemukan kita&lt;br /&gt;walau kita bukan saudara karena pertalian darah&lt;br /&gt;tapi apalah artinya itu saat ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ketika mentari pagi ini menyembul indah&lt;br /&gt;rona wajahmu nampak begitu ceria &lt;br /&gt;senyum manismu menghangatkan jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun, Adek&lt;br /&gt;panjang umurmu dan makin rajin belajarmu,&lt;br /&gt;makin besar sayangmu untuk papa tercinta,&lt;br /&gt;untuk adek-adek dan mbak yang selama ini menjagamu,&lt;br /&gt;untuk akung, emak, dan saudaramu yang lain,&lt;br /&gt;makin dekat engkau dengan Tuhan,&lt;br /&gt;makin cantik dan tambah dewasa,&lt;br /&gt;dan moga berkatNya &lt;br /&gt;senantiasa melimpah untukmu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adek,&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pf: 27 Maret 1998 – 27 Maret 2011&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-430070418362629291?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/430070418362629291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=430070418362629291' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/430070418362629291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/430070418362629291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/selamat-ulang-tahun.html' title='Selamat Ulang Tahun'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-uGD9sFBGhYw/TY9IsF5EIuI/AAAAAAAAA2I/trEr16sspxk/s72-c/1a.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7629751960974386087</id><published>2011-03-26T08:55:00.001-07:00</published><updated>2011-03-26T08:56:07.291-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Sebuah Awal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-Qxh7yWlt0hU/TY4MkJi6DGI/AAAAAAAAA1o/tZmE0WJXlHM/s1600/pia.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-Qxh7yWlt0hU/TY4MkJi6DGI/AAAAAAAAA1o/tZmE0WJXlHM/s320/pia.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5588418002790517858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ya, mungkin hanya itu yang bisa aku katakan. Awal yang baik. Baik dan sungguh indah karena akhirnya pertemuan ini sungguh terjadi hari kamis kemarin (24/03). Pertemuan untuk para pendamping PIA (Pendampingan Iman Anak) yang tidak dilaksanakan di gereja tetapi beralih di rumah para pendamping secara bergilir. Tujuannya selain untuk mengenal keluarga dan tempat tinggal masing-masing juga menjadi sarana untuk lebih saling mengakrabkan diri. Semakin teguh di dalam iman dan bersatu di dalam pelayanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu komitmen kami, pertemuan ini akan diadakan sebulan sekali dan diharapkan (harus) untuk yang ketempatan tidak meng’ada-adakan’ soal konsumsi. Cukup air minum saja. Untuk acara dibuat fleksibel. Bisa sharing, doa bersama, permainan, dan masih banyak lagi. Intinya agar masing-masing pribadi semakin dikuatkan dan semakin menyayangi satu sama lain sebagai saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga, ini sungguh menjadi awal dan selanjutnya mengalir sesuai kehendak Tuhan. Harapannya, ketika kami tidak lagi mendampingi karena sudah digantikan oleh para penerus kami, kegiatan ini tetap berlangsung, dan akan menjadi kenangan yang paling bermakna dalam kehidupan kami. Tuhan memberkati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7629751960974386087?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7629751960974386087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7629751960974386087' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7629751960974386087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7629751960974386087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/sebuah-awal.html' title='Sebuah Awal'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Qxh7yWlt0hU/TY4MkJi6DGI/AAAAAAAAA1o/tZmE0WJXlHM/s72-c/pia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7777663626045769628</id><published>2011-03-25T08:55:00.000-07:00</published><updated>2011-03-25T08:58:00.927-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Samsudin</title><content type='html'>Malam bertambah larut. Bunyi mesin kendaraan semakin berkurang dari jalanan. Hanya tersisa satu dua yang masih setia mendekap kegelapan.  Sepi memagut. Angin berhembus perlahan. Membawa dingin yang membekukan tulang. Di sebuah emperan toko, Samsudin merapatkan sarung yang membungkus tubuhnya. Ia berusaha menutup mata. Namun entah mengapa, mata tuanya enggan terpejam. Sejenak dipandangnya Lastri, istrinya, yang tertidur tak jauh darinya. Di pelukan Lastri, Ningrum, putri semata wayangnya yang baru berumur 4 tahun juga nampak terlelap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samsudin bergerak perlahan mendekati istri dan anaknya. Beberapa detik kemudian, kecupan bibirnya sudah mendarat di dahi mereka. Tiba-tiba, butiran air bening menetes di kedua sudut matanya. ”Maafkan aku Lastri, selama ini aku belum bisa membahagiakanmu. Aku hanya membuat hidupmu sengsara,” gumannya sambil tak henti memandangi wajah istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, peristiwa beberapa hari lalu, kembali menari-nari di hadapannya. Waktu itu, seperti biasanya, Samsudin sedang membantu istrinya berjualan di warung sederhana milik mereka. Saat sedang melayani pembeli, tiba-tiba terjadi keributan. Belasan orang berseragam coklat tanpa ba bi bu, berusaha merobohkan warung yang sekaligus menjadi tempat tinggal mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samsudin tercekat. Ia berusaha melawan. Istri dan anaknya pun menjerit-jerit. Namun apa daya, semuanya sia-sia. Segera saja tempat tinggal mereka roboh dan hanya menyisakan puing.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Samsudin hanya bisa termangu memandangi puing-puing di hadapannya. Apa yang ditakutkannya selama ini terjadi juga. Penggusuran yang seolah-olah menjadi hantu menakutkan, kini menimpa keluarganya. Ah, apakah memang harus begini nasib orang kecil yang tidak memiliki apa-apa? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Jangan-jangan... jangan-jangan,” igauan Ningrum membuyarkan lamunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sssst... sssst... sudah, Nak... sudah.” Samsudin berusaha menenangkan Ningrum. Dan tak berapa lama, putri semata wayangnya kembali terlelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan malam pun semakin larut. Jalanan kini benar-benar telah lengang. Yang tersisa hanyalah suara gelak tawa dari orang-orang yang sedang bercengkerama di sebuah rumah makan siap saji, beberapa meter dari toko itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7777663626045769628?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7777663626045769628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7777663626045769628' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7777663626045769628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7777663626045769628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/samsudin.html' title='Samsudin'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-966650727407251997</id><published>2011-03-24T03:40:00.000-07:00</published><updated>2011-03-24T03:44:02.697-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Mbak Ramah</title><content type='html'>Sungguh, aku terkesan dengan mbak yang ada di toko komputer itu. Aku belum tahu namanya tapi agar lebih mudah mengingatnya, aku akan menyebutnya mbak Ramah. Ya, karena ia memang benar-benar ramah. Dua kali aku ke sana, dua kali pula aku dilayani oleh orang yang sama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada yang bisa saya bantu pak?” demikian sapanya kepadaku. Dan aku pun segera menjelaskan keperluanku panjang lebar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kunjungan pertama, aku mencari sebuah alat perekam yang akan aku pergunakan untuk keperluan wawancara. Mbak Ramah dengan sigap menunjukkan beberapa pilihan kepadaku. Satu MP3 dan satunya lagi MP 4. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bisa dicoba mbak?” tanyaku segera. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bisa pak,” jawabnya. Lalu dengan cekatan ia mengutak-utik alat yang tadi ditunjukkannya. Pun dengan sabar, ia menjawab segala pertanyaanku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit berlalu. Ternyata, alat-alat yang ditunjukkannya tidak ada yang memuaskan keinginanku. “Ehm… kayaknya tidak jadi mbak… alatnya nggak bisa dipake ngrekam jarak jauh dan waktunya ngrekamnya juga pendek,” ujarku kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak apa-apa pak,” sahutnya dengan senyum mengembang. Dan ia pun segera membereskan semuanya dan mengembalikan alat-alat itu ke tempat semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat berkunjung untuk kedua kalinya, aku sedang mencari charger baru untuk mengganti charger laptopku yang rusak. Mbak Ramah kembali melayaniku dengan ramah dan sabar. Ia mengambilkan barang yang kuminta dan mencobakannya pada laptopku. “Ada lagi pak?” tanyanya setelah charger baruku beres. Aku hanya menggeleng. Dan setelah membayar chargernya, aku segera meninggalkan toko komputer itu dengan hati yang diliputi kegembiraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keramahan, kesabaran, dan senyum yang menghiasi wajah mbak Ramah sejenak membuatku termenung. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Alangkah bahagianya bila kita dilayani dengan baik. Alangkah senangnya jika perkataan kita didengarkan dan lalu diberi tanggapan sebagaimana mestinya&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;saat kita mendapatkan pelayanan yang kurang/tidak baik dan perkataan kita tidak mendapatkan respon atau hanya dianggap angin lalu, dengan serta merta kita akan marah. Dan sangat mungkin, kata-kata ‘ajaib’ akan segera berhamburan dari mulut kita&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nah, agar hal tersebut tidak terjadi, marilah kita saling melayani dengan baik. Penuh keramahan, kesabaran, dan senyum yang tulus. Yang keluar dari hati. Tanpa kepura-puraan untuk tujuan tertentu. Semoga&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-966650727407251997?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/966650727407251997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=966650727407251997' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/966650727407251997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/966650727407251997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/mbak-ramah.html' title='Mbak Ramah'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2877685409997904371</id><published>2011-03-23T04:06:00.000-07:00</published><updated>2011-03-23T04:07:22.120-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Mati Untuk Berbuah</title><content type='html'>Cabi sedang gundah. Berkali-kali ia berusaha memejamkan mata tetapi belum juga berhasil. Terngiang kembali ucapan pak petani yang didengarnya beberapa saat lalu. “Ayo, Le… kita segera tidur malam ini. Besok kita harus bangun pagi-pagi untuk menyemai benih cabe yang masih kita simpan.” Menyemai? Ah… tiba-tiba bayangan kematian hadir di hadapan Cabi. “Bukankah itu berarti memasukkan tubuhku ke dalam tanah… lalu… lalu…. Tidak, aku tidak mau mati. Aku tidak mau seperti Loli, Luna, dan banyak sahabatku yang lain. Mereka dulu juga disemai oleh pak petani itu. Bagaimana nasib mereka sekarang? Mengapa tidak ada kabarnya? Bukankah itu berarti bahwa mereka sudah mati? Tidak.. pokoknya aku tidak ingin bernasib sama seperti mereka!” jeritnya dalam hati. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morbi yang tidur tidak jauh dari Cabi terbangun. Dipandangnya sahabatnya itu beberapa saat. Dan, ia pun segera beringsut mendekati Cabi. “Ada apa Cabi?” tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh… Morbi, maaf, aku membuatmu terbangun,” tukas Cabi saat melihat Morbi yang sudah berada di hadapannya. “Pak petani akan menyemai kita besok. Dan itu membuatku takut…,” lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa takut? Bukankah itu memang tugas mereka?” jawab Morbi dengan mimik keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku takut… aku takut... kalo akhirnya aku harus ma... mati…,” jawab Cabi terbata-bata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Morbi tersenyum. Dipegangnya tangan sahabatnya erat-erat. Bergegas ia melangkahkan kaki, menembus kegelapan malam. Dan tak berapa lama, mereka sudah sampai di ladang kepunyaan pak petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lihatlah ladang itu,” kata Morbi kepada sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski masih bingung, Cabi menuruti apa yang dikatakan Morbi. Dipandangnya ladang yang terhampar di hadapannya. Di sana, berjejer dengan rapi, tanaman cabe yang tumbuh dengan subur. Beberapa di antaranya nampak sedang mengeluarkan bunga. Indah sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Indah bukan?” tanya Morbi sambil melirik sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cabi mengangguk perlahan. ”Ya... indah sekali. Tapi terus terang aku belum mengerti apa maksudmu membawaku ke sini,” balasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Di ladang itu ditanam teman-teman dan sahabat kita. Mereka telah berubah menjadi tanaman cabe yang tumbuh dengan subur. Sebentar lagi mereka akan berbunga dan setelah itu, buah-buah cabe yang segar, akan bermunculan di dahan-dahan mereka,” jelas Morbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Benarkah?” tanya Cabi seolah tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lihatlah ladang yang di sebelah sana itu,” ujar Morbi sambil tangannya menunjuk ke ladang lain yang berada tak jauh dari tempat mereka berdiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata Cabi hanya bisa membelalak. Ia tertegun. Dilihatnya buah-buah cabe yang bergelantungan di dahan. Hijau dan ranum. Beberapa bahkan sudah memerah. Sedap dipandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hanya benih yang mati yang akan berubah seperti itu. Tumbuh menjadi tanaman. Berbunga, lalu berbuah. Dan buahnya pasti akan menjadi berkat,” terang Morbi. ”Jika kau masih tetap tidak mau mati, kau tidak akan menjadi apa-apa. Hanya membusuk dan akan dibuang karena sudah tidak berguna lagi.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sama seperti benih cabe yang mati. Kita hendaknya juga mematikan segala hal yang buruk, yang jahat dalam hati dan pikiran kita agar kita dapat bertumbuh dengan subur, berbunga lebat, dan akhirnya akan menghasilkan buah-buah kebaikan bagi sesama. Maukah kita seperti itu?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2877685409997904371?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2877685409997904371/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2877685409997904371' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2877685409997904371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2877685409997904371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/mati-untuk-berbuah.html' title='Mati Untuk Berbuah'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3923844312733591987</id><published>2011-03-21T17:17:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T17:19:11.259-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Si Kaki Ceria</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-nIMci1rteeU/TYfq-Y3CHcI/AAAAAAAAA1g/c6KOkH_OrUc/s1600/si%2Bkaki%2Bceria.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 230px; height: 220px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-nIMci1rteeU/TYfq-Y3CHcI/AAAAAAAAA1g/c6KOkH_OrUc/s320/si%2Bkaki%2Bceria.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586692220322454978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Itulah julukan Mumble. Seekor pinguin yang tidak bisa menyanyi. Suaranya bahkan terdengar jelek sekali. Melengking tinggi. Sehingga saat ia memperdengarkannya justru akan merusak suasana di sekitarnya. Yang bisa dilakukannya hanyalah menari. Menggerak-gerakkan kedua kaki kecilnya di atas salju yang dingin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ia sedih. Ia merasa terasing dari kelompoknya. Mengapa ia dilahirkan berbeda? Namun perlahan, ia bisa menerima diri apa adanya. Ia kembali bersemangat menjalani hidupnya. Ceria dan tetap bergaul dengan pinguin-pinguin yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, tetua pinguin sudah kadung mengganggap Mumble sebagai biang masalah. Ia dituduh menyebarkan kelakuan yang tidak pantas. Ia dianggap sebagai sumber bencana yang menyebabkan ikan-ikan berkurang sehingga bangsa pinguin mengalami kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, Mumble tidak sependapat. Penyebab bencana bukanlah dirinya tetapi akibat hadirnya makhluk lain. Untuk membuktikan hal itu, Mumble rela diusir dari komunitasnya. Dan dengan bantuan dari para sahabatnya serta melalui perjuangan yang tidak kenal menyerah, Mumble berhasil menggugah kesadaran makhluk lain itu untuk lebih memperhatikan nasib bangsa pinguin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah ringkasan cerita dari film Happy Feet. Film animasi produksi tahun 2006 yang disutradari oleh George Miller ini memang sangat menarik. Kita serasa dibawa ke dalam kehidupan bangsa pinguin dengan segala kegembiraan dan kegelisahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari film ini ada beberapa hal yang bisa kita petik sebagai hikmah. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, tidak ada hal yang salah jika kita berbeda dari yang lain. Toh, apa yang kita miliki adalah karunia Tuhan yang sungguh indah yang harus selalu kita syukuri. Oleh karena itu, janganlah merasa tidak berguna karena perbedaan itu tetapi gunakanlah perbedaan itu untuk kebaikan. Baik untuk diri sendiri maupun orang lain. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, jangan serakah. Keserakahan hanya akan merugikan orang lain. Keserakahan hanya akan merusak tatanan yang sudah diatur oleh Tuhan. Dan itu berarti: kita sudah mengingkari kehendakNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3923844312733591987?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3923844312733591987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3923844312733591987' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3923844312733591987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3923844312733591987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/si-kaki-ceria.html' title='Si Kaki Ceria'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-nIMci1rteeU/TYfq-Y3CHcI/AAAAAAAAA1g/c6KOkH_OrUc/s72-c/si%2Bkaki%2Bceria.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5757836384449966924</id><published>2011-03-20T15:03:00.000-07:00</published><updated>2011-03-20T15:06:31.017-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Membangun Komitmen</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-7MLX6yp2zm4/TYZ57L0X55I/AAAAAAAAA1Y/sV9KJONsmi0/s1600/baby%2Bpenulis.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 259px; height: 194px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-7MLX6yp2zm4/TYZ57L0X55I/AAAAAAAAA1Y/sV9KJONsmi0/s320/baby%2Bpenulis.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5586286445491382162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;“Kukuruyuk… kukuruyuk… kukuruyuk… “ Dering alarm hp memecah kesunyian pagi. Aku segera terbangun. Kumatikan bunyi alarm itu. Ah… sudah jam 3 pagi. Aku beringsut dari kamar tidurku. Setelah cuci muka dan berdoa untuk bersyukur atas pemeliharaanNya semalam, bersyukur atas udara segar dan karunia kehidupan yang telah kembali dianugerahkanNya, aku mulai menyalakan laptop dan segera sesudah itu, jari-jemariku menari di atas keyboard.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun komitmen. Ya, itulah yang akan aku lakukan mulai hari ini. Komitmen untuk membiasakan diri menulis setiap hari. Mengapa harus pagi-pagi sekali? Ah... (mungkin) karena saat itulah yang kurasa cocok bagiku. Selain belum ada aktivitas lain yang aku lakukan, aku berharap kesegaran udara pagi juga akan membantu pikiranku untuk lebih fokus. Menolong jari-jemariku untuk terus bergerak. Menuliskan kata demi kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali ada yang bertanya, bukankah selama ini aku sudah sering menulis? Mengapa aku harus membangun komitmen itu? Jawabannya: karena aku belum bisa konsisten. Hari ini aku memang menulis tapi hari-hari selanjutnya aku blank dan tidak menghasilkan apa-apa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, mengapa baru hari ini aku membangun komitmen itu? Jujur, sebenarnya hal ini sudah ingin aku lakukan sejak lama namun belum pernah berhasil. Aku tidak bersungguh-sungguh sehingga selalu kalah oleh berbagai godaan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kali ini Aku pasti bisa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;!” seruku dalam hati. Aku harus terus berjuang untuk mengalahkan segala rintangan yang akan muncul. Berat memang tapi itu harus aku lakukan. Demi hasratku untuk menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;penulis yang berhasil&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Gambar dari ahsinmuslim.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5757836384449966924?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5757836384449966924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5757836384449966924' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5757836384449966924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5757836384449966924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/membangun-komitmen.html' title='Membangun Komitmen'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-7MLX6yp2zm4/TYZ57L0X55I/AAAAAAAAA1Y/sV9KJONsmi0/s72-c/baby%2Bpenulis.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5421426474745361876</id><published>2011-03-18T08:47:00.000-07:00</published><updated>2011-03-18T08:48:27.069-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Perasaan</title><content type='html'>”Mengapa Tuhan mengaruniakan perasaan kepada manusia?” Pertanyaan itu muncul begitu saja malam ini. Sebuah pertanyaan yang kemudian memicu timbulnya pertanyaan-pertanyaan yang lain. ”Apa maksudNya? Mengapa manusia justru menggunakan perasaan yang sudah dikaruniakan Tuhan untuk hal-hal yang tidak baik? Membenci sesamanya, menumbuhsuburkan dendam, tidak mau mengampuni dan memberi maaf?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang teman, sebut saja Dina, sekian lama berkawan akrab dengan Rani. Selain karena mereka berkegiatan di tempat dan lingkungan yang sama, rumah mereka juga saling berdekatan. Karena suatu kesalahpahaman, hubungan mereka menjadi retak. Memang mereka masih bertegur sapa ketika bertemu. Tapi rupanya hal itu hanya sebuah kepura-puraan. Di belakang mereka saling membenci. Saling menyalahkan satu sama lain sebagai penyebab keretakan hubungan mereka. Mereka tidak pernah mau &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’duduk bersama’&lt;/span&gt; untuk mengurai benang kusut yang hadir dalam hubungan mereka. Mereka tidak mau saling memaafkan. Mereka saling menyimpan dendam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebencian dan dendam yang terus dipelihara pada akhirnya hanya akan menimbulkan hal-hal yang semakin buruk. Caci maki, pertengkaran fisik, hingga semangat untuk saling meniadakan/membunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apakah ini benar yang dikehendaki Tuhan saat Ia memutuskan untuk memberi perasaan pada manusia? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tidak sama sekali. Justru Ia mempunyai tujuan yang amat mulia yaitu agar manusia dapat merasakan kehidupan yang sudah dikaruniakanNya dan terus bersyukur atas anugerah itu. Dengan perasaannya, manusia juga dimampukan untuk menyadari kehadiran orang lain. Sadar untuk kemudian saling memperhatikan, saling tolong-menolong, dan saling mengasihi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, marilah kita kembali memurnikan perasaan kita masing-masing. Menghapus segala kebencian, dendam, dan segala perasaan buruk yang meracuni kita. Marilah kita kembali menyemaikan kasih. Menyuburkan cinta. Dilandasi ketulusan dan keikhlasan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5421426474745361876?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5421426474745361876/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5421426474745361876' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5421426474745361876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5421426474745361876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/perasaan.html' title='Perasaan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2260742628754995608</id><published>2011-03-15T09:19:00.000-07:00</published><updated>2011-03-15T09:21:32.492-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Ronny Si Pemungut</title><content type='html'>Ronny Waluya Jati. Itu nama yang tertera di Kartu Mahasiswanya. Ia berasal dari Pekanbaru dan saat ini sedang menuntut ilmu di sebuah perguruan tinggi swasta di Semarang. Tubuhnya tinggi namun kurus. Berambut keriting dengan wajah yang tergolong tampan. Setiap hari ia ditemani sepeda motor bututnya yang setia mengantar kemana pun ia pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak 6 bulan yang lalu, Ronny mendapat julukan baru yaitu si pemungut. Ronny si pemungut. Julukan itu muncul karena di mana pun ia berada, ia tak segan-segan memunguti sampah yang berceceran di sembarang tempat untuk kemudian dibuangnya di tempat yang seharusnya. Awalnya, banyak orang yang merasa heran. Beberapa bahkan ada yang mencibir. ”Ah, sok pahlawan. Kurang kerjaan,” begitu komentar mereka. Namun, Ronny tidak pernah terpengaruh dengan suara-suara itu. Baginya, selama yang dilakukannya tidak mengganggu orang lain, itu sudah lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang menyebabkan Ronny melakukan hal itu? Semua berawal karena peristiwa di hari Minggu, 6 bulan yang lalu. Waktu itu, ibu kosnya minta tolong untuk diantar membeli bahan kue di toko Z yang berada di pasar S. Ketika sedang menunggu, ia menyempatkan diri melihat keadaan sekitar. Betapa terkejutnya ia saat melihat &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt; yang berada di tengah pasar itu. Memprihatinkan sekali. Air &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt; tampak kecoklatan, kotor, dan penuh dengan aneka sampah yang mengambang di atasnya. Ketinggiannya hampir menyentuh bibir &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt; yang berbatasan langsung dengan jalan. Ah... bagaimana jika hujan deras turun? Pasti air &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt; itu akan meluap ke jalan dan masuk ke tengah pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa tidak ada orang yang peduli? Mengapa mereka justru terus memanfaatkan kali itu sebagai tempat sampah? Ah... pertanyaan-pertanyaan itu terus saja menggelayut di benak Ronny ketika sampai di rumah. Pertanyaan yang akhirnya membuka kesadarannya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bukankan selama ini ia juga melakukan hal serupa? Buang sampah sembarangan dan kurang peduli dengan lingkungan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku harus merubah sikapku!” tegas Ronny mantap. Dan sejak itu, ia mulai peduli dengan sampah. Ia juga rajin melihat keadaan lingkungan di mana ia berada. Kalau ada sampah yang tidak pada tempatnya, ia akan segera bertindak, memungut sampah itu dan membuangnya ke tempat sampah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bagaimana dengan Anda?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2260742628754995608?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2260742628754995608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2260742628754995608' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2260742628754995608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2260742628754995608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/ronny-si-pemungut.html' title='Ronny Si Pemungut'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4307715297821900100</id><published>2011-03-14T07:51:00.001-07:00</published><updated>2011-03-14T09:27:10.441-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Litani Syukurku</title><content type='html'>Aku bersyukur telah dianugerahi kehidupan olehNya, yang memungkinkan aku berada di dunia ini lewat rahim seorang ibu yang amat mengasihiku. Ia telah mengandungku sembilan bulan lebih dan dengan seluruh jiwa raganya berjuang agar aku bisa melihat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur dilahirkan ke dunia dengan kondisi yang sehat dan tubuh yang sempurna. Mata yang melihat. Telinga yang mendengar. Hidung yang mampu membaui dan menghirup kesegaran udara. Mulut yang berbicara. Tangan dan kaki yang bebas bergerak. Pikiran dan hati yang terus bertumbuh. Dan jiwa yang selalu dilindungiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur mempunyai ayah dan ibu yang penuh cinta. Mereka dari hari ke hari terus merawatku, menjagaku, memikirkanku, dan mengharapkan yang terbaik untukku. Kadang memang ayahku bertindak keras bahkan tidak segan-segan memukulku. Aku yakin, ini bukanlah kebencian tetapi semata-mata ungkapan cinta agar aku bisa belajar dari kesalahan dan menjadi anak yang bersikap lebih baik dan menurut pada orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur hidup dalam keluarga yang sederhana. Walau pekerjaan ayahku di tempat yang basah, tapi ia tidak pernah tergoda melakukan hal-hal yang di luar kewajaran. Hal-hal yang akan merugikan orang lain. Kadang aku protes dalam hati, mengapa aku tidak punya ini dan itu? Mengapa kehidupan kami biasa saja? Ah... ternyata, ayahku justru mewariskan harta yang jauh lebih berharga yaitu kejujuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur dikaruniai kakak dan adik. Kakak yang mengasihiku dan adik yang aku kasihi. Bersama-sama, kami tumbuh dalam kehangatan cinta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur atas pendidikan yang aku terima selama ini. Lewat bangku sekolah maupun lewat perjumpaan dengan sesama di dalam kehidupanku. Pendidikan yang membuat aku semakin sempurna sebagai manusia. Manusia yang mampu membedakan kebaikan dan kejahatan. Mampu merasakan, memberikan pertolongan, dan menghibur, ketika orang lain dalam kesusahan. Pun ikut tertawa gembira ketika mereka mendapat kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur mendapatkan pasangan hidup yang pengertian. Ia sungguh mengasihiku dan aku pun juga teramat mengasihinya. Sejak semula aku mengenalnya, aku sudah berharap bahwa dialah wanita pertama dan terakhir untukku. Wanita yang akan menemani hari-hariku. Hidup bersama dalam suka dan duka hingga maut memisahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur meski hampir sepuluh tahun berkeluarga belum dikaruniai momongan, kami tidak pernah menjadikannya sebagai masalah yang serius, yang akan mengganggu keharmonisan hubungan kami. Justru ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terus memberikan pelayanan kepada orang lain di dalam kegiatan menggereja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur mempunyai keponakan, ’adek-adek’, dan banyak sahabat di sekitarku. Kehadiran mereka sungguh membuat hidupku menjadi lebih berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur diberi kemampuan menulis. Lewat talenta ini aku bisa mengeluarkan unek-unek, sekedar sharing, atau menuliskan cerita untuk orang lain. Memang, aku baru belajar, baru memulai. Kadang aku merasa jenuh. Sering pula aku dibekap kemalasan sehingga jari-jemariku terasa kaku dan sulit digerakkan di atas keyboard. Tapi syukurlah, Ia senantiasa membangunkanku, memampukanku untuk berusaha kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur atas kesehatan yang aku terima hingga hari ini. Karenanya, aku mampu melakukan banyak aktivitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bersyukur dan terus bersyukur karena Ia begitu mencintai aku. Walau aku sering jatuh di dalam dosa, ia tidak pernah lelah memanggilku kembali. Tangannya yang penuh kasih selalu merengkuhku dan mendekapku di dalam belantara cintaNya yang tiada batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NB: Kata `litani' berasal dari bahasa Latin `litania', `letania'. Artinya suatu bentuk doa tanggapan yang meliputi serangkaian seruan atau permohonan, mengenai suatu subyek utama atau suatu tema suci utama. (http://www.indocell.net/yesaya/pustaka/id427.htm)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4307715297821900100?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4307715297821900100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4307715297821900100' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4307715297821900100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4307715297821900100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/litani-syukurku.html' title='Litani Syukurku'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-9003257834387728357</id><published>2011-03-12T14:53:00.000-08:00</published><updated>2011-03-12T14:54:36.461-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Hikmah Di Balik Bencana</title><content type='html'>Miris. Itulah yang terasa saat melihat rekaman video tsunami di Jepang. Tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi berkekuatan 8,9 pada skala Richter ini begitu menakutkan. Dengan tanpa basa-basi, ia melabrak semua yang ada di hadapannya. Entah pepohonan, bangunan, mobil, hingga nyawa manusia. Dalam hitungan detik, semua menjadi tidak berguna lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski Jepang terkenal sebagai negara maju dengan kemampuan teknologi yang mumpuni, mereka tetap tidak berkutik saat bencana itu datang. Yang bisa dilakukan hanyalah meminimalisir jatuhnya korban jiwa dengan memberikan peringatan jauh hari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pelajaran apa yang bisa kita petik dari kejadian ini? Lagi-lagi, kita diingatkan untuk tidak &lt;span style="font-style:italic;"&gt;jumawa&lt;/span&gt;. Untuk tidak menjadi sombong dengan apa yang sudah kita miliki. Karena kita hanyalah sebutir debu di hadapanNya. Jika Ia berkenan, apa yang ada di genggaman kita dapat lenyap dalam sekejap. Oleh karena itu, kita harus selalu tunduk dan memuliakan namaNya lebih dari apa pun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga kembali disadarkan untuk lebih peduli dengan alam. Dengan bumi yang kita tinggali ini. Janganlah kita terus-menerus melakukan hal-hal yang membuat bumi ini menangis. Kekayaan alam yang dikeruk tanpa henti, penggundulan hutan tanpa diikuti penanaman kembali, penggunaan bahan-bahan kimia yang berlebihan, membuang sampah sembarangan, dan masih banyak lagi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadirnya bencana juga mengajarkan kepada kita untuk memiliki &lt;span style="font-style:italic;"&gt;empati&lt;/span&gt; kepada sesama. Tidak hanya memikirkan diri sendiri, tetapi mau memberikan pertolongan ketika ada orang lain yang mengalami kesusahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-9003257834387728357?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/9003257834387728357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=9003257834387728357' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/9003257834387728357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/9003257834387728357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/hikmah-di-balik-bencana.html' title='Hikmah Di Balik Bencana'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6502223822748525951</id><published>2011-03-11T20:44:00.001-08:00</published><updated>2011-03-11T20:47:07.030-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Mengapa Tidak Bersyukur?</title><content type='html'>“Huh… bener-bener menjengkelkan… bisa-bisanya dari tadi pagi sampe siang ini sial terus?” gerutu Bayu sambil membolak-balikkan badannya di kasurnya yang mulai tampak lusuh. Sudah sedari tadi ia berusaha memejamkan mata tapi belum juga berhasil. Rupanya, kipas angin yang tidak berfungsi gara-gara listrik mati, membuatnya kegerahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, terbayang kembali berbagai kesialannya hari ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini ia telat bangun. Gara-garanya karena semalam ia ikutan ’ngobrol ngalor ngidul’ sambil maen gaple dengan teman-teman kampungnya di pos ronda. Padahal ada kuliah pagi yang harus diikutinya. Pas buru-buru mau mandi, Bayu kaget bukan kepalang... air di bak mandi rumahnya tinggal dikit banget. Sialnya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sanyo&lt;/span&gt; di rumahnya juga lagi rusak dan baru siang ini akan diperbaiki oleh Pak Mamat, tetangga sebelah rumahnya. Alhasil, ia hanya cuci muka dan gosok gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah ganti baju plus menyemprotkan parfum andalannya ke seluruh tubuh, Bayu bergegas ke meja makan. Tapi, wajahnya yang mulai sumringah kembali cemberut. Lagi-lagi, si bibi menghidangkan sayur lodeh yang tidak disukainya. ”Aduh, bi... kok sayur ini lagi sih... aku kan udah bilang kalo enggak suka!” protesnya. Akhirnya, dengan hanya berbekal seiris roti, ia berangkat ke kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampus, Bayu kuliah seperti biasanya. Namun ia jengkel dengan Pak Bram. Dosen ekonomi yang tidak disukainya ini tiba-tiba saja mengadakan tes dadakan. Tentu saja ia kelabakan karena selama ini, ia memang tidak pernah belajar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat pulang dari kampus, kesialan kembali menimpanya. Ban sepeda motornya bocor karena terkena paku. Terpaksa, ia harus menuntun sepeda motornya puluhan meter untuk mencari tambal ban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Krinnngggggg...,” Bunyi telepon yang lumayan keras membuyarkan lamunan Bayu. Dengan berjingkat, ia segera mengangkat gagang telepon. ”Halo, dengan Bayu di sini,” sambarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bayu, kamu sudah di rumah? Segera jemput mama di rumah sakit X ya,” ujar suara di seberang sana yang ternyata adalah mamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Siapa yang sakit, Ma?” tanya Bayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Pakdemu tadi jam 10 masuk ICU. Buruan gih ke sini...,” suara di seberang mulai tidak sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya, Ma,” kata Bayu. Setelah meletakkan gagang telepon ke tempatnya, ia segera mengambil kunci motor yang tergeletak di kasur. Dan beberapa detik kemudian, sepeda motornya sudah melaju kencang di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba di rumah sakit, Bayu mencari ruangan yang ditunjukkan mamanya. Enggak begitu sulit karena ia sudah amat familiar dengan rumah sakit X. Dan, ia melihat mamanya sedang duduk terpekur. Wajahnya kelihatan sedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Gimana keadaan Pakde, Ma?” tanya Bayu setelah duduk di samping mamanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Masih kritis,” jawab mamanya tanpa ekspresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa menunggu penjelasan lebih lanjut dari mamanya, Bayu segera mengenakan baju yang sudah disediakan oleh pihak rumah sakit untuk masuk ke ruang ICU. Bau yang amat khas menguar dan segera terhirup oleh hidungnya. Di tempat tidur paling ujung, ia mendapati pakdenya tergolek tak berdaya. Beberapa jarum tampak menancap di bagian tubuhnya. Sebuah selang juga terpasang di hidung pakde. Selang itu tersambung dengan tabung oksigen besar yang tergeletak tak jauh dari tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayu tercekat. Dipegangnya tangan yang ada di depannya. Tangan itu terasa dingin. Tiba-tiba, air matanya jatuh satu demi satu. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;”Apa yang sudah aku lakukan Tuhan? Mengapa aku hanya bisa mengeluh saja hari ini? Mengapa aku tidak bersyukur kepadaMu? Untuk kehidupan dan kesehatan yang masih bisa aku rasakan hingga saat ini?”&lt;/span&gt; jerit batinnya bertubi-tubi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6502223822748525951?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6502223822748525951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6502223822748525951' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6502223822748525951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6502223822748525951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/mengapa-tidak-bersyukur.html' title='Mengapa Tidak Bersyukur?'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5381239437279689451</id><published>2011-03-10T08:24:00.000-08:00</published><updated>2011-03-10T08:25:29.998-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Tak Berguna</title><content type='html'>Utomo Rekso Nugroho. Itulah nama lengkapnya. Tapi kami lebih sering memanggilnya dengan Pak Tomo. Orangnya tinggi besar, berkulit sawo matang, agak botak, dan memiliki kumis yang lumayan lebat. Ia adalah orang paling kaya di kampung Gabahan. Rumahnya besar, bertingkat tiga dengan halaman yang luas. Di garasi rumahnya, tersimpan puluhan mobil mewah keluaran terbaru. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kekayaannya berlimpah,  Pak Tomo terkenal dengan sifatnya yang sangat pelit. Ia sulit sekali mengeluarkan uang untuk membantu orang lain yang sedang kesusahan. Baginya, uang yang dimilikinya adalah hasil usahanya sendiri, kerja kerasnya selama ini. Jadi, ia sangat tidak rela jika digunakan untuk membantu orang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi sifat yang dimiliki oleh Pak Tomo, ia tidak pernah merasa cukup. Kekayaan yang begitu banyak, tidak pernah membuatnya merasa puas. Ia masih ingin lagi dan lagi. Ia tidak peduli jika karena hal itu, ia melakukan pekerjaan yang merugikan orang lain. ”Yang penting hartaku bertambah,” begitu pikirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, takdir Tuhan berkata lain. Suatu pagi, saat Pak Tomo sedang bersantai di teras rumah, tiba-tiba ia merasakan dadanya begitu sakit. Beberapa kali ia mencoba berteriak untuk meminta pertolongan tapi suaranya hilang ditelan angin. Akhirnya, karena sudah tidak kuat lagi, Pak Tomo ambruk. Mati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5381239437279689451?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5381239437279689451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5381239437279689451' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5381239437279689451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5381239437279689451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/tak-berguna.html' title='Tak Berguna'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2148537630592869508</id><published>2011-03-09T08:59:00.000-08:00</published><updated>2011-03-09T09:00:17.931-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Disiplin</title><content type='html'>Mungkin sudah ribuan kali aku mendengar kata yang satu ini. Pun sudah ratusan kali aku mencoba melakukannya. Ada yang berhasil tapi lebih banyak yang gagal. Gagal karena aku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kurang konsisten&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku terlalu mudah tergoda oleh bujuk rayu dan kesenangan yang sifatnya hanya sesaat&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku masih ingat, dulu, pas masa-masanya duduk di bangku sekolah, aku cukup berhasil dengan disiplin yang aku terapkan. Waktu itu aku bikin jadwal, kapan harus belajar, kapan harus maen, kapan harus bantu orang tua, dan lain sebagainya. Dan karena aku punya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;target tertentu&lt;/span&gt; biar dapet rangking dan bisa lulus ujian dengan nilai yang baik, aku selalu berusaha memenuhi jadwal-jadwal tersebut. Walau kadang memang terasa sulit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Target yang jelas. Aneka kesulitan. Kurang konsisten dan begitu mudahnya tenggelam dalam godaan. Ah... aku harus mengatasi semua itu. Aku harus menajamkan niatku untuk sungguh mendisiplinkan diri. Disiplin dalam banyak hal. Untuk kebaikanku. Juga untuk orang lain. Semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2148537630592869508?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2148537630592869508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2148537630592869508' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2148537630592869508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2148537630592869508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/disiplin.html' title='Disiplin'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7099718908379160099</id><published>2011-03-08T06:55:00.000-08:00</published><updated>2011-03-08T06:57:09.770-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Sedulur</title><content type='html'>Dalam bahasa Indonesia kata &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sedulur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; artinya sama dengan saudara. Ketika kata ini diberi tambahan satu kata lagi, maka muncullah dwikata: saudara kandung, saudara sepupu, saudara jauh. Semuanya merujuk adanya suatu hubungan. Suatu keterikatan yang terjadi karena sebab-sebab tertentu. Pertanyaan yang kemudian muncul: bagaimana dengan orang lain yang tidak memiliki ikatan tertentu dengan kita, masihkah mereka itu kita sebut sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sedulur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejatinya, kita semua adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sedulur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Tanpa memandang apakah kita memiliki ikatan atau tidak. Mengapa? Karena kita berasal dari zat yang sama dan diciptakan oleh Tuhan yang sama. Lalu, mengapa kenyataan yang terpapar di hadapan kita justru sebaliknya? Perselisihan, pertentangan, pertengkaran, hingga saling bunuh, seolah menjadi menu wajib yang terjadi setiap hari. Semua ini ada karena kita tidak lagi saling menghargai. Kita cenderung mengganggap orang lain sebagai saingan. Sebagai pihak yang harus selalu dikalahkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, marilah kita kembali kepada hakikat kita. Sebagai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sedulur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang diciptakan Tuhan dengan sama baiknya. Tidak lagi saling bermusuhan. Tidak ada lagi keinginan untuk saling menciderai dan mencelakakan satu sama lain. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Karena kita adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sedulur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7099718908379160099?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7099718908379160099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7099718908379160099' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7099718908379160099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7099718908379160099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/03/sedulur.html' title='Sedulur'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4812622907290373203</id><published>2011-02-28T04:08:00.000-08:00</published><updated>2011-02-28T04:18:06.012-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Indahnya Perbedaan</title><content type='html'>Itulah gambaran yang muncul saat pelaksanaan Karnaval Seni dan Budaya dan Pawai Ogoh-Ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1933, Minggu, 27 Februari. Gemulainya para penari Jawa berpadu dengan tarian Dayak yang rancak. Barongsai dan Liong pun tak mau kalah unjuk gigi di antara atraksi Reog dan 3 Ogoh-Ogoh raksasa yang digotong oleh puluhan pemuda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gereja Katedral yang menjadi bagian dari masyarakat kota Semarang juga turut berperan serta. Lewat beberapa muda-mudi yang bernaung dalam wadah OMK (Orang Muda Katolik) Katedral, mereka ikut bergabung dengan mengusung Warak Ngendhog yang menjadi ciri khas kota Semarang. Selain itu, mereka juga menampilkan pribadi-pribadi seperti uskup, romo, bruder, dan suster, serta beberapa penari dan prajurit yang menjadi pengiring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karnaval ini dibuka secara resmi oleh Walikota Semarang, H. Sumarmo HS, dengan pemukulan gong, di halaman Balai Kota. Dan setelah itu, arak-arakan peserta karnaval mulai menyusuri jalan protokol di kota Semarang mulai dari Jl. Pemuda – Jl. Pandanaran – dan berakhir di lapangan Pancasila, Simpang Lima. Di sepanjang perjalanan, warga masyarakat tampak begitu antusias melihat jalannya karnaval. Banyak di antara mereka yang langsung mengabadikan momen tersebut dengan kamera yang sudah mereka persiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-qtLV5mwfnK4/TWuSXM7GtmI/AAAAAAAAA1Q/hiWJjIjJvbc/s1600/2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-qtLV5mwfnK4/TWuSXM7GtmI/AAAAAAAAA1Q/hiWJjIjJvbc/s320/2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578713490732267106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-hFcBbHLnGP4/TWuSR2psd1I/AAAAAAAAA1I/U-nGeoUymf8/s1600/1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-hFcBbHLnGP4/TWuSR2psd1I/AAAAAAAAA1I/U-nGeoUymf8/s320/1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578713398854317906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-eVO4VYyc1Aw/TWuSJj7C5TI/AAAAAAAAA1A/4wyh4wLZrXk/s1600/1a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-eVO4VYyc1Aw/TWuSJj7C5TI/AAAAAAAAA1A/4wyh4wLZrXk/s320/1a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578713256387863858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-QtSw_Fg2Fzg/TWuSFLyyYRI/AAAAAAAAA04/5rwk3gG5cfo/s1600/2a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-QtSw_Fg2Fzg/TWuSFLyyYRI/AAAAAAAAA04/5rwk3gG5cfo/s320/2a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578713181191299346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-PKriQ51XqII/TWuR_O_Rc8I/AAAAAAAAA0w/N3SlxY86xrU/s1600/3a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-PKriQ51XqII/TWuR_O_Rc8I/AAAAAAAAA0w/N3SlxY86xrU/s320/3a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578713078969758658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-dXpqWBmSP1A/TWuR4mW67uI/AAAAAAAAA0o/tQXkV08YdI8/s1600/7a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-dXpqWBmSP1A/TWuR4mW67uI/AAAAAAAAA0o/tQXkV08YdI8/s320/7a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578712964983877346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-WknTYEKlnU4/TWuRynvYbPI/AAAAAAAAA0g/5rh0BSMZ9r0/s1600/8a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-WknTYEKlnU4/TWuRynvYbPI/AAAAAAAAA0g/5rh0BSMZ9r0/s320/8a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578712862275693810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-7_4CCa-w44A/TWuRtfLe9VI/AAAAAAAAA0Y/b7EwCs701Do/s1600/11a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-7_4CCa-w44A/TWuRtfLe9VI/AAAAAAAAA0Y/b7EwCs701Do/s320/11a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578712774078297426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-9otvyBeQFRQ/TWuRpJ_JiAI/AAAAAAAAA0Q/0UZi4npFydE/s1600/12a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9otvyBeQFRQ/TWuRpJ_JiAI/AAAAAAAAA0Q/0UZi4npFydE/s320/12a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578712699669940226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-yRC69tD2mi8/TWuRheV6Z9I/AAAAAAAAA0I/Yz16tFHv6ZY/s1600/17a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-yRC69tD2mi8/TWuRheV6Z9I/AAAAAAAAA0I/Yz16tFHv6ZY/s320/17a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578712567695173586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-A5Y4V5i7enk/TWuRbegvrJI/AAAAAAAAA0A/632GJAcX_F8/s1600/21a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-A5Y4V5i7enk/TWuRbegvrJI/AAAAAAAAA0A/632GJAcX_F8/s320/21a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578712464661392530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-sQ_h9T9OblE/TWuRUtycaTI/AAAAAAAAAz4/2jw6iF2StyY/s1600/30.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-sQ_h9T9OblE/TWuRUtycaTI/AAAAAAAAAz4/2jw6iF2StyY/s320/30.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578712348503075122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-3nC_Zsv6d98/TWuRCsBMfeI/AAAAAAAAAzw/hFTJvTimFCc/s1600/31.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-3nC_Zsv6d98/TWuRCsBMfeI/AAAAAAAAAzw/hFTJvTimFCc/s320/31.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578712038790430178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-0T2gpSS1vBU/TWuQ5soPX2I/AAAAAAAAAzo/lYb4Zyuapbw/s1600/34a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-0T2gpSS1vBU/TWuQ5soPX2I/AAAAAAAAAzo/lYb4Zyuapbw/s320/34a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578711884335374178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-0kOowkq9VKg/TWuQzO5rIDI/AAAAAAAAAzg/FdBVKb82INI/s1600/39.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-0kOowkq9VKg/TWuQzO5rIDI/AAAAAAAAAzg/FdBVKb82INI/s320/39.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578711773276217394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-P6UnBeyYbnY/TWuQtt7mDuI/AAAAAAAAAzY/NEi2M35jagc/s1600/39a.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-P6UnBeyYbnY/TWuQtt7mDuI/AAAAAAAAAzY/NEi2M35jagc/s320/39a.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578711678526557922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4812622907290373203?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4812622907290373203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4812622907290373203' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4812622907290373203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4812622907290373203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/02/indahnya-perbedaan.html' title='Indahnya Perbedaan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-qtLV5mwfnK4/TWuSXM7GtmI/AAAAAAAAA1Q/hiWJjIjJvbc/s72-c/2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7474421469590012458</id><published>2011-02-25T05:23:00.000-08:00</published><updated>2011-02-25T05:24:44.695-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Cermin Yang (Sudah) Retak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-lQdYV972FfQ/TWetlHnmgVI/AAAAAAAAAzQ/EJCX0R46d7Y/s1600/cermin.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 256px; height: 174px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-lQdYV972FfQ/TWetlHnmgVI/AAAAAAAAAzQ/EJCX0R46d7Y/s320/cermin.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5577617516733563218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aku mempunyai sebuah cermin. Cermin itu lumayan besar, berbentuk persegi panjang dengan kayu berukir yang membatasi pinggir-pinggirnya. Cermin itu adalah hadiah yang diberikan oleh pacarku saat aku berulang tahun yang ke-25. Mengapa cermin? Ah, itu juga hal yang pernah aku tanyakan pada pacarku. “Hehehe… aneh ya kalau aku memberi hadiah sebuah cermin?” Pacarku balik bertanya. “Bagiku, cermin adalah lambang kejujuran karena apa pun yang dilakukan di depannya, pasti akan dipantulkan apa adanya. Aku berharap, kita juga bisa melandasi hubungan kita dengan sikap seperti itu, jujur, entah itu lewat kata-kata maupun perbuatan,” jelasnya lebih lanjut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ehm… alasan yang cukup masuk akal. Dan semenjak itu, aku menjadikan cermin pemberiannya sebagai barang kesayangan. Cermin itu aku letakkan di kamar tidurku. Setiap menjelang tidur dan bangun tidur aku pasti melihatnya. Dan setiap hendak bepergian, aku menyempatkan waktu beberapa menit untuk mematut diri di depan cermin itu. Merias wajah, memadupadankan pakaian yang akan aku kenakan, hingga menata rambutku agar terlihat lebih menarik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sejak tiga hari lalu, aku memendam kekecewaan. Cermin kesayanganku retak di sana-sini. Retak karena kesalahanku sendiri. Waktu itu aku begitu tergesa-gesa karena bangun kesiangan padahal ada kuliah pagi yang harus kuikuti. Saat sedang berdandan... tiba-tiba, ada seekor cicak jatuh tepat di kepalaku. Tentu saja aku kaget bukan kepalang. Seketika aku menjerit dan tanpa sadar melemparkan botol parfum yang sedang aku pegang. ”Kraaakk!” Botol itu tak sengaja mengenai cerminku dan membuat kaca yang semula mulus menjadi retak bahkan hampir pecah. Aku terperangah. Aku terdiam tanpa kata. Tapi, apa mau dikata, semuanya sudah terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak hari itu, aku berusaha mencari waktu untuk menjelaskan kejadian ini pada pacarku. Mungkin ini hanya hal sepele, tapi bagiku kejujuranlah yang terpenting seperti yang diajarkan oleh pacarku. Aku juga berusaha membenahi cerminku yang telah retak. Beberapa isolasi aku tambahkan untuk menutupi retakan-retakannya. Tapi, cermin yang sudah retak tidak akan pernah sama dengan sebelumnya saat ia belum retak. Dan, aku pun merasakannya saat berada di depannya. Ah, cermin kesayanganku... maafkan segala kebodohanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hati manusia juga bisa diibaratkan seperti cermin. Ketika ia menjadi retak karena sesuatu, sulit untuk membuatnya pulih seperti semula. Sesuatu itu bisa berupa kata-kata yang menyakitkan atau perbuatan yang membuat orang jadi tersinggung dan marah. Hati yang telah retak akan bertambah retak bahkan hancur berkeping-keping jika karena sesuatu itu kemudian tumbuh kebencian dan dendam membara yang sulit dihapuskan. Oleh karena itu, marilah saling menjaga hati... menjaga sikap dan perbuatan... agar jangan sampai, kita, membuat hati orang lain menjadi retak hingga hancur berkeping-keping. Andai pun semua itu sudah terjadi... marilah kita saling memaafkan dengan tulus dan ikhlas&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7474421469590012458?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7474421469590012458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7474421469590012458' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7474421469590012458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7474421469590012458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/02/cermin-yang-sudah-retak.html' title='Cermin Yang (Sudah) Retak'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-lQdYV972FfQ/TWetlHnmgVI/AAAAAAAAAzQ/EJCX0R46d7Y/s72-c/cermin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-8782544121145480655</id><published>2011-02-22T07:11:00.000-08:00</published><updated>2011-02-22T07:12:54.464-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Ulat (Yang) Tidak Mau Menjadi Kupu-Kupu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-5GW8qACYIgc/TWPScBUZm6I/AAAAAAAAAzI/hCfHJDD-wNY/s1600/ulat.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 262px; height: 193px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-5GW8qACYIgc/TWPScBUZm6I/AAAAAAAAAzI/hCfHJDD-wNY/s320/ulat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576532142446975906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pagi baru saja meninggalkan peraduannya. Di langit, matahari bersinar terik, memancarkan cahayanya dengan riang ke seluruh muka bumi. Di daun pohon angsana di pinggir jalan itu, dua ekor ulat, Ri dan Ro, sedang bercengkerama sambil sesekali mengunyah dedaunan di mulut mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Betapa beruntungnya aku ini, setiap hari hanya makan dan tidur saja,” kata Ri dengan penuh sukacita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya, tapi kadang aku merasa sedih, akibat perbuatan kita, daun-daun itu jadi rusak, penuh lobang, dan tidak menarik lagi,” timpal Ro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Loh, bukankah itu sudah seharusnya. Daun-daun itu kan makanan kita, jadi kita punya hak untuk melakukan hal itu!” jawab Ri dengan nada tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hehehe… sobat… kita memang punya hak… tapi bukan berarti kita menjadi rakus dan melakukan hak kita dengan semena-mena. Coba, sekali-kali kau berhenti mengunyah dan diam barang sejenak, pasti akan kau dengar rintihan daun-daun itu,” kata Ro dengan sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ah… peduli amat!” ujar Ri, ketus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah pembicaraan mereka, tiba-tiba seekor kupu-kupu terbang melintas. Kupu-kupu itu terlihat sangat indah. Sayapnya kuning keemasan dengan totol-totol hitam di bagian bawah. Badannya terlihat gagah dengan kaki-kaki yang penuh tenaga. Kupu-kupu itu hinggap di sebuah dahan, tak jauh dari Ri dan Ro. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Wahai kupu-kupu, darimana asalmu? Apa yang sedang kau lakukan di sini?” tanya Ro sambil tak henti-hentinya mengagumi keindahan kupu-kupu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Eh.. oh... kau ulat. Aku berasal dari jauh. Aku ke sini karena mencari bunga-bunga yang sedang bermekaran. Aku hendak membantu penyerbukan bunga-bunga itu agar bisa menghasilkan buah dan biji untuk berkembang biak,” jawab kupu-kupu sambil menyeka keringat di dahinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ckckckckckck... rajin amat. Kenapa kau mau-maunya melakukan hal semacam itu? Bukankah itu pekerjaan yang bodoh!” kata Ri sambil tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Bodoh katamu! Bagiku ini adalah pekerjaan yang mulia. Bukankah di dunia ini kita harus saling tolong-menolong,” jawab kupu-kupu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ah... tetap saja bagiku itu sebuah kebodohan. Ngapain menyusahkan diri sendiri untuk kepentingan pihak lain. Mending kayak aku… makan.. tidur… makan… tidur… yang lain mah… EGP,” sambar Ri, tergelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ri, apa yang kau katakan itu? Menurutku apa yang dilakukannya memang mulia dan patut untuk dicontoh,” kata Ro sambil memandangi Ri. ”Kupu-kupu, aku ingin menjadi sepertimu, aku ingin bisa terbang dan membantu bunga-bunga itu,” lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sabarlah sobat, aku yakin, sebentar lagi engkau pasti juga akan menjadi seperti aku. Yang mesti kau lakukan hanyalah bermatiraga dan diam dalam keheningan. Sabar dan ikhlas sampai waktunya tiba,” jawab kupu-kupu sambil mengepakkan sayapnya. ”Selamat tinggal sobat,” sambung kupu-kupu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Hehehe... matiraga, diam, sabar, ikhlas... ah... semuanya hanya omong kosong. Pokoknya aku tidak mau menjadi kupu-kupu!” tegas Ri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hari demi hari terus berlalu. Ro yang mengikuti saran kupu-kupu terus bersabar di dalam keheningan. Sementara Ri semakin membabi buta dalam memuaskan nafsunya. Ia tak peduli dengan rengekan atau tangisan menyayat dari para daun. Akhirnya, karena terlalu rakus, Ri mati dengan perut terbelah dan segala yang dimakannya berceceran menebarkan bau busuk yang begitu menyengat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tetap menjadi ulat atau berubah menjadi kupu-kupu yang indah adalah pilihan hati nurani. Keduanya tentu membawa konsekwensi masing-masing yang harus dipertanggungjawabkan. Satu hal yang pasti... hidup ini terlalu singkat... hidup ini tidaklah abadi. Maka, membuat orang lain tersenyum bahagia kiranya akan lebih baik dan lebih indah daripada membuat orang lain bercucuran air mata karena luka yang sudah kita torehkan. Marilah... mulai saat ini... kita buang jauh-jauh segala keegoisan dalam diri kita... buang jauh-jauh segala pemikiran bahwa hanya diri kitalah yang terbaik, yang paling benar, yang paling berhak, yang paling bisa memutuskan... Kita tidaklah hidup sendiri di dunia ini... masih ada orang lain di sekitar kita... mereka juga perlu didengarkan, dipahami, dan dijaga perasaannya... Oleh karena itu, jadilah berkat satu sama lain&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-8782544121145480655?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/8782544121145480655/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=8782544121145480655' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8782544121145480655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8782544121145480655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/02/ulat-yang-tidak-mau-menjadi-kupu-kupu.html' title='Ulat (Yang) Tidak Mau Menjadi Kupu-Kupu'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-5GW8qACYIgc/TWPScBUZm6I/AAAAAAAAAzI/hCfHJDD-wNY/s72-c/ulat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-8098251314446733089</id><published>2011-02-19T16:50:00.000-08:00</published><updated>2011-02-19T16:52:32.217-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Sedih</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-xYgzKeZWeFs/TWBlyKmIP-I/AAAAAAAAAzA/k2h6Gzf4Fiw/s1600/sedih.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-xYgzKeZWeFs/TWBlyKmIP-I/AAAAAAAAAzA/k2h6Gzf4Fiw/s320/sedih.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5575568251196817378" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sedih rasanya…&lt;/span&gt; jika ternyata teman yang selama ini ada di samping kita... ternyata malah menikam dari belakang... di depan tampak manis tapi ternyata di belakang berubah menjadi pribadi yang tidak punya hati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sedih rasanya…&lt;/span&gt; jika ternyata pelayanan yang selama ini dilakukan dengan sepenuh hati… malah dituduh yang macam-macam… dan dianggap mencari keuntungan untuk diri sendiri…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sedih rasanya… &lt;/span&gt;jika di dalam satu tim kerja… tidak lagi terjalin komunikasi yang baik… yang satu hanya bisa menyalahkan dan mengganggap dirinya paling benar… sedangkan yang lain adalah pihak yang patut untuk selalu dipersalahkan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sedih rasanya… &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-8098251314446733089?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/8098251314446733089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=8098251314446733089' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8098251314446733089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8098251314446733089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/02/sedih.html' title='Sedih'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-xYgzKeZWeFs/TWBlyKmIP-I/AAAAAAAAAzA/k2h6Gzf4Fiw/s72-c/sedih.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4350453975969166412</id><published>2011-02-11T08:40:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T08:50:28.342-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Allah Menjadikan Segalanya Indah</title><content type='html'>Itulah tema yang diangkat pada Misa Imlek 2562 yang diselenggarakan di Gereja Katedral, Kamis, 10 Februari. Misa dibawakan secara konselebrasi oleh Romo FX. Sukendar Wignyosumarta Pr, Romo Antonius Suparyono Pr, Romo FX. Sugiyana Pr, Frater Wicaksono, dan Romo Materius Kristiyanto Pr sebagai selebran utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dominasi warna merah cukup menyemarakkan suasana misa. Mulai dari hiasan altar, lampion dan rumbai-rumbai yang tergantung di pintu-pintu gereja, seragam kelompok koor yang berasal dari Paroki Atmodirono, dan pakaian yang dikenakan oleh umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tahun Baru ini sungguh menjadi berkat untuk kita semua. Marilah kita juga mensyukuri segala berkat yang telah dilimpahkan Tuhan pada tahun yang telah berlalu dan bersyukur untuk tahun yang baru,” ucap Romo FX. Sugiyana Pr yang akrab dipanggil Romo Sugi saat mengawali homilinya. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa menurut penanggalan Cina, tahun ini termasuk tahun kelinci. Kelinci adalah turunan bulan maka orang yang lahir di tahun ini bisa dikatakan orang yang beruntung. Kelinci juga merupakan lambang keanggunan, kelemahlembutan, sopan santun, perbuatan yang baik, kepekaan akan segala sesuatu yang indah, dan cinta akan ketentraman. Maka diharapkan orang yang mempunyai shio ini dapat memberi pengaruh bagi lingkungan sekitar dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak awal mula, Allah telah menjadikan kita baik adanya, menurut gambar dan citraNya. Kita sama-sama telanjang, tanpa batas, dan tanpa perbedaan. Namun karena sifat egois, manusia kemudian menciptakan dan membatasi diri dengan sekat-sekat yang saling memisahkan, cenderung memandang orang lain dari sisi yang negatif dan tidak pernah mensyukuri apa yang sudah diterima, serta lebih menekankan perbedaan dan menjauhi kebersamaan. Dan akibat dosa, segala yang baik dan indah menjadi luntur. Terbukti dengan banyaknya kekerasan yang terjadi selama ini. Ini menjadi tanda bahwa kehidupan bersama tidak lagi dihargai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kembali kepadaNya adalah jalan yang terbaik karena sebenarnya kita miskin di hadapan Allah. Miskin dalam arti kita tidak mempunyai kemampuan apa-apa tanpa campur tangan Allah. Bersikap lemah lembut satu dengan yang lain, murah hati dengan berbagi apa yang kita punya, dan selalu membawa damai, untuk siapa pun, di mana pun dan dalam keadaan apa pun. ”Semoga tahun baru ini menjadi pijakan untuk kembali sebagai citra dan gambar Allah agar kehidupan kita menjadi baik dan indah kembali, hidup suci dan setia akan iman, serta mengusahakan agar segalanya juga menjadi baik dan indah. Dengan demikian kita akan memperoleh kebahagiaan. Semoga ini menjadi semangat kita bersama, ” tegas Romo Sugi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemeriahan Misa Imlek semakin terasa saat tiba pembagian angpao. Anak-anak dengan rapi berbaris maju ke depan untuk menerima berkat dari romo dan angpao dari panitia. Setelah mendapat angpao, anak-anak dapat mengambil balon berwarna merah yang sudah dipersiapkan di pintu-pintu gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai misa, umat bersama para romo menikmati perjamuan di Gedung Sukasari sambil mendengarkan iringan musik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-BO3Bt-Bv-ow/TVVofLgXGsI/AAAAAAAAAy4/1Qv7LkZBf1U/s1600/4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-BO3Bt-Bv-ow/TVVofLgXGsI/AAAAAAAAAy4/1Qv7LkZBf1U/s320/4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572474998814612162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-fevjk6HIS-A/TVVoVmHz58I/AAAAAAAAAyw/HN5RiGu3Rkg/s1600/8.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-fevjk6HIS-A/TVVoVmHz58I/AAAAAAAAAyw/HN5RiGu3Rkg/s320/8.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572474834160707522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-EQDge4y6D8o/TVVoQLHXYiI/AAAAAAAAAyo/lmgqgmzgoXw/s1600/9.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-EQDge4y6D8o/TVVoQLHXYiI/AAAAAAAAAyo/lmgqgmzgoXw/s320/9.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572474741011735074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TVVoE6QN3JI/AAAAAAAAAyg/0hoZ4fBLp10/s1600/10.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TVVoE6QN3JI/AAAAAAAAAyg/0hoZ4fBLp10/s320/10.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572474547506896018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TVVn7AMziEI/AAAAAAAAAyY/fy7bgbtZHBw/s1600/11.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TVVn7AMziEI/AAAAAAAAAyY/fy7bgbtZHBw/s320/11.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572474377304508482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-8SQ4RiYhoLk/TVVnx6KahLI/AAAAAAAAAyQ/rkfdQzAKVwA/s1600/12.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-8SQ4RiYhoLk/TVVnx6KahLI/AAAAAAAAAyQ/rkfdQzAKVwA/s320/12.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572474221065045170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4350453975969166412?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4350453975969166412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4350453975969166412' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4350453975969166412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4350453975969166412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/02/allah-menjadikan-segalanya-indah.html' title='Allah Menjadikan Segalanya Indah'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-BO3Bt-Bv-ow/TVVofLgXGsI/AAAAAAAAAy4/1Qv7LkZBf1U/s72-c/4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3390860303044400965</id><published>2011-02-06T06:17:00.000-08:00</published><updated>2011-02-06T06:18:10.208-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Bersama Malaikat</title><content type='html'>Barangkali, Anda merasa aneh dengan kalimat di atas. Malaikat? Apakah ada malaikat di dunia ini? Bukankah malaikat itu tempatnya di surga? Yah, Anda mungkin benar tapi mungkin juga salah. Karena memang ada malaikat di dunia ini, tepatnya manusia berhati malaikat. Dan, saya sudah menemukannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat itu adalah seorang perempuan berparas cantik. Aku sering memanggilnya bu Ina. Tubuhnya tidak bisa dikatakan ideal bahkan cenderung kurus. Namun secara keseluruhan, sosoknya sangat anggun. Keanggunan yang dibalut dengan kesederhanaan. Tutur katanya lembut. Senyumnya tulus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, bertepatan dengan Tahun Baru Imlek 2562, 3 Februari, saya dengan beberapa rekan Pendamping PIA (Pendampingan Iman Anak) Gereja Katedral Semarang, berkesempatan berkunjung ke rumahnya. Kedatangan kami disambut dengan sukacita. "Sungguh, ini pengalaman yang luar biasa karena teman-teman mau berkunjung ke sini," begitu tuturnya saat menyalami kami satu per satu. Dan tak berapa lama, kami pun sudah bercengkerama, ngobrol ngalor-ngidul ketawa-ketiwi sambil ditemani kue-kue dan makanan khas Imlek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bu Ina yang malam itu ditemani suaminya kemudian mensharingkan kehidupannya. Tentang putri semata wayangnya yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu saat genap berusia 9 tahun, 9 bulan, 18 hari, karena terjatuh saat naik kuda. Sebelumnya, Michell, nama putrinya, telah berpamitan kepada teman-teman sekelasnya bahwa ia akan pergi. Dan saat kematiannya pun ditandai dengan peristiwa yang aneh... turunnya hujan saat kemarau panjang. Tentu saja kematian Michell sempat membuat bu Ina dan suaminya terguncang tapi itu tidak lama karena mereka percaya bahwa ini adalah rencana Tuhan yang terbaik. Dan dukacita pun berubah menjadi sukacita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukacita yang hampir sama juga menyelimuti kami malam itu. Sukacita di tengah kebersamaan yang indah. Bersama seorang perempuan berhati malaikat yang kami kagumi. Malaikat yang terus-menerus mengulurkan tangannya, membantu dengan tulus, ketika melihat kami ada dalam masalah. Malaikat yang begitu sederhana dan mau berbagi dengan siapa saja. Ah, semoga kami pun mampu meneladani segala tindakannya. Mampu menjadi malaikat di dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Andai semua itu terjadi, alangkah bahagia dan damainya hidup ini. Semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3390860303044400965?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3390860303044400965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3390860303044400965' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3390860303044400965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3390860303044400965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/02/bersama-malaikat.html' title='Bersama Malaikat'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3783161853611745769</id><published>2011-02-04T08:36:00.001-08:00</published><updated>2011-02-04T08:44:55.747-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Malaikatku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwtAKQLNYI/AAAAAAAAAyI/CmKsGdVz7yQ/s1600/3.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 231px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwtAKQLNYI/AAAAAAAAAyI/CmKsGdVz7yQ/s320/3.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569876319925908866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUws7zWD3oI/AAAAAAAAAyA/myQw8AfhhF4/s1600/1.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 223px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUws7zWD3oI/AAAAAAAAAyA/myQw8AfhhF4/s320/1.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569876245057101442" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUws3ERNJWI/AAAAAAAAAx4/RhJkzTEatRE/s1600/2.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUws3ERNJWI/AAAAAAAAAx4/RhJkzTEatRE/s320/2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569876163700794722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwsyCUGGrI/AAAAAAAAAxw/-CzIdekV--4/s1600/4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwsyCUGGrI/AAAAAAAAAxw/-CzIdekV--4/s320/4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569876077276699314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwssj_A9JI/AAAAAAAAAxo/SJHGoccDnWM/s1600/5.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwssj_A9JI/AAAAAAAAAxo/SJHGoccDnWM/s320/5.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569875983235871890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwsm-WjVhI/AAAAAAAAAxg/bOqsDhDp9YU/s1600/6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwsm-WjVhI/AAAAAAAAAxg/bOqsDhDp9YU/s320/6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569875887234700818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwsfmPUcgI/AAAAAAAAAxY/wbAnG8KAo20/s1600/7.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwsfmPUcgI/AAAAAAAAAxY/wbAnG8KAo20/s320/7.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569875760502829570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwsXCu7kbI/AAAAAAAAAxQ/oaFq6RQbI5k/s1600/10.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 249px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwsXCu7kbI/AAAAAAAAAxQ/oaFq6RQbI5k/s320/10.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5569875613532787122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tuhan, aku bersyukur&lt;br /&gt;tlah Kau hadirkan mereka dalam hidupku&lt;br /&gt;meski tanpa pertalian darah&lt;br /&gt;tapi entah mengapa&lt;br /&gt;kasih itu terus mengalir &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menyayangi mereka&lt;br /&gt;Aku ingin melihat mereka tumbuh dan bahagia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;lindungilah malaikat-malaikatku&lt;br /&gt;sertailah dan bimbinglah mereka &lt;br /&gt;dalam kehidupanNya&lt;br /&gt;karena aku begitu menyayangi mereka&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3783161853611745769?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3783161853611745769/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3783161853611745769' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3783161853611745769'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3783161853611745769'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/02/malaikatku.html' title='Malaikatku'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TUwtAKQLNYI/AAAAAAAAAyI/CmKsGdVz7yQ/s72-c/3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-1319460711269880393</id><published>2011-02-02T06:40:00.000-08:00</published><updated>2011-02-02T06:41:30.306-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Hobi Baru</title><content type='html'>Iya, bener. Sekarang aku punya hobi baru. Mengutak-utik kata dan menjadikannya sebuah kalimat yang indah dan bermakna (paling tidak untukku). Kalimat itu kemudian aku pergunakan untuk meng-update statusku di fb tiap hari (pagi). Awalnya sih sekedar iseng... tapi sesudah jalan beberapa hari aku malah jadi ketagihan. Ketagihan yang mengharuskan aku untuk banyak &lt;span style="font-style:italic;"&gt;melihat, mendengar, merasakan, dan membaca segala sesuatu&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa kalimat yang udah aku share di fb ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;• Hidup itu terlalu singkat... apa yang sudah kita lakukan untuk mengisinya? menjadi terang bagi sesama atau justru malah hidup kita menjadi batu sandungan untuk orang lain?&lt;br /&gt;• Jadilah seperti matahari... tepat waktu, setia dalam tugas dan pelayanan, tidak menjadi pemilih tetapi memberi untuk semua, tidak mengeluh ketika mendung dan hujan datang tetapi justru memberi keindahan dengan hadirnya pelangi...&lt;br /&gt;• Mengapa harus mengeluh? Lihatlah sekeliling dan sadarilah… masih banyak mereka yang kekurangan, yang tidak memiliki papan, yang tidak memiliki penghasilan, yang hanya bisa mengharapkan belas kasih orang lain… maka, BERSYUKURLAH… untuk apa pun keadaanmu saat ini…&lt;br /&gt;• Mengapa menyimpan dendam? Mengapa harus menyemai kebencian? Pun, mengapa terus menerus mengakrabi kemarahan? Tawarkan semua itu dengan hati yang berlimpah kasih. Kasih yang memahami. Kasih yang memaafkan dan mengampuni. Juga, kasih yang mau menerima perbedaan...&lt;br /&gt;• Berbeda itu indah. Berbeda itu memberi kehidupan.&lt;br /&gt;Seperti halnya tubuh kita yang tersusun dari banyak perbedaan. &lt;br /&gt;Otak untuk berpikir. Mata untuk melihat. Telinga untuk mendengar. Mulut untuk berbicara. Dan masih banyak lagi… Ketika semua itu bersatu dan saling bergandeng mesra… kita pun mampu menggapai kebahagiaan… &lt;br /&gt;• Setiap orang mencari kebahagiaan tetapi tidak semua mampu meraihnya. &lt;br /&gt;Sebab kebahagiaan menuntut KEIKHLASAN dalam memberi dan menerima&lt;br /&gt;• Mengapa harus menyombongkan diri? Karena kelebihan fisik, aneka talenta, kepandaian, kekayaan, jabatan, kekuasaan... Semua itu adalah anugerah dariNya... maka RENDAH HATILAH senantiasa...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-1319460711269880393?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/1319460711269880393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=1319460711269880393' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1319460711269880393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1319460711269880393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/02/hobi-baru.html' title='Hobi Baru'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-1970078979452512083</id><published>2011-01-31T07:53:00.000-08:00</published><updated>2011-01-31T07:54:41.564-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Sayang</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku sayang kamu, aku menyayangimu, adek sayang…&lt;/span&gt; Apa yang terpikir di benak kita jika suatu saat ada seseorang yang melontarkan pernyataan-pernyataan tersebut kepada kita? Bingung? Panik? Atau malahan bertanya balik; kok sayang? Mengapa? Sayang yang bagaimana? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ini adalah pertanyaan yang wajar dan perlu diterangkan dengan jelas agar tidak terjadi salah tafsir yang akhirnya memicu perselisihan. Kata sayang di sini tentu saja bukan kata yang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sama&lt;/span&gt; yang diucapkan oleh orang-orang yang lagi berpacaran. Sayang yang dimaksud adalah sayang yang lebih luas maknanya. Sayang antara orangtua-anak, kakak-adek, antar teman-rekan-sahabat, antar pribadi dalam satu kelompok, dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sayang? Sebab, inilah yang menyebabkan kita ada di dunia ini. Ia yang maha segala-galanya, telah begitu menyayangi kita, memberi segala kebutuhan untuk kehidupan kita. Rasa ini pula yang menjadi satu alasan kita tetap mempertahankan hidup dan menjalaninya dengan sebaik-baiknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sayang, harus dan wajib diberikan kepada siapa saja. Entah untuk orang-orang terdekat, orang yang sudah lama dikenal maupun orang yang baru dikenal sekalipun. Sebab setiap pribadi itu patut disayangi. Setiap pribadi membutuhkan rasa itu untuk memperkembangkan kehidupannya. Maka, marilah kita saling menyayangi satu sama lain. Tanpa memandang perbedaan. Tanpa mempedulikan segala perselisihan. Tanpa mempertimbangkan suka atau tidak. Karena hanya dengan itulah dunia akan damai dan menjadi tempat yang membahagiakan untuk semua manusia. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;AKU MENYAYANGIMU&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-1970078979452512083?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/1970078979452512083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=1970078979452512083' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1970078979452512083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1970078979452512083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/sayang.html' title='Sayang'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3695394630252875482</id><published>2011-01-24T16:19:00.001-08:00</published><updated>2011-01-24T16:25:49.532-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Anak-anak Paroki Sumber Beraksi</title><content type='html'>Ada yang berbeda dengan misa ke 2 pk.07.00 dan ke 3 pk. 08.45 di Gereja Katedral, Minggu, 23 Januari. Tidak ada bunyi-bunyian yang berasal dari organ atau piano. Tidak ada petugas koor dari Gereja Katedral. Yang ada adalah seperangkat gamelan ditambah calung beserta anak-anak yang memainkan alat-alat tersebut dan kelompok koor yang bernyanyi dengan indah. Mereka berasal dari Dusun Diwak, Paroki Sumber, Muntilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang berjumlah 45 orang, terdiri dari anak-anak dan para pendamping, sudah datang sejak Sabtu malam, 22 Januari, dan disambut hangat oleh MUKAPALA dan para pendamping PIA yang mewakili dewan paroki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Romo FX. Sugiyana, Pr yang juga berasal dari Dusun Diwak, kehadiran mereka adalah untuk mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang mereka terima dari Paroki Katedral, saat terjadinya bencana Merapi, November lalu, juga bantuan dana transportasi untuk anak-anak yang masih bersekolah, yang diberikan selama 5 bulan terhitung sejak Desember 2010. Ungkapan terima kasih itu diwujudkan dengan menampilkan apa yang mereka punya yaitu keterampilan dalam olah gamelan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, kemahiran anak-anak dari Paroki Sumber itu mengundang decak kagum seluruh umat yang hadir dalam misa. Mereka tak segan bertepuk tangan. Beberapa bahkan mendatangi anak-anak itu untuk sekedar bersalaman dan mengucapkan selamat. Ini tentu menjadi awal yang sungguh baik untuk membangun persaudaraan. Persaudaraan atas dasar kasih dengan saling bergandeng tangan satu sama lain. Tidak hanya ketika terjadi bencana tetapi dapat terwujud setiap saat. Dengan demikian, Kerajaan Allah sungguh hadir secara nyata dalam kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YRlGs48I/AAAAAAAAAxE/YXEhs-wSVn8/s1600/14.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YRlGs48I/AAAAAAAAAxE/YXEhs-wSVn8/s320/14.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912879773574082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YMsSFoNI/AAAAAAAAAw8/diUOza7Bdqk/s1600/15.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YMsSFoNI/AAAAAAAAAw8/diUOza7Bdqk/s320/15.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912795801034962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YICP3LkI/AAAAAAAAAw0/N2mjtz90gR8/s1600/16.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YICP3LkI/AAAAAAAAAw0/N2mjtz90gR8/s320/16.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912715797933634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YEHkZPTI/AAAAAAAAAws/nQrVTMPrBkc/s1600/23.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YEHkZPTI/AAAAAAAAAws/nQrVTMPrBkc/s320/23.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912648506752306" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4X_ozBLgI/AAAAAAAAAwk/4rAWZV84qQA/s1600/24.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4X_ozBLgI/AAAAAAAAAwk/4rAWZV84qQA/s320/24.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912571527114242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4X6iNnVZI/AAAAAAAAAwc/EmCYJlmDRCk/s1600/19.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4X6iNnVZI/AAAAAAAAAwc/EmCYJlmDRCk/s320/19.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912483860272530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4X1THGxnI/AAAAAAAAAwU/-8I32Y0inG8/s1600/25.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4X1THGxnI/AAAAAAAAAwU/-8I32Y0inG8/s320/25.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912393907095154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4XttI5cMI/AAAAAAAAAwM/7Sb5CHLO6r4/s1600/26.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4XttI5cMI/AAAAAAAAAwM/7Sb5CHLO6r4/s320/26.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912263454978242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4XnHpUcqI/AAAAAAAAAwE/ZKlANa2-a5Q/s1600/27.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4XnHpUcqI/AAAAAAAAAwE/ZKlANa2-a5Q/s320/27.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565912150311203490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3695394630252875482?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3695394630252875482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3695394630252875482' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3695394630252875482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3695394630252875482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/anak-anak-paroki-sumber-beraksi.html' title='Anak-anak Paroki Sumber Beraksi'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TT4YRlGs48I/AAAAAAAAAxE/YXEhs-wSVn8/s72-c/14.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2356672271456611179</id><published>2011-01-19T22:49:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T22:50:10.776-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Apa Gunanya?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apa gunanya menjadi pemimpin&lt;br /&gt;jika apa yang dikatakan tidak dilaksanakan&lt;br /&gt;hanya bisa berdalih &lt;br /&gt;dan sembunyi di balik punggung orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa gunanya berwajah rupawan&lt;br /&gt;memiliki tubuh atletis dengan segudang kemampuan&lt;br /&gt;tapi hatinya membatu&lt;br /&gt;dan tidak peduli pada sesama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa gunanya berlimpah kekayaan&lt;br /&gt;punya jabatan tinggi dan kekuasaan tanpa batas&lt;br /&gt;namun tidak pernah merasa bahagia&lt;br /&gt;karena ketamakan dan ketidakpuasan&lt;br /&gt;begitu memggerogoti jiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa gunanya memiliki isi seluruh dunia ini&lt;br /&gt;jika Engkau sudah tak lagi bernyawa&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;APA GUNANYA?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2356672271456611179?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2356672271456611179/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2356672271456611179' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2356672271456611179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2356672271456611179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/apa-gunanya.html' title='Apa Gunanya?'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-1261371349749471642</id><published>2011-01-18T06:38:00.000-08:00</published><updated>2011-01-18T06:40:20.218-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Pamer</title><content type='html'>Apakah Anda suka pamer? Jika pertanyaan semacam ini dilontarkan kepada Anda, apa yang Anda lakukan? Buru-buru menolak dan mengatakan berbagai alasan yang mendukung bahwa Anda bukanlah orang yang suka pamer atau... dengan tersipu-sipu Anda akan menggangguk dan mengiyakan pertanyaan itu? Apa pun jawaban atau reaksi yang Anda lakukan, percayalah bahwa sebenarnya, Anda dan saya sudah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dari sononya&lt;/span&gt; dititahkan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho kok? Coba ingat-ingat lagi... apa yang Anda lakukan ketika memiliki barang atau sesuatu yang baru... pasti dorongan bawah sadar Anda akan mengajak Anda untuk segera menggunakan barang atau sesuatu yang baru tersebut dengan tujuan agar bisa dilihat orang lain. Kalau orang lain sudah melihat atau bahkan memberi komentar, tentu Anda akan merasa bangga. Hati Anda akan diliputi kegembiraan karena sudah berhasil menunjukkan hal yang baru itu kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, tidaklah mengherankan jika banyak orang terus berlomba-lomba untuk mendapatkan jabatan tinggi bagaimana pun caranya. Banyak orang bersaing untuk menumpuk kekayaan. Banyak pula di antara mereka yang dengan segala cara berusaha untuk memperoleh kekuasaan. Setelah semua itu didapatkan, mereka dengan segera ’unjuk diri’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu masih segar di ingatan kita cerita soal Gayus Tambunan. Pegawai pajak golongan III A yang memiliki kekayaan super mewah. Ketika terbukti bahwa kekayaan tersebut diperoleh dari hasil menggelapkan pajak berbagai perusahaan yang menjadi kliennya, Gayus tenang-tenang saja. Bahkan ia masih bisa tersenyum saat dijadikan tersangka dan kemudian ditahan. Akhirnya terbukti bahwa meski dipenjara, Gayus masih bisa melenggang keluar masuk dengan seenaknya. Gayus ingin pamer bahwa dengan uang yang dimilikinya bisa mengalahkan segalanya termasuk hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah pamer semacam ini yang akan kita lakukan? Pamer keburukan dan kejahatan? Pamer hal-hal yang menyebabkan pertentangan dan cenderung merugikan orang lain? Tentu tidak. Semestinya kita bisa melakukan hal ini: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pamer kasih sayang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pamer perhatian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pamer aneka kebaikan yang lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. B&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ukan karena supaya dipuji tetapi terutama agar semakin banyak orang yang tergerak untuk melakukannya. Dengan demikian, dunia yang kita tinggali ini akan semakin membawa kedamaian dan kebahagiaan untuk kita&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apakah Anda mau?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-1261371349749471642?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/1261371349749471642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=1261371349749471642' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1261371349749471642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1261371349749471642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/pamer.html' title='Pamer'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6694521478061915653</id><published>2011-01-17T07:47:00.001-08:00</published><updated>2011-01-17T07:47:57.718-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Pohon Mangga di Depan Rumah</title><content type='html'>Aku masih ingat, pohon mangga di depan rumah itu di tanam bapak saat aku berumur 5 tahun. Awalnya hanyalah sebutir biji mangga yang dibuang begitu saja oleh bapak di pekarangan rumah. Dari biji yang mati, perlahan mengeluarkan tunas, dan beberapa hari kemudian, daun-daun muda mulai bermunculan. Atas inisiatif bapak, tanaman itu kemudian dipindahkan di depan rumah. “Biar nanti saat menjadi besar, bisa menjadi peneduh untuk rumah kita. Toh buahnya juga bisa dinikmati,” begitu kata bapak saat ditanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh tahun berlalu. Pohon mangga di depan rumah itu telah menjulang tinggi. Batangnya besar dan kokoh. Daun-daunnya begitu rimbun dan menghijau. Bapak dengan telaten merawat pohon mangga itu. Setiap sebulan sekali, ia menaburkan pupuk di sekeliling tanaman. Harapannya, pohon mangga itu segera menghasilkan buah. Tapi harapan hanya tinggal harapan. Meski berbagai cara sudah dilakukan, pohon mangga di depan rumah itu tidak menampakkan tanda-tanda akan segera berbuah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun kemudian, setelah bapak sudah merasa lelah dengan berbagai usaha yang dilakukannya, dan mulai ’cuek’ dengan keberadaan pohon mangga itu, hal yang tidak diduga-duga terjadi: pohon mangga itu berbunga! Bunganya tumbuh sangat lebat hingga memenuhi dahan dan rantingnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bunga menjadi bakal buah. Bakal buah yang semula kecil perlahan-lahan membesar menjadi buah yang sempurna, matang hingga siap untuk dipanen. Dan saat panen tiba, kegembiraan kami begitu meluap. Sebagai ungkapan syukur, sebagian besar hasil panen, kami bagikan ke para tetangga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon mangga di depan rumah itu masih kokoh berdiri. Darinya, kami mendapatkan hikmah yang sangat berharga. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tentang kesabaran dan kepasrahan yang harus dibarengi dengan usaha yang tidak kenal lelah. Tentang kepercayaan. Percaya bahwa kehendakNyalah yang terbaik. Juga sikap saling berbagi. Karena apa yang sudah kita terima hanyalah titipan dariNya, yang hendaknya juga kita bagikan kepada orang lain. Dengan demikian, kita akan menjadi saluran berkat untuk orang lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Semoga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6694521478061915653?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6694521478061915653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6694521478061915653' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6694521478061915653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6694521478061915653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/pohon-mangga-di-depan-rumah.html' title='Pohon Mangga di Depan Rumah'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5369254193040356785</id><published>2011-01-13T08:55:00.000-08:00</published><updated>2011-01-13T08:56:29.487-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Bersyukurlah</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bersyukurlah, jika hari ini engkau masih bisa makan&lt;br /&gt;Bersyukurlah, bila hari ini engkau masih diberi kesehatan&lt;br /&gt;Bersyukurlah,&lt;br /&gt;untuk mata yang bisa melihat,&lt;br /&gt;untuk mulut yang mampu berkata-kata,&lt;br /&gt;untuk telinga yang masih mendengar,&lt;br /&gt;untuk tangan dan kaki yang tetap beraktifitas,&lt;br /&gt;untuk hati yang mampu mendengar bisikanNya&lt;br /&gt;Bersyukurlah, untuk pekerjaan yang masih engkau dapatkan&lt;br /&gt;Bersyukurlah, untuk sandang dan papan yang engkau punya&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bersyukurlah dan teruslah beryukur&lt;br /&gt;karena engkau masih hidup&lt;br /&gt;HARI INI&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5369254193040356785?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5369254193040356785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5369254193040356785' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5369254193040356785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5369254193040356785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/bersyukurlah.html' title='Bersyukurlah'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-1918119415423830673</id><published>2011-01-13T08:07:00.000-08:00</published><updated>2011-01-13T08:12:11.746-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Membalas Dengan Kasih</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Jika aku disakiti, aku akan ganti menyakiti&lt;br /&gt;jika aku dicaci, aku pun akan balik mencaci&lt;br /&gt;kejahatan harus dibalas dengan kejahatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku akan kecewa dan marah jika segala sesuatu &lt;br /&gt;tidak sesuai dengan keinginanku&lt;br /&gt;tapi aku tidak pernah memikirkan &lt;br /&gt;orang lain yang juga kecewa dan marah&lt;br /&gt;karena perbuatanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kenapa?&lt;br /&gt;padahal Tuhan tidak pernah memarahiku&lt;br /&gt;ketika aku lalai menghadapNya&lt;br /&gt;Ia tidak pernah menghukumku&lt;br /&gt;meski aku berulangkali melukai hatiNya&lt;br /&gt;justru kasihNyalah yang selalu merengkuhku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;ajarilah aku untuk membalas dengan kasih&lt;br /&gt;seperti kasihMu yang tanpa batas&lt;br /&gt;yang selalu tercurah untukku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-1918119415423830673?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/1918119415423830673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=1918119415423830673' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1918119415423830673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1918119415423830673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/membalas-dengan-kasih.html' title='Membalas Dengan Kasih'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6317129626743313200</id><published>2011-01-12T07:48:00.000-08:00</published><updated>2011-01-12T07:49:09.686-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Negeri Sejuta Kebohongan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Negeri kami yang dulu gemah ripah loh jinawi,&lt;br /&gt;kini hanyalah negeri yang dipenuhi dengan kebohongan&lt;br /&gt;aneka dusta dan sumpah palsu bertebaran di mana-mana&lt;br /&gt;bagaikan deras air di musim hujan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kami sudah muak  &lt;br /&gt;telinga kami sudah begitu kebal&lt;br /&gt;dengan sejuta janji yang terus engkau lontarkan&lt;br /&gt;janji yang hanya tinggal janji&lt;br /&gt;tanpa pernah menjadi kenyataan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan salahkan kami jika tak lagi percaya&lt;br /&gt;Jangan salahkan kami jika berontak&lt;br /&gt;karena kami sudah terlalu bosan &lt;br /&gt;karena kami juga ingin hidup sejahtera&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6317129626743313200?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6317129626743313200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6317129626743313200' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6317129626743313200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6317129626743313200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/negeri-sejuta-kebohongan.html' title='Negeri Sejuta Kebohongan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2565456062359061746</id><published>2011-01-06T08:19:00.000-08:00</published><updated>2011-01-06T08:25:08.250-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Negeri Para Maling</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TSXsE1DFbLI/AAAAAAAAAv8/Qiyb3P8XEs8/s1600/tikus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 204px; height: 248px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TSXsE1DFbLI/AAAAAAAAAv8/Qiyb3P8XEs8/s320/tikus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5559108882762394802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah dunia antah berantah, tersebutlah sebuah negeri yang makmur. Tanahnya subur. Lautnya luas dengan berjuta jenis hewan laut. Hutannya pun menghijau dari ujung barat hingga ujung timur. Penduduknya yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani, hidup sederhana, ramah, dan suka menolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, perlahan namun pasti, perubahan terjadi di negeri itu. Kekayaan alam yang melimpah membuat orang menjadi rakus. Hasil bumi dikeruk tanpa henti. Pohon-pohon di hutan terus digunduli dengan alasan untuk pemukiman dan pembangunan. Gedung-gedung semakin banyak dibangun tanpa pernah memikirkan lingkungannya. Dan parahnya... &lt;span style="font-style:italic;"&gt;banyak penduduk di negeri itu tidak lagi memandang kesederhanaan, keramahan, dan sikap saling tolong-menolong, sebagai nilai-nilai yang harus diperjuangkan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa dari mereka, berubah menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;maling&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Maling terhormat&lt;/span&gt;, itu istilah kerennya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Di luar tampak necis dan wangi dengan pakaian dan aksesoris super mahal yang didatangkan dari negeri lain tapi ternyata di dalam, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;busuk dan berulat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Mereka terus mengeruk keuntungan untuk memperkaya diri sendiri. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;”Persetan dengan orang lain. Emangnya gue pikirin!”&lt;/span&gt; begitu kalimat sakti yang menjadi mantra dalam kehidupan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para &lt;span style="font-style:italic;"&gt;maling&lt;/span&gt; terus memperbanyak diri. Mereka saling berlindung dan membentuk jaringan yang semakin kuat. Sementara, sebagian besar penduduk negeri itu hidup semakin susah. Kesejahteraan seakan-akan semakin jauh dari kehidupan mereka akibat ulah para &lt;span style="font-style:italic;"&gt;maling&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para &lt;span style="font-style:italic;"&gt;maling&lt;/span&gt; semakin jumawa. Tidak ada lagi yang dapat mengganggu mereka. Pun dengan hukum yang menjadi panglima tertinggi di negeri itu. Seakan semua takluk dan bertekuk lutut di bawah kaki para &lt;span style="font-style:italic;"&gt;maling&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ah, akankah negeri itu terus menjadi surga para maling? Akankah para maling terus tertawa di atas penderitaan orang lain? Tidak ada yang bisa menjawab secara pasti... hanya satu hal yang harus selalu diingat... &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TIDAK ADA YANG ABADI DI DUNIA INI&lt;/span&gt;... &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TIDAK ADA GUNANYA MENDAPATKAN SELURUH ISI DUNIA INI JIKA ENGKAU SUDAH MATI&lt;/span&gt;...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2565456062359061746?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2565456062359061746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2565456062359061746' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2565456062359061746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2565456062359061746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/negeri-para-maling.html' title='Negeri Para Maling'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TSXsE1DFbLI/AAAAAAAAAv8/Qiyb3P8XEs8/s72-c/tikus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2384547565830621983</id><published>2011-01-05T08:02:00.000-08:00</published><updated>2011-01-05T08:03:27.620-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Kebiasaan</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kebiasaan itu&lt;br /&gt;ibarat menancapkan sebuah paku&lt;br /&gt;butuh berkali-kali ayunan palu &lt;br /&gt;agar ia bisa masuk&lt;br /&gt;dalam dan semakin dalam&lt;br /&gt;agar ia menjadi sulit untuk dilepaskan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu,&lt;br /&gt;manakah kebiasaan yang engkau punya?&lt;br /&gt;baik ataukah buruk?&lt;br /&gt;seberapa banyakkah?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2384547565830621983?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2384547565830621983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2384547565830621983' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2384547565830621983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2384547565830621983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/kebiasaan.html' title='Kebiasaan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7132183944442136406</id><published>2011-01-02T07:35:00.000-08:00</published><updated>2011-01-02T07:58:13.816-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Kebersamaan Yang Indah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TSCb00IWJpI/AAAAAAAAAv0/H4r844F0KyM/s1600/pohonku.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 270px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TSCb00IWJpI/AAAAAAAAAv0/H4r844F0KyM/s400/pohonku.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5557613271824344722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sabtu malam, 1 Januari, kami, Pendamping PIA Gereja Katedral mengadakan syukuran atas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘proyek’&lt;/span&gt; kami yang sudah berhasil dengan baik. Memang hanya syukuran sederhana dengan bubur &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘kesel’&lt;/span&gt;, nasi gudangan plus lauk-pauk, juga puding sebagai pencuci mulut, tetapi tidak mengurangi kebahagiaan di antara kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Proyek yang luar biasa. Bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan!” &lt;/span&gt;begitu seru kebanyakan dari kami. Yah, proyek kami ini memang hal yang tidak biasa, yang kami kerjakan dengan penuh perjuangan, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;mengubah apa yang sebelumnya tidak berguna menjadi sesuatu yang indah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;menyulap gelas-gelas bekas air mineral menjadi sebuah pohon natal&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Dan untuk itu, kami mengerjakannya selama hampir satu tahun. Mulai dari menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’pemulung’&lt;/span&gt; di berbagai acara dan berbagai tempat, membentuk kepanitiaan dan mencari donatur, membersihkan gelas-gelas yang sudah terkumpul, mengelem satu demi satu, hingga menyusun dan merancangnya menjadi sebuah pohon natal. Berat tapi membahagiakan. Apalagi kami terus bersatu di dalam suka dan duka. Suka, karena kami jadi sering bertemu, bercanda ria, dan bekerja bersama. Duka, karena beberapa di antara kami ada yang terkena &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’cutter’&lt;/span&gt; saat membersihkan gelas-gelas dan anggota tubuh yang terkena lem yang masih panas hingga meninggalkan bekas yang sulit hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebersamaan yang indah. Kebersamaan yang membawa suka cita. Suka cita yang begitu memenuhi relung hati kami. Suka cita saat memandang ’&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pohon natal gelas air mineral&lt;/span&gt;’ yang sudah kami buat, berdiri gagah di dalam gereja dengan lampu-lampu yang menghiasinya. Suka cita karena hasil karya kami juga memberi berkat untuk orang lain. Sungguh, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ia yang telah memulai pekerjaan baik, telah menyelesaikannya &lt;br /&gt;pula&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NOTE:&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Pohon Natal Gelas Air Mineral... tersusun dari 24.682 cup dan 1037 lem tembak... disusun dan dirangkai mulai 18 Oktober hingga 20 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7132183944442136406?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7132183944442136406/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7132183944442136406' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7132183944442136406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7132183944442136406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2011/01/kebersamaan-yang-indah.html' title='Kebersamaan Yang Indah'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TSCb00IWJpI/AAAAAAAAAv0/H4r844F0KyM/s72-c/pohonku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6286990364074836173</id><published>2010-12-31T07:02:00.000-08:00</published><updated>2010-12-31T07:06:40.506-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Selamat Tahun Baru</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TR3xbiD8AII/AAAAAAAAAvs/ucOGw1j5CjQ/s1600/tahun%2Bbaru.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TR3xbiD8AII/AAAAAAAAAvs/ucOGw1j5CjQ/s400/tahun%2Bbaru.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5556862970547142786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Waktu terus berlalu&lt;br /&gt;tak terasa tahun pun berganti&lt;br /&gt;segala peristiwa kini tinggalah kenangan&lt;br /&gt;suka maupun duka&lt;br /&gt;biarlah semua menjadi cermin&lt;br /&gt;biarlah segala memberi hikmah&lt;br /&gt;untuk menapaki masa depan yang lebih baik&lt;br /&gt;di hari yang baru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat Tahun Baru, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sahabat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6286990364074836173?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6286990364074836173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6286990364074836173' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6286990364074836173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6286990364074836173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/12/selamat-tahun-baru.html' title='Selamat Tahun Baru'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TR3xbiD8AII/AAAAAAAAAvs/ucOGw1j5CjQ/s72-c/tahun%2Bbaru.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7986564659642376049</id><published>2010-12-21T03:43:00.000-08:00</published><updated>2010-12-21T03:45:55.662-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syukur'/><title type='text'>Syukurku</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TRCTblJJoEI/AAAAAAAAAvY/FW9VsPTHhQI/s1600/IMG_3212.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 259px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TRCTblJJoEI/AAAAAAAAAvY/FW9VsPTHhQI/s400/IMG_3212.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5553100442584064066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;Aku bersyukur karena Engkau selalu menyertai kami&lt;br /&gt;Hingga kami dapat menyelesaikan proyek ini...&lt;br /&gt;Semoga segala jerih lelah kami &lt;br /&gt;Menjadi berkah bagi kami dan sesama...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7986564659642376049?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7986564659642376049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7986564659642376049' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7986564659642376049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7986564659642376049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/12/syukurku.html' title='Syukurku'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TRCTblJJoEI/AAAAAAAAAvY/FW9VsPTHhQI/s72-c/IMG_3212.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3893311189934496067</id><published>2010-11-25T07:56:00.001-08:00</published><updated>2010-11-25T07:57:48.468-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Hujan</title><content type='html'>Pagi ini hujan turun membasahi bumi. Dan hawa dingin datang menyelimuti kehidupan. Aku masih meringkuk di bawah selimut ketika tiba-tiba bunyi alarm berbunyi. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Rrrriiiinngggg…&lt;/span&gt;. Aku mencoba membuka mata walau berat dan kulihat jam di dinding sudah menunjukkan pukul 05.00. Aduh, aku harus bangun! Aku harus segera mandi karena hari ini aku sudah berjanji untuk mulai lagi mengikuti misa harian yang sejak tiga hari ini sudah aku tinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak aku terdiam. Bukankah di luar hujan deras? Apakah aku akan nekat menerobos hujan untuk mengikuti misa? Aku berada dalam kebimbangan. Akhirnya, aku memutuskan untuk tetap berangkat. Kenapa aku harus takut dengan hujan? Bukankah aku bisa memakai payung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan bagi sebagian orang kadang terasa menakutkan. Menakutkan karena ia bisa saja datang begitu tiba-tiba dan memporak-porandakan pesta ultah atau pesta perkawinan yang sudah dirancang  sempurna dengan undangan yang berlimpah. Menakutkan karena mungkin ia juga akan membatalkan janji kita dengan klien penting yang akan mendatangkan keuntungan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian yang lain hujan memang benar-benar menakutkan karena ia menyebabkan banjir. Banjir yang menenggelamkan apa saja. Banjir yang membuat jalanan jadi macet, semrawut dan penuh ketidaksabaran dimana-mana. Banjir yang kemudian membuat rumah kita menjadi kotor penuh sampah dan lumpur, yang membuat kita harus bersusah payah untuk membersihkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi sebagian yang lain, hujan adalah berkah. Hujan menjadi rahmat yang sungguh dinantikan oleh para petani yang sawahnya kering, tanahnya pecah-pecah dan tandus akibat kekeringan selama berbulan-bulan. Hujan adalah anugerah karena ia membawa pertanda dimulainya sebuah pengharapan. Pengharapan akan kehidupan yang lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan tetaplah hujan. Ia akan turun ketika saatnya sudah tiba. Namun darinya kita bisa belajar tentang arti sebuah persiapan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hujan yang datang hendaknya mengingatkan kita untuk segera membenahi atap rumah yang bocor. Hujan yang datang kiranya juga mengingatkan kita untuk segera memeriksa got depan atau samping rumah. Apakah ia mampet karena sudah terlalu banyak timbunan sampah akibat perilaku kita? Bukankah kita harus segera membersihkannya agar ketika hujan itu datang dengan deras, air dapat segera mengalir dengan lancar sehingga tidak terjadi banjir. Bukankah hujan yang datang juga mengingatkan kita untuk selalu menjaga raga kita agar tetap kuat beraktivitas dan tidak mudah terserang penyakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang datangnya hujan mengajak kita untuk bersiap-siap. Namun alangkah lebih baik jika persiapan itu bisa kita lakukan jauh hari sebelum ia benar-benar datang seperti halnya para petani yang sawahnya kering, tandus dan pecah-pecah akibat kemarau. Mereka tidak diam berpangku tangan tetapi tetap mencangkuli dan membajak tanahnya dengan penuh kesabaran agar ketika hujan itu benar-benar turun mereka dapat segera memanfaatkan tanah itu untuk menaburkan benih kehidupan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Nah&lt;/span&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NB: REPOST&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3893311189934496067?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3893311189934496067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3893311189934496067' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3893311189934496067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3893311189934496067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/11/hujan.html' title='Hujan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4741637246763804761</id><published>2010-11-23T02:36:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T02:42:48.634-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Matahari dan Pohon Tua</title><content type='html'>Pagi ini matahari lagi ngambek. Wajahnya ditekuk dan kelihatan jelek sekali. Ia sudah meniatkan diri untuk tidak melakukan apa-apa hari ini. Ia kepingin tidur seharian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat hendak memulai aksi tidurnya, tiba-tiba sebuah pohon tua datang menghampirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Met Pagi, Mata. Tumben kok belum siap-siap berangkat kerja?” sapa pohon tua, ramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh, Po Tua. Hari ini aku tidak mau kerja lagi! Aku pingin tidur saja!” jawab Mata sambil beringsut membetulkan letak selimutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lho kok ndak kerja, lalu bagaimana jika hari ini dunia menjadi gelap gulita?” Po Tua keheranan mendengar jawaban Mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ahh… biarin, aku tidak peduli! Pokoknya aku ndak mau kerja lagi!!” seru Mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lagi ada masalah ya dengan pekerjaan yang kamu lakukan?” tanya Po Tua lembut sambil berusaha menenangkan emosi Mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat perhatian dari Po Tua, emosi Mata perlahan mereda. Ia segera menegakkan tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku sudah bosan dengan pekerjaanku. Aku merasa apa yang sudah aku lakukan selama ini hanya kesia-siaan belaka...!” urai Mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maksudmu?” tanya Po Tua tak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Coba lihatlah para manusia itu, apa yang telah mereka lakukan selama ini? Mereka hanya mau menangnya sendiri. Mereka tidak pernah mau belajar untuk setia seperti kesetiaan yang selama ini telah aku tunjukkan. Dengan seenaknya mereka menceraikan istri-suami mereka hanya karena merasa istri-suami sudah ndak menarik lagi. Sudah merasa populer dan banyak uang hingga sah-sah saja kalo mencari wanita atau pria pendamping lain. Berbuat kasar terhadap istri, suami atau anak-anak mereka. Dan ujung-ujungnya mereka saling berebut harta, berebut anak bahkan berebut harga diri. Lalu apa artinya pesta pernikahan megah yang dahulu pernah mereka lakukan hingga menelan biaya miliaran rupiah. Apa artinya menikah di tempat-tempat yang suci kalo ujung-ujungnya hanya untuk bercerai!”&lt;/span&gt;  Sejenak Mata menghela napas. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Mereka juga tidak pernah mau belajar setia pada kebenaran. Setia dengan hati nurani mereka masing-masing. Orang saat ini begitu mudah tersulut emosinya bahkan saling bunuh hanya karena masalah sepele. Lebih parah lagi, mereka memperlakukan sesamanya seperti hewan yang bisa dimutilasi dan dibuang bak seonggok sampah yang tiada berguna. Belum lagi mereka suka bertikai, tawuran yang tidak jelas, berperang hingga mengorbankan kepentingan sesama yang tidak berdosa. Sebagian lagi lebih suka menghambur-hamburkan uang karena merasa sudah berkelimpahan. Padahal harta  yang mereka dapat itu dari hasil merampok dan merampas hak orang lain dengan cara korupsi. Nah, jika demikian bukankah apa yang aku lakukan selama ini tidak ada artinya sama sekali?”&lt;/span&gt; Mata terengah-engah dengan penjelasannya yang panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Po Tua hanya terdiam. Beberapa saat ia mencoba memahami kegelisahan yang dirasakan oleh Mata, sahabatnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mata, dulu aku juga pernah merasakan perasaan seperti itu. Perasaan tidak dihargai. Perasaan diabaikan dan tidak dianggap ketika para manusia itu dengan seenaknya menggunakan anggota tubuhku untuk kepentingan mereka. Memaku dengan sadis. Mengikat dengan tali temali sekuat tenaga hingga aku kesulitan untuk bernafas. Dan masih banyak lagi kesengsaraan yang mereka buat untukku. Namun akhirnya aku sadar, aku harus tetap bertahan…” terang Po Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa maksudmu…?!” tanya Mata kurang mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Coba lihatlah sekelilingmu. Bukankah di hamparan ilalang masih banyak tumbuh bunga indah beraneka warna. Bukankah masih ada keharuman di tengah bau yang tidak sedap sekalipun,”&lt;/span&gt; jawab Po Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayolah, Po Tua. Jangan malah memberi perumpamaan yang berbelit-belit seperti itu. Aku semakin tidak mengerti?”  bujuk Mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Di tengah ketidaksetiaan istri dan suami masih banyak juga yang tetap setia mempertahankan pilihan mereka. Satu istri atau satu suami hingga maut memisahkan. Di antara manusia yang suka bertikai, masih ada yang selalu mengusahakan perdamaian. Masih banyak pula yang menjunjung tinggi rasa cinta terhadap sesama. Saling menghargai, memberi perhatian dan saling menolong. Dan ada pula yang selalu mengusahakan kebaikan untuk hidup bersama. Bukankah bagi mereka, cahayamu akan sungguh berguna? Bukan saja akan menjadi penerang bagi langkah mereka tetapi lebih-lebih akan menjadi pelita dan sumber teladan bagi manusia lain yang hidup dalam kegelapan.”&lt;/span&gt; jelas Po Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata manggut-manggut. Ia berusaha meresapi apa yang barusan dikatakan Po Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Satu hal yang harus diingat: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kita harus bertahan. Bertahan untuk sikap dan tindakan yang baik di tengah banyak keburukkan dan kejahatan. Jangan sampai kita hanyut pada arus yang akan membawa kita pada ketidaksetiaan dan kegelapan. Kita harus berani setia pada kebenaran yang sudah kita pilih dan berani pula untuk mempertanggungjawabkannya&lt;/span&gt;!” &lt;/span&gt;tambah Po Tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Mata semakin mengerti. Sejurus kemudian ia teringat sesuatu dan segera berlari sambil berkata, “Trima kasih Po Tua, kini aku mengerti. Maaf, aku harus segera pergi untuk melaksanakan tugasku…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Po Tua tersenyum melihat tingkah sahabatnya. Dalam hati ia bersyukur karena sudah berhasil menyampaikan kebenaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NB: REPOST&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4741637246763804761?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4741637246763804761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4741637246763804761' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4741637246763804761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4741637246763804761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/11/matahari-dan-pohon-tua.html' title='Matahari dan Pohon Tua'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2280266955003163273</id><published>2010-11-20T08:24:00.000-08:00</published><updated>2010-11-20T08:25:36.280-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Peduli</title><content type='html'>Apakah kita peduli pada rambut yang mulai panjang, yang sudah tiba waktunya bagi kita untuk pergi ke tukang cukur? Pada perut kita yang keroncongan di tengah kesibukan yang begitu padat? Apakah kita peduli pada mata yang sudah lelah akibat lama begadang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita peduli pada istri yang mengajak kita untuk berbicara? Peduli dengan omelan istri saat sesuatu tidak berjalan sebagaimana mestinya? Apakah kita peduli pada bayi kecil kita yang menangis karena lapar dan mengompol? Peduli dengan ayah-ibu yang beranjak tua dan mulai sakit-sakitan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita peduli pada kamar tidur kita yang berantakan? Pada tumpukan pakaian di pojok kamar yang menunggu untuk dilipat dan disetrika? Pada pakaian yang mulai sobek? Pada tumpukan piring cucian di sudut dapur? Pada sepatu yang mulai berdebu? Peduli pada halaman rumah yang kotor? Pada got depan rumah yang mulai mampet? Pada sampah yang dibuang tidak pada tempatnya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita masih suka menerobos lampu lalu lintas di perempatan jalan saat warnanya masih merah? Pedulikah kita dengan anak-anak kecil di pinggir jalan yang asyik mengamen dan meminta-minta di saat teman-temannya yang lain bersekolah? Apakah kita peduli dengan situasi masyarakat di sekitar kita? Pada tetangga yang butuh bantuan? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita seorang perokok, apakah kita peduli dengan asap rokok yang mengganggu orang lain yang ada di sekeliling kita? Peduli bahwa dengan tindakan kita sudah merugikan kesehatan orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita seorang pedagang, apakah kita peduli dengan apa yang sudah kita jual? Dengan kualitasnya? Dengan harganya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita seorang pemimpin, apakah kita peduli dengan rakyat yang kita pimpin? Dengan kebijakan-kebijakan yang kita ambil? Dengan janji-janji yang pernah diucapkan dahulu? Apakah kita peduli dengan kesejahteraan rakyat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan, mengapa kita peduli akan semua hal itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kita adalah makhluk Tuhan yang sudah dikaruniai akal dan budi. Karena Tuhan tidak hanya menciptakan AKU, KAMU atau KITA. Karena Ia telah menciptakan dunia seisinya secara lengkap dan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu kita harus peduli. Karena dengan peduli berarti kita sudah menghargai hidup. Dengan peduli kita belajar bersosialisasi dan bertoleransi. Dengan peduli membuat hidup menjadi damai, tenteram dan mutu hidup semakin berkembang. Dengan peduli berarti kita sudah bersyukur pada Tuhan. Bersyukur karena Ia pun sudah peduli pada kehidupan dan kebutuhan kita. Bersyukur atas  segala kebaikan yang sudah diberikanNya untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, marilah kita peduli!!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NB: REPOST&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2280266955003163273?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2280266955003163273/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2280266955003163273' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2280266955003163273'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2280266955003163273'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/11/peduli.html' title='Peduli'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2349548048221690574</id><published>2010-11-18T08:30:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T08:31:07.847-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Kambing dan Serigala</title><content type='html'>Pada jaman dahulu, kambing berteman dengan serigala. Mereka hidup dalam damai dan saling tolong satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu malam, kambing tengah terjaga. Sudah bolak-balik ia berusaha memejamkam mata tetapi tetap saja tidak bisa tidur. Dalam kepalanya terus saja terpikir sesuatu. Sesuatu yang membuatnya menjadi uring-uringan beberapa hari ini. “Aku harus bisa seperti serigala!” jerit hatinya. “Alangkah senangnya menangkap mangsa. Alangkah enaknya makan daging. Aku sudah bosan dengan makananku sehari-hari. Hanya rumput, rumput dan rumput melulu. Pokoknya, aku harus bisa seperti serigala!”  tekad kambing, pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, saat matahari masih malu-malu memberikan sinarnya, kambing bergegas ke rumah serigala. Di sana, dilihatnya serigala masih asyik bermalas-malasan di atas tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Serigala, ayo cepat bangun! Aku ingin berburu denganmu,” teriak kambing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serigala terkejut. Sesaat ia melihat ke arah asal suara itu. Dilihatnya kambing sudah berada di depan pintu rumahnya. Sejenak ia merasa heran lalu katanya, “Eh, apa aku tidak salah dengar? Bukankah engkau tidak bisa berburu?” tanya serigala dengan wajah keheranan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Makanya aku pergi ke sini. Aku ingin kamu mengajari aku bagaimana caranya berburu dan menangkap mangsa. Aku ingin merasakan daging buruanku,” jawab kambing penuh semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serigala semakin terheran-heran. Namun ia tak ingin mengecewakan sahabatnya itu terlebih ia sudah paham watak kambing. Jika sudah memiliki keinginan, pasti tidak bisa dicegah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka segera menuju ke tempat perburuan di balik bukit. Tempat di mana serigala biasa berburu. Dan memang, tempat itu dipenuhi hewan-hewan lain dari beragam jenis. Ada rusa, kelinci, kuda, harimau, burung dan masih banyak lagi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serigala mulai bersiap-siap. Pertama-tama ia mencari tempat persembunyian untuk mengintai hewan buruannya. Setelah menetapkan target, segera ia berlari dan mulai mengejar sang buruan. Tak berapa lama seekor kelinci telah berhasil ditangkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing semakin iri melihat kepandaian sahabatnya. Dengan tidak sabar, ia minta diajari. Dan setelah merasa cukup mengerti, kambing ingin segera mencoba untuk berburu. Pertama-tama setelah mengintai beberapa saat, ia menetapkan seekor anak rusa gemuk yang tengah asyik makan sebagai sasaran. Dengan mengendap-endap kambing mulai mendekati anak rusa itu. Setelah dirasa cukup dekat, kambing segera berlari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak rusa itupun terkejut melihat kedatangan kambing. Dengan reflek ia segera berlari menyelamatkan diri. Terjadi saling kejar. Kambing yang tidak biasa berlari segera saja ‘ngos-ngosan’ dan tertinggal jauh. Akhirnya anak rusa itu menghilang dari pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing tidak putus asa. Segera ia menetapkan target buruan yang lain. Namun hal yang sama terus saja terulang. Ia gagal mendapatkan hewan buruannya hingga hari beranjak sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudahlah kambing, ini memang bukan pekerjaanmu. Ayo kita segera pulang,” ajak serigala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kambing yang begitu kelelahan dengan kaki-kaki yang mulai gemetaran karena rasa capai yang tidak terkira hanya bisa menggangguk. Dengan langkah tertatih-tatih ia mengikuti serigala dari belakang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di rumah, serigala segera menghidangkan hasil buruannya di atas meja. Kambing sangat bersukacita atas kemurahan sahabatnya. “Tidak apa hari ini aku gagal, toh aku masih bisa makan daging buruan serigala, “ begitu pikirnya. Segera ia mengambil sepotong daging itu, mengigitmya sebentar dan kemudian menelannya. Aneh rasanya. Tiba-tiba perutnya terasa mual. Tapi kambing tidak mempedulikannya. Ia mengambil potongan-potongan daging yang lain. Mengunyahnya dengan tidak sabar. Terus dan terus. Tiba-tiba: “Aduh, sakit sekali…” teriak kambing sambil memegangi lehernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Serigala yang sedang asyik makan terkejut melihat sahabatnya. “Ada apa kambing…” Tergopoh-gopoh serigala mendekati kambing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“A.. a.. ada tulang nyangkut di tenggorokanku. Tol..tolong aku serigala… Aku tidak bisa bernapas!” Kambing merem melek menahan rasa sakit yang luar biasa. Sementara serigala semakin kebingungan tidak tahu harus berbuat apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kambing tidak sempat tertolong. Ia menemui ajal akibat kebodohannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NB: REPOST&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2349548048221690574?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2349548048221690574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2349548048221690574' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2349548048221690574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2349548048221690574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/11/kambing-dan-serigala.html' title='Kambing dan Serigala'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-8072624807996274984</id><published>2010-11-16T03:44:00.000-08:00</published><updated>2010-11-16T03:46:03.267-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Cerita Pohon Asam Tua</title><content type='html'>Aku hanyalah pohon asam tua yang ada di pinggir jalan. Telah hampir seratus tahun aku berada di sini. Tumbuh dan melihat berbagai peristiwa yang terjadi di sekitarku. Saat ini situasi begitu ramai. Berbeda dengan keadaan 30-40 tahun yang lalu. Ketika itu masih belum banyak keriuhan yang terjadi. Tanah-tanah di samping kiri kananku juga masih luas dan belum berpenghuni. Di depan dan belakangku juga belum banyak berdiri gedung-gedung. Tapi kini semuanya telah berubah. Aku merasa terjepit di antara gedung-gedung tinggi dan mal-mal yang terus saja dibangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanyalah pohon asam tua yang tumbuh di pinggir jalan. Entah siapa yang dulu telah menanam aku. Mungkin barangkali siapa pun dia, berkeinginan agar nantinya aku dapat memberi kegunaan bagi ciptaan Tuhan yang lain. Dan cita-cita itu telah berhasil aku wujudkan di sebagian besar kehidupanku. Rindang daunku telah memberi keteduhan bagi siapa saja yang merasa kepanasan atau di kala hujan tiba. Lebat buahku juga memberi keuntungan bagi orang-orang yang membutuhkannya. Tiap hari aku juga harus bekerja keras  menyaring banyak udara kotor akibat aktifitas manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanyalah sebuah pohon asam yang telah tua. Aku sangat sedih jika melihat ulah manusia. Selama ini mereka tidak pernah memelihara aku dengan sungguh-sungguh. Mereka jarang sekali menyirami aku disaat aku mengalami kehausan di tengah musim kering yang begitu panas. Mereka hanya ingin manfaat dariku. Dengan tanpa belas kasihan mereka memaku tubuhku. Dengan dalih karena akulah tempat yang paling tepat untuk memasang pengumuman, promosi, dan entah apa lagi. Apalagi jika musim kampanye tiba. Waduh, habis tubuhku dipaku oleh mereka. Seringkali aku juga kesulitan untuk sekedar bernapas ketika leher dan tangan-tanganku diikat oleh tali temali untuk memasang berbagai spanduk. Belum lagi jika ada tangan-tangan jail yang begitu teganya mencoret-coret dan mengelupasi kulit tubuhku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanyalah pohon asam tua yang tengah menanti ajal. Tubuhku yang telah renta kini semakin sakit akibat ulah para manusia itu. Aku ingin berteriak. Aku ingin menjerit. Aku ingin menangis keras-keras. Tetapi mereka tidak pernah mempedulikan aku. Mereka hanya menganggap aku sebagai benda mati yang bisa diperlakukan apa saja. Entah sampai kapan penderitaan ini akan berakhir.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanyalah pohon asam tua yang tumbuh di pinggir jalan, yang ingin dihargai, dirawat dan diperhatikan. Sebab aku juga makhluk hidup yang telah diciptakan oleh Tuhan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NB: REPOST&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-8072624807996274984?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/8072624807996274984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=8072624807996274984' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8072624807996274984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8072624807996274984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/11/cerita-pohon-asam-tua.html' title='Cerita Pohon Asam Tua'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-901928487480146958</id><published>2010-11-13T18:25:00.000-08:00</published><updated>2010-11-13T18:26:41.877-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Rem</title><content type='html'>Pernahkah kita membayangkan andai kendaraan atau mobil kita tidak diberi rem? Bagaimana ketika kita ngebut di jalan raya dan tiba-tiba harus berhenti mendadak karena lampu lalu lintas menyala merah? Bagaimana jika berada di jalanan yang menurun? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rem mungkin hanyalah bagian kecil dalam motor atau mobil kita. Namun berkat jasanya kita bisa mengendalikan motor atau mobil kita yang cukup besar. Dengannya kita bisa lebih menghargai pemakai jalan yang lain. Kapan saatnya berhenti. Kapan harus menahan diri untuk tidak menyalip atau ngebut. Dengan rem kita bisa lebih berhati-hati ketika berada di jalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia juga sudah diberi rem oleh Tuhan. Rem itu adalah hati nurani. Persoalannya adalah apakah rem itu masih kita pakai? Ataukah sudah sejak dahulu kita lepas dan kita buang entah kemana? Melihat situasi dan kecenderungan masyarakat dewasa ini hal itu sudah terjadi. Kekerasan ada di mana-mana. Ketidakadilan bertumbuh semakin besar. Hanya karena persoalan sepele dengan mudahnya manusia saling bertikai, tawuran bahkan saling bunuh dengan cara-cara yang begitu biadab. Manusia mencari hal-hal untuk memuaskan nafsu tanpa mempedulikan sesama dan lingkungannya dengan foya-foya dan korupsi di segala bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kembali menggunakan rem adalah satu-satunya jalan yang mesti diperjuangkan. Memang sungguh berat apalagi ketika melihat pengaruh lingkungan yang ada di sekitar kita. Materialisme, hedonisme, kesenangan-kesenangan sesaat seakan terus hadir dan berlomba-lomba mempengaruhi kita. Mereka menawarkan sejuta kenikmatan dan kesenangan semu yang pada akhirnya membuat kita menjadi bimbang dan gampang terjatuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi disadari atau tidak, itulah tantangan yang harus dihadapi. Rem yang sudah kita miliki hendaknya kembali kita rawat dengan baik. Kita jaga agar tidak cepat aus tergerus oleh keadaan dan lingkungan yang menawarkan banyak keindahan semu. Rem itu senantiasa kita lumasi dengan rajin mendengarkan firman-firman-Nya melalui doa dan ibadah kita sehari-hari serta ketekunan kita dalam melaksanakan kehendak baik. Berat memang, terlebih kita hanya manusia yang penuh dengan kelemahan dan kekurangan. Namun kita percaya, di bawah bimbingan-Nya tiada yang mustahil. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NB: REPOST&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-901928487480146958?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/901928487480146958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=901928487480146958' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/901928487480146958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/901928487480146958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/11/rem.html' title='Rem'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4136855397742477205</id><published>2010-11-07T07:30:00.000-08:00</published><updated>2010-11-07T07:32:11.790-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Mulut</title><content type='html'>Hari ini mulut lagi mengadakan aksi demo. Sepanjang hari  ia memlester dirinya dan diam membisu ketika tangan, kaki, telinga dan mata berusaha menyapanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tiba waktunya berdoa di hadapan Tuhan seperti biasa, untuk pertama kalinya mulut mau membuka plester dan bersuara, “Tuhan, aku mau protes kepadaMu!” mulut memandang wajah Tuhan yang nampak terkejut. “Aku protes, mengapa Engkau hanya membuatku satu saja? Aku iri dengan teman-temanku,  mata, telinga, kaki dan tangan. Mereka Kau ciptakan dua-dua  sehingga selalu punya kawan dan tidak pernah merasa kesepian. Aku iri dengan mereka Tuhan!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan terdiam mendengar protes mulut. Sejenak ia memandang mulut dengan seksama sebelum berkata, “Mengapa engkau protes dengan apa yang sudah Aku lakukan? Mengapa engkau iri dengan teman-temanmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukankah aku juga sama dengan teman-temanku itu. Bahkan aku merasa punya keunggulan dibanding mereka. Tanpa aku, mereka tidak akan bisa menyampaikan maksud dan keinginan mereka kepada yang lain juga kepadaMu?” jawab mulut berusaha membela diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan hanya tersenyum, kemudian katanya, “Wahai mulut, engkau memang pandai berkata-kata. Apakah engkau tidak belajar dari Hawa, manusia kedua yang Aku ciptakan di taman firdaus itu? Bukankah ia terjerumus ke dalam dosa karena bujuk rayu mulut ular yang pandai berkata-kata sepertimu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulut terdiam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan saat ini lihatlah juga keadaan manusia di sekelilingmu. Apa yang seringkali mereka lakukan dengan mulut mereka? Bukankah kekerasan, kekejian, ketidakadilan, kesewenang-wenangan yang terus terjadi adalah buah dari mulut mereka. Mulut yang mencaci. Mulut yang menyumpah serapah. Mulut yang saling menghujat. Mulut yang pandai berbohong dan berdalih. Mulut yang berkata-kata kasar. Mulut yang selalu berusaha mencari kesalahan sesama dan menelanjanginya di depan banyak manusia lain. Mulut yang tidak suka akan perdamaian. Mulut yang penuh kedengkian. Mulut yang selalu iri dengan keberhasilan manusia lain. Mulut yang penuh dengan janji-janji palsu. Apakah engkau tidak pernah menyadarinya?” tanya Tuhan. “Jika dengan satu mulut saja semuanya ini bisa terjadi, bagaimana jadinya jika aku membuatnya menjadi dua?” lanjut Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulut semakin terdiam. Ia kini mulai merasa bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika Aku menciptakan engkau hanya satu dan telinga dua, Aku berharap bahwa manusia akan lebih banyak mendengar daripada berkata-kata. Mendengarkan segala kebenaran dan kebaikan sebelum mengatakan sesuatu apa pun itu. Saat aku menciptakan dua mata, Aku juga berharap manusia akan lebih banyak melihat segala kejadian sehingga ia dapat mengatakan sesuatu dengan tepat dan benar tanpa diiringi oleh penilaian-penilaian yang keliru. Dan apabila aku menambahkan dua tangan dan dua kaki, aku sangat berharap manusia tidak hanya berhenti pada kata-kata saja tetapi juga mampu mewujudkannya dalam karya dan tindakan yang nyata demi kebaikan dan keluhuran sesama manusia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulut tertunduk. Kini ia menyadari kebenarannya. Sejurus kemudian ia memandang Tuhan dan berkata, “Tuhan, ampuni aku yang bodoh ini. Aku hanya bisa menyalahkan Engkau tanpa pernah menyadari kebaikan yang selama ini Engkau berikan kepadaku. Bimbinglah aku agar aku bisa menahan diri terhadap kata-kata yang bertentangan dengan kehendakMu. Kuatkan aku agar aku senantiasa mampu  menyampaikan kebaikan dan kebenaran di mana pun dan kapan pun. Dan terangi aku agar aku tidak hanya berhenti pada kata-kata kosong dan menipu tetapi dapat mewujud dalam tindakan untuk sesamaku.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;NB: REPOST&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4136855397742477205?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4136855397742477205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4136855397742477205' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4136855397742477205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4136855397742477205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/11/mulut.html' title='Mulut'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-8529189028824772822</id><published>2010-10-28T16:45:00.000-07:00</published><updated>2010-10-28T16:46:25.123-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Sadarkah?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Entah, apa yang terjadi dengan negeri ini&lt;br /&gt;bencana terus datang, silih berganti&lt;br /&gt;akankah kita makin mengerti, &lt;br /&gt;atau justru memilih tidak peduli?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-8529189028824772822?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/8529189028824772822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=8529189028824772822' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8529189028824772822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8529189028824772822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/sadarkah.html' title='Sadarkah?'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5889477967389797932</id><published>2010-10-27T10:17:00.000-07:00</published><updated>2010-10-27T10:18:44.092-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Mbah Marijan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TMhe7lzRHpI/AAAAAAAAAvI/ek5BcAuVkcw/s1600/marijan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 194px; height: 259px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TMhe7lzRHpI/AAAAAAAAAvI/ek5BcAuVkcw/s320/marijan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532776520077090450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Sosokmu tua namun tak renta&lt;br /&gt;teguh dalam janji tanpa hiraukan nyawa&lt;br /&gt;“Ini adalah tugasku menjaga amanat,” ujarmu&lt;br /&gt;dan karena kesetiaan itu, engkau pun tiada&lt;br /&gt;disapu awan panas yang datang tanpa berita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat jalan, Mbah&lt;br /&gt;tenanglah engkau di sana&lt;br /&gt;moga lakumu memberi makna bagi kami&lt;br /&gt;untuk setia pada janji&lt;br /&gt;untuk setia pada nurani&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5889477967389797932?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5889477967389797932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5889477967389797932' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5889477967389797932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5889477967389797932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/mbah-marijan.html' title='Mbah Marijan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TMhe7lzRHpI/AAAAAAAAAvI/ek5BcAuVkcw/s72-c/marijan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7812002521366099587</id><published>2010-10-20T23:05:00.000-07:00</published><updated>2010-10-20T23:08:52.451-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Dari Satu Menjadi...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TL_Y5bg3zoI/AAAAAAAAAvA/Phtzy8jH-Ug/s1600/cover.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 232px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TL_Y5bg3zoI/AAAAAAAAAvA/Phtzy8jH-Ug/s320/cover.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5530377348584033922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Satu, ia tidaklah berguna. Hanya teronggok di tempat sampah setelah kita menghabiskan isinya. Namun, saat yang satu itu dikumpulkan hingga menjadi banyak, dibersihkan, dirangkai satu sama lain, akhirnya, ia akan menjadi sesuatu yang menakjubkan. Sesuatu yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang akan kami lakukan mulai minggu ini hingga 2 bulan ke depan. Merangkai gelas-gelas bekas air mineral yang sudah dibersihkan menjadi sebuah pohon natal. Pekerjaan yang bisa dikatakan berat tapi juga bisa disebut ringan. Berat, jika hanya dilakukan oleh satu orang, namun akan terasa ringan bila semua yang berkepentingan mau terlibat dan bekerjasama.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah… semoga semuanya berjalan sesuai rencana. Semoga jerih payah yang sudah kami lakukan sejak awal tahun, kerelaan dan ketulusan dari rekan-rekan, sungguh menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘bara’&lt;/span&gt; yang akan selalu menyemangati kami 2 bulan ini, hingga akhirnya, terciptalah sebuah pohon natal yang akan kami pandang dengan penuh keharuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Satu, memang tidak berguna, tetapi ketika saling bersatu dan bekerjasama, akan tercipta harmoni yang sangat indah dan saling meneguhkan. Semoga, kami pun mampu melakukannya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7812002521366099587?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7812002521366099587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7812002521366099587' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7812002521366099587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7812002521366099587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/dari-satu-menjadi.html' title='Dari Satu Menjadi...'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TL_Y5bg3zoI/AAAAAAAAAvA/Phtzy8jH-Ug/s72-c/cover.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3105455892400096365</id><published>2010-10-19T23:15:00.000-07:00</published><updated>2010-10-19T23:16:30.891-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>50 tahun</title><content type='html'>Apa yang terpikir di benak kita saat membaca tulisan di atas? Waktu yang teramat panjang? Usia yang sarat dengan aneka pengalaman dan peristiwa? Bagaimana jika hal itu berkait erat dengan sebuah pernikahan? Tentu pertama-tama kita akan berdecak kagum, salut, dan takjub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Sabtu kemarin (16/10), aku berkesempatan menghadiri Misa Syukur perayaan 50 tahun pernikahan sebuah keluarga di lingkunganku. Dari deretan umat yang hadir, tampak adik, anak-anak, menantu, hingga cucu-cucu. Semua diliputi kegembiraan. Semua berbahagia karena melihat kakak, ayah-ibu, eyang kakung dan eyang putri yang akan meneguhkan kembali janji perkawinan, sama seperti pengalaman 50 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50 tahun yang indah. 50 tahun yang penuh dengan perjuangan. Hal itu kiranya yang terungkap dari keluarga ini. Meski ada berbagai onak dan duri, kegembiraan dan kesedihan, keluarga ini tetap bersatu dan bersama mengarungi samudra kehidupan. Dan ketika semua itu dapat diatasi, hanya kebahagiaanlah yang terus mengalir. Bahagia melihat anak-anak yang berhasil dengan kehidupannya, juga karena cucu-cucu yang tumbuh dengan sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu dapat terwujud karena kasih. Kasih yang telah dianugerahkanNya. ”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kasih itu sabar, kasih itu murah hati. Ia tidak cemburu, ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, percaya segala sesuatu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3105455892400096365?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3105455892400096365/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3105455892400096365' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3105455892400096365'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3105455892400096365'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/50-tahun.html' title='50 tahun'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5389914560000829381</id><published>2010-10-17T05:33:00.000-07:00</published><updated>2010-10-17T05:34:59.576-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Dalamnya Laut Dapat Diduga, Dalamnya Hati Siapa Tau</title><content type='html'>Kalimat di atas adalah peribahasa yang sudah amat familiar di telinga kita. Tentu, setiap dari kita juga sudah memahami maknanya. Yah, benar.. kita dapat menduga dalamnya laut.. entah 100, 500, atau bahkan 1000 meter tapi tentang hati, kadang (sering?), kita menjadi salah tafsir. Mungkin saja di luar tampak baik, bermanis muka, memasang senyum yang super uenakkk... tapi ternyata di dalam hatinya, berbalik 180 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka karena itu, dalam setiap kebersamaan, saat kita berjumpa dan bergaul dengan orang lain, baik yang sudah lama dikenal akrab bagai saudara atau dengan orang yang barusan kita kenal, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kita harus selalu menjaga sikap, tutur kata, dan perbuatan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Jangan karena beranggapan sudah biasa, kita bisa berlaku seenaknya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ingat: &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;apa yang tampak di permukaan itu sering tidak sama dengan apa yang dirasakan di dalam hati!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5389914560000829381?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5389914560000829381/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5389914560000829381' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5389914560000829381'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5389914560000829381'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/dalamnya-laut-dapat-diduga-dalamnya.html' title='Dalamnya Laut Dapat Diduga, Dalamnya Hati Siapa Tau'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-8123815340019538182</id><published>2010-10-15T17:41:00.000-07:00</published><updated>2010-10-15T17:42:29.494-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Mari Melakukan Kebaikan</title><content type='html'>Setiap hari, lewat beragam media baik cetak maupun elektronik, kita selalu disuguhi berbagai peristiwa yang bercitarasa kekerasan dan anti kebaikan. Mulai dari tingkatan yang paling ringan sampai yang paling brutal dan di luar nalar kemanusiaan. Entah itu berupa fitnah, caci maki, saling menghujat, saling pukul, hingga saling bunuh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang (mungkin juga sering) kita bertanya, mengapa hal-hal semacam itu terus saja terjadi? Mengapa Tuhan tidak menghentikan semua itu dengan kuasaNya? Bukan perkara sulit jika Ia ingin mengenyahkannya. Ibaratnya tinggal menjentikkan jari maka segala hal yang jahat akan hilang dan musnah dari muka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Itu semua terjadi karena Ia begitu mengasihi kita. Ia ingin agar manusia bisa berubah karena sejatinya sedari awal, manusia itu diciptakan baik adanya. Oleh karena itu Ia selalu memberi kesempatan. Lagi dan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;mari melakukan kebaikan&lt;/span&gt;. Bukan esok, nanti, entar, nunggu kalo udah jadi orang berduit... jadi pemimpin, tapi hari ini... saat ini. Bukan pertama-tama agar dapat pahala atau masuk surga karena semua itu adalah wewenangNya, tapi yang paling utama karena kita sudah terlebih dahulu menerima berjuta kebaikan dariNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, tunggu apa lagi... selagi kesempatan itu masih ada... selagi kita masih hidup... &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MARI MELAKUKAN KEBAIKAN&lt;/span&gt;! &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-8123815340019538182?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/8123815340019538182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=8123815340019538182' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8123815340019538182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8123815340019538182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/mari-melakukan-kebaikan.html' title='Mari Melakukan Kebaikan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6592814202893116807</id><published>2010-10-14T17:17:00.000-07:00</published><updated>2010-10-14T17:20:02.931-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Hidup</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saat aku terbangun pagi ini&lt;br /&gt;dan merasakan udara menghangatkan ragaku&lt;br /&gt;ketika seluruh panca indraku berfungsi dengan baik&lt;br /&gt;ketika aku merasa begitu sehat,&lt;br /&gt;penuh semangat untuk seluruh aktifitas&lt;br /&gt;saat aku bisa menyapa dan tersenyum &lt;br /&gt;kepada orang-orang terkasih&lt;br /&gt;pun dengan mereka di mana pun aku berjumpa &lt;br /&gt;itu menjadi anugerah terindah yang dilimpahkanNya&lt;br /&gt;itu menjadi kehidupan untukku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup yang berarti&lt;br /&gt;hidup yang berguna untuk orang lain&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6592814202893116807?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6592814202893116807/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6592814202893116807' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6592814202893116807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6592814202893116807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/hidup.html' title='Hidup'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3440148255505468794</id><published>2010-10-13T08:19:00.000-07:00</published><updated>2010-10-13T08:25:19.329-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Harapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TLXPQ35XYKI/AAAAAAAAAu4/Ojt1CrYoWW4/s1600/cile"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 117px; height: 92px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TLXPQ35XYKI/AAAAAAAAAu4/Ojt1CrYoWW4/s320/cile" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5527552006456565922" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari ini aku melihat sebuah peristiwa yang sangat luar biasa, menakjubkan, indah, sekaligus mengharukan. Peristiwa yang terjadi nun jauh di sana, di sebuah negara yang bernama Cile. Sebanyak 33 penambang yang telah terjebak selama 68 hari di perut bumi, di kedalaman 700 meter dari permukaan tanah, mulai diselamatkan satu per satu, hari ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh luar biasa perjuangan 33 penambang itu. Meski hidup jauh di kedalaman, mereka &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tidak putus harapan&lt;/span&gt;. Mereka tetap bertahan hidup demi bertemu dan berkumpul kembali dengan orang-orang yang mereka cintai. Istri, anak, juga kerabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Harapan&lt;/span&gt;. Benar, itulah hal yang harus dimiliki. Ketika jalan terasa begitu terjal, gelap dan tidak berujung. Saat raga terasa begitu lelah dan keputus-asaan membayang di pelupuk mata. Rasanya hanya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sejumput harapan&lt;/span&gt; yang akan membuat hidup ini kembali bergairah. Harapan yang dibungkus kepasrahan akan penyelenggaraan Tuhan bahwa rencanaNya adalah yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, ketika &lt;span style="font-style:italic;"&gt;harapan&lt;/span&gt; itu menemukan wujudnya, kebahagiaanlah yang tiada henti-hentinya mengalir. Sama seperti situasi saat para penambang itu berjumpa kembali dengan orang-orang yang dicintai setelah sekian lama berpisah. Pelukan erat, tangis kebahagian, serta ucapan selamat dari banyak orang, menjadi bukti yang tidak terbantahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;memelihara harapan! &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3440148255505468794?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3440148255505468794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3440148255505468794' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3440148255505468794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3440148255505468794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/harapan.html' title='Harapan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TLXPQ35XYKI/AAAAAAAAAu4/Ojt1CrYoWW4/s72-c/cile' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4457432369591293619</id><published>2010-10-12T17:26:00.000-07:00</published><updated>2010-10-12T17:27:11.649-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Jujurlah</title><content type='html'>Tuan,&lt;br /&gt;mengapa engkau tidak jujur?&lt;br /&gt;kami sudah terlalu muak&lt;br /&gt;dengan aneka kebohongan &lt;br /&gt;yang engkau ciptakan selama ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan salahkan kami jika terus berontak&lt;br /&gt;itu hanyalah bukti bahwa kami kecewa&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;amat kecewa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ternyata,&lt;br /&gt;engkau tak ubahnya seperti buah jambu&lt;br /&gt;di luar tampak ranum dan menggiurkan&lt;br /&gt;namun di dalam&lt;br /&gt;dipenuhi ulat yang teramat menjijikkan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4457432369591293619?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4457432369591293619/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4457432369591293619' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4457432369591293619'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4457432369591293619'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/jujurlah.html' title='Jujurlah'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6421776685396918877</id><published>2010-10-10T23:02:00.001-07:00</published><updated>2010-10-10T23:04:04.639-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>10.10.10</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TLKozRANF1I/AAAAAAAAAuo/Qk8Ep6Yn6vg/s1600/bayi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TLKozRANF1I/AAAAAAAAAuo/Qk8Ep6Yn6vg/s200/bayi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5526665291428075346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ibu, saatku belum tiba&lt;br /&gt;tapi mengapa engkau paksa aku?&lt;br /&gt;aku belum siap&lt;br /&gt;hadapi dunia yang makin &lt;span style="font-style:italic;"&gt;renta&lt;/span&gt; ini&lt;br /&gt;mengapa engkau tidak mau bersabar?&lt;br /&gt;mengapa hanya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;egomu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang engkau turuti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu,&lt;br /&gt;aku sungguh belum siap&lt;br /&gt;karena, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bukan kehendakmu&lt;br /&gt;melainkan kehendakNyalah yang terbaik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6421776685396918877?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6421776685396918877/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6421776685396918877' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6421776685396918877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6421776685396918877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/101010.html' title='10.10.10'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TLKozRANF1I/AAAAAAAAAuo/Qk8Ep6Yn6vg/s72-c/bayi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6936668202853346472</id><published>2010-10-03T09:52:00.000-07:00</published><updated>2010-10-03T09:54:57.314-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Semarang Kaline Banjir...</title><content type='html'>Kalimat di atas adalah lirik sebuah lagu bernuansa Jawa yang amat dikenal di kota Semarang. Apakah hanya sekedar lirik? Ternyata tidak. Kalimat itu menggambarkan hal yang sebenarnya. Kenyataan yang aku lihat pagi ini saat aku mengantarkan istriku berbelanja keperluan untuk membuat kue di pasar Johar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat menunggu, pandanganku terarah pada &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt; yang berada di tempat itu. Miris! Itulah yang pertama kali aku rasakan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kali&lt;/span&gt; yang kotor dengan air berwarna hitam pekat, berbau, dan beberapa bagiannya dipenuhi dengan sampah. Celakanya lagi, ketinggian air sudah hampir mencapai bibir pembatas yang menjadi batas jalan dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt; itu. Mungkin jika terjadi hujan yang sangat lebat, air &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt; yang kotor dan berbau itu akan memenuhi jalan dan tentunya juga pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah... Semarang (memang) &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt;ne banjir... Banjir sampah. Juga banjir ketidakpedulian. Bagaimana dengan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kali&lt;/span&gt; di tempat sahabat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TKi1QFLW7II/AAAAAAAAAug/pCTGbUrNDpc/s1600/kali.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TKi1QFLW7II/AAAAAAAAAug/pCTGbUrNDpc/s320/kali.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523864230842264706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TKi1Jl7Nn0I/AAAAAAAAAuY/NfhqATN5650/s1600/kali2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TKi1Jl7Nn0I/AAAAAAAAAuY/NfhqATN5650/s320/kali2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523864119373832002" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6936668202853346472?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6936668202853346472/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6936668202853346472' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6936668202853346472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6936668202853346472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/semarang-kaline-banjir.html' title='Semarang Kaline Banjir...'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TKi1QFLW7II/AAAAAAAAAug/pCTGbUrNDpc/s72-c/kali.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-8568189889692610165</id><published>2010-10-01T04:23:00.000-07:00</published><updated>2010-10-01T04:24:07.376-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Mengapa?</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Lihatlah langit di ujung sana&lt;br /&gt;terus digelayuti mendung yang semakin menghitam&lt;br /&gt;mentari yang dulu rajin menyapa&lt;br /&gt;kini seolah tak berdaya dikepung kegelapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ah... betapa nelangsa negeri ini&lt;br /&gt;raganya terus dicincang rupa-rupa kekerasan&lt;br /&gt;hatinya yang dulu ramah &lt;br /&gt;kini dipenuhi oleh amarah&lt;br /&gt;mengapa?&lt;br /&gt;hati semakin tumpul,&lt;br /&gt;rasa semakin beku,&lt;br /&gt;hingga kita bak mayat-mayat hidup haus darah&lt;br /&gt;terus berkelebatan meneror dan mencari mangsa&lt;br /&gt;tak peduli &lt;br /&gt;pada anak yang kehilangan bapak&lt;br /&gt;pada istri yang kehilangan suami&lt;br /&gt;pada mereka yang kehilangan saudara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengapa?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-8568189889692610165?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/8568189889692610165/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=8568189889692610165' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8568189889692610165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8568189889692610165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/10/mengapa.html' title='Mengapa?'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5214911807883738612</id><published>2010-09-28T22:53:00.000-07:00</published><updated>2010-09-28T22:55:43.370-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='refleksi'/><title type='text'>Jika Bisa...</title><content type='html'>Sudah beberapa hari ini, aku merasa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;berbeda&lt;/span&gt; ketika melewati jalan itu. Arus kendaraan yang biasanya lancar-lancar saja kini menjadi sedikit tersendat dan agak semrawut. Selidik punya selidik, ternyata ada bagian jalan yang rusak dan berlobang. Dan untuk menghindari kecelakaan, dipasanglah papan-papan peringatan untuk menutupi bagian jalan yang rusak tersebut. Akibatnya, jalan semakin sempit sedangkan arus kendaraan tetap dan cenderung bertambah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mengapa jalan itu tidak segera diperbaiki? Mengapa ketika jalan itu rusak dan berlobang, tidak ada lagi polisi yang (mau) berjaga di pos polisi, di ujung jalan itu? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah… sepertinya aku harus menyetujui apa yang pernah dikatakan oleh teman sekantorku beberapa waktu lalu: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Jika bisa diperlama, mengapa harus dipercepat? Jika bisa bisa diabaikan mengapa harus diperhatikan? Jika bisa dipersulit, mengapa harus dipermudah?”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ckckckckckck… ternyata, memang inilah budaya yang terjadi di negeri ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5214911807883738612?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5214911807883738612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5214911807883738612' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5214911807883738612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5214911807883738612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/jika-bisa.html' title='Jika Bisa...'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6052714367283850662</id><published>2010-09-27T22:53:00.000-07:00</published><updated>2010-09-27T22:55:17.185-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Damai di hatiku, damailah negeriku</title><content type='html'>Tulisan itu aku baca beberapa hari yang lalu. Waktu itu aku baru saja pulang dari gereja setelah mengikuti misa pagi. Di perjalanan menuju ke rumah, aku melihat beberapa becak yang sedang &lt;span style="font-style:italic;"&gt;'parkir'&lt;/span&gt; di pinggir jalan.  Pada salah satu becak, tepatnya di dekat sandaran tempat duduk, aku menemukan tulisan tersebut. Terpampang secara sederhana, diam, sambil berharap ada orang-orang yang akan membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Damai di hati. Hidup yang penuh kedamaian. Semua orang pasti menginginkannya. Bukan hanya sekedar keinginan tetapi sudah menjadi kebutuhan yang selalu dicari. Bagaimana hal itu bisa diperoleh? Apakah ketika kita memiliki jabatan yang tinggi, yang membuat banyak orang jadi segan dan menunduk-nunduk, ketika kekuasaan tak terbatas ada di genggaman, saat harta kekayaan melimpah ruah, kita bisa memilikinya? Jawabannya adalah tidak. Jabatan yang tinggi, kekuasaan yang tanpa batas, serta harta kekayaan yang melimpah, membuat banyak orang cenderung selalu berpikir untuk mempertahankannya. Dan karena hal itu, mereka sanggup menggunakan segala cara mulai dari yang baik hingga yang paling jahat sekali pun demi mencapai tujuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana agar damai itu bisa diperoleh? &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Damai (yang sejati) hanya bisa dirasakan ketika kita mampu bersyukur&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bersyukur dalam segala situasi kehidupan kita&lt;/span&gt;. Susah-senang, baik-buruk, mendapat berkat atau musibah. Kebaikan, kesenangan serta berkat yang diperoleh akan selalu menyadarkan kita betapa Allah itu teramat baik dan selalu mencintai kita. Oleh karena itu, kita perlu melakukan hal yang sama terhadap orang lain. Mampu menjadi saluran berkat dan kebaikan bagi orang lain. Sebaliknya, kesusahan, keburukan, dan musibah, akan mengingatkan kita bahwa kita ini hanyalah manusia yang lemah, yang tidak berdaya. Untuk itu, kita harus selalu ingat dan bersandar kepadaNya. Dia yang sudah memberi hidup, Dia pula yang berkuasa atas kehidupan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, ketika damai itu sudah ada di hati, maka kehidupan kita pun akan menjadi damai. Kita dapat menyelaraskan kehidupan kita dengan orang lain. Membuang segala sifat yang egois, menerima keberadaan orang lain dengan segala kelebihan dan kekurangannya, dan mampu bekerja sama dengan orang lain demi kebaikan bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;“Damai di hatiku, damailah negeriku”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Semoga kita mampu mewujudkannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6052714367283850662?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6052714367283850662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6052714367283850662' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6052714367283850662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6052714367283850662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/damai-di-hatiku-damailah-negeriku.html' title='Damai di hatiku, damailah negeriku'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-7535319811707112211</id><published>2010-09-25T08:54:00.000-07:00</published><updated>2010-09-25T08:55:14.972-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Kasno</title><content type='html'>Pagi baru saja berganti dengan siang. Di dekat pos polisi sebelah lampu merah itu, Kasno beristirahat. Di sampingnya tergeletak sapu lidi bertangkai panjang yang menjadi alat kerjanya sehari-hari. Sesaat, ia mengusap peluh yang menetes di dahinya. Pekerjaan sebagai penyapu jalan memang cukup melelahkan. Apalagi, tiap hari ia harus berangkat pagi-pagi. Membersihkan jalanan yang masih lengang agar terlihat bersih sebelum orang-orang beraktifitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski lelah dan tiap hari berkawan dengan debu, ia tidak pernah mengeluh. Ia justru &lt;span style="font-style:italic;"&gt;selalu bersyukur pada Tuhan&lt;/span&gt;. Bersyukur atas hidup yang telah diterimanya selama ini. Bersyukur untuk pekerjaan yang sudah 'dilakoninya' hampir 5 tahun ini. Memang hanya sebagai penyapu jalan. Tapi baginya, itu sudah cukup berharga mengingat pendidikannya yang hanya tamatan SMP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga sangat bersyukur karena Tuhan sudah memberikan Murti untuknya. Murti, istrinya, perempuan berperawakan kecil dengan wajah yang cantik. Istri yang baik dan setia. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Istri yang mau menerima apa adanya dan tidak banyak menuntut&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perkawinannya dengan Murti yang sudah berjalan 6 tahun, lahirlah Redo, putra semata wayangnya yang kini berusia 4 tahun. Buah hati yang amat disayanginya dan menjadi sumber penghiburan di kala penat merasakan beban hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beban hidup memang dirasakannya semakin berat dari hari ke hari. Semakin menghimpit dan membuatnya harus terus memeras otak, mencari berbagai cara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Maka, ia tidak pernah malu melakukan pekerjaan apa pun selepas pekerjaan utamanya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Yang penting tidak merugikan orang lain dan selalu dilandasi dengan kejujuran&lt;/span&gt;, begitu prinsip yang selalu dipegangnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-7535319811707112211?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/7535319811707112211/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=7535319811707112211' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7535319811707112211'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/7535319811707112211'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/kasno.html' title='Kasno'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4438327452147699670</id><published>2010-09-23T23:43:00.000-07:00</published><updated>2010-09-23T23:47:01.861-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Jayus</title><content type='html'>Jayus Surya Pradana. Itulah namaku. Aku, anak bungsu dari keluarga Prawiro. Aku dan keluargaku tinggal di sebuah desa kecil di Jawa Tengah. Ayahku seorang petani sedangkan ibuku hanya ibu rumah tangga biasa. Kakakku, laki-laki, sering aku panggil dengan sebutan Bagong karena tubuhnya gendut tapi pendek. Umurnya selisih dua tahun denganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak kecil, aku dan kakakku dididik untuk hidup sederhana. Maklumlah, keluarga kami bukan keluarga berada tapi tergolong keluarga yang pas-pasan. Maksudnya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pas ada makanan ya di makan, pas tidak ada ya  mesti harus berpuasa&lt;/span&gt;. Meski demikian, ayahku selalu berusaha memberikan pendidikan yang terbaik untuk aku dan kakakku. Menurutnya, pendidikan itu penting untuk masa depan dan bisa meningkatkan harkat kehidupan. Lagipula ia tidak ingin anak-anaknya hanya seperti dirinya yang SD saja tidak tamat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena prinsip itulah, ayahku bekerja keras setiap hari. Di sela-sela waktu senggangnya ia mengerjakan pekerjaan apa pun. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Asal halal dan menghasilkan uang&lt;/span&gt;, pasti akan dilakukannya. Ia juga mewajibkan aku dan kakakku untuk mulai belajar mencari uang sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lulus SMA, aku memberanikan diri untuk pergi ke kota. Selain karena alasan mencari pekerjaan yang lebih layak juga karena aku ingin mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Awalnya, ibuku sangat keberatan dan sempat menangis tersedu-sedu. Namun setelah mendapat ’penghiburan’ dari ayah, akhirnya ia luluh dan mengijinkanku pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata, kehidupan di kota tak seindah bayanganku. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku harus siap ditolak, berani hidup menggelandang, dan makan seadanya. Tak jarang, aku juga mesti puasa sekian hari karena tidak memiliki uang sepeser pun&lt;/span&gt;. Namun, semua itu tidak menghalangi tekadku. Aku ingin mencari kehidupan yang lebih baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya, Tuhan mengabulkan keinginanku. Aku mendapatkan pekerjaan di sebuah pabrik. Karena hasil kerjaku yang cukup baik, aku mulai mendapatkan kepercayaan dari bos dan diangkat sebagai tangan kanannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun kemudian, aku memutuskan untuk meneruskan pendidikan. Aku mengambil kuliah sore hingga malam hari di sebuah akademi akuntansi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski capek setelah seharian bekerja, aku berusaha tetap fokus dalam kuliahku. Aku selalu belajar dengan sungguh-sungguh. Tak jarang, aku juga mengerjakan tugas-tugas kuliah hingga larut malam. Berkat kerja kerasku itu, aku selesai kuliah tepat waktu bahkan menjadi lulusan terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendapat bekal pendidikan yang cukup baik, aku berusaha mencari pekerjaan baru. Tidak seperti masa sebelumnya, kali ini terasa lebih mudah. Segera saja, aku mendapatkan pekerjaan di lembaga keuangan terkemuka dengan gaji yang tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu setengah tahun bekerja, aku mulai dapat membeli rumah. Aku juga sudah memiliki mobil pribadi. Tabunganku di salah satu bank pemerintah pun mulai menggembung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, aku dapat mewujudkan impian masa kecilku. Menjadi orang kaya dan memiliki banyak uang. Namun, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kekayaan yang terus bertambah mengubah kepribadianku. Aku menjadi orang yang pelit dan egois. Aku terus merasa kurang dan tidak puas. Aku ingin terus menambah kekayaan dan harta bendaku. Aku tidak peduli walau cara yang aku lakukan merugikan orang lain. Yah, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;aku tidak peduli!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4438327452147699670?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4438327452147699670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4438327452147699670' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4438327452147699670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4438327452147699670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/jayus.html' title='Jayus'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-9203704284456511</id><published>2010-09-22T17:40:00.000-07:00</published><updated>2010-09-22T17:41:35.589-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Kepada Manusia</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bumi sedang meratap&lt;br /&gt;tubuhnya yang dulu indah kini tampak layu&lt;br /&gt;digerus dan digerogoti keegoisan manusia&lt;br /&gt;hutan-hutannya perlahan menghilang&lt;br /&gt;laut dan sungainya semakin kotor akibat sampah&lt;br /&gt;langitnya pun terus dicemari beragam polusi&lt;br /&gt;sementara, aneka sumber daya alam&lt;br /&gt;diambil tanpa perhitungan yang matang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akankah kita terus seperti itu?&lt;br /&gt;berpikir hanya untuk saat ini &lt;br /&gt;tanpa memperhitungkan masa depan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah, &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;bumi ini hanya satu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-9203704284456511?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/9203704284456511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=9203704284456511' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/9203704284456511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/9203704284456511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/kepada-manusia.html' title='Kepada Manusia'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6109829991638478062</id><published>2010-09-21T23:16:00.001-07:00</published><updated>2010-09-21T23:16:46.377-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Karena Tidak Peduli</title><content type='html'>Sejak tiga hari lalu, jalan di dekat pelabuhan itu bertambah ramai. Bukan saja oleh lalu lalang kendaraan yang semakin padat merayap, tapi juga karena kerumunan orang yang ingin menonton. Menonton? Ya, mereka ingin menonton jalan itu yang separuh permukaannya sepanjang hampir 50 meter telah amblas dan tenggelam ke dalam laut. Meski sudah ada tanda peringatan untuk tidak boleh mendekat dan berada di lokasi jalan yang amblas, mereka seolah tidak peduli. Mereka bahkan menjadikan jalan itu sebagai tempat wisata baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu pula yang mendorong Pak Tarno berjualan di tempat itu. Kerumunan orang ditambah siang yang panas menyengat merupakan kombinasi yang pas, yang teramat sayang untuk disia-siakan, apalagi oleh penjual es keliling seperti dirinya. Dan memang, keuntungan yang didapatnya selama dua hari berjualan di tempat ’wisata baru’ itu terhitung cukup memuaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, manusia tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Saat tengah asyik menjajakan es jualannya di antara orang-orang yang sedang melihat-lihat, jalan itu tiba-tiba kembali amblas. Orang-orang kaget. Mereka menjerit-jerit tak karuan. Namun, semuanya sudah terlambat. Beberapa berhasil menyelamatkan diri sementara yang lain tenggelam, hilang, ditelan air laut yang berwarna kecoklatan. Termasuk Pak Tarno.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6109829991638478062?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6109829991638478062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6109829991638478062' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6109829991638478062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6109829991638478062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/karena-tidak-peduli.html' title='Karena Tidak Peduli'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3538790226979040665</id><published>2010-09-20T03:50:00.000-07:00</published><updated>2010-09-20T03:56:27.549-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Ternyata...</title><content type='html'>“Yeahhh… akhirnya!” teriakku saat turun dari angkutan. Lelah dan rasa kantuk yang begitu mendera, seketika lenyap tak berbekas. Berganti dengan kegembiraan yang meluap-luap. Aku kembali merogoh saku kemejaku. Mengambil kartu undangan berwarna biru tua yang sudah mulai &lt;span style="font-style:italic;"&gt;lecek&lt;/span&gt;. Kubaca lagi rangkaian huruf  keemasan yang tertera pada undangan itu. “Mohon kehadiran para sahabat blogger dalam acara KOPDARNAS pada tanggal &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sekian&lt;/span&gt; pukul &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sekian&lt;/span&gt; di ruang A, Gedung X, Jalan Y, Kota Z.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung X. Yah, tidak salah lagi, pasti gedung yang ada di depan itu. Bergegas aku melangkahkan kaki. Kurasakan detak jantungku semakin tidak karuan. Antara perasaan cemas dan gembira. Cemas karena pasti di tempat itu tidak ada yang aku kenal. Gembira karena meski tidak kenal secara fisik, bayangan pribadi, pemikiran dan perasaan dari orang-orang yang akan kutemui sudah begitu aku akrabi melalui persahabatan di dunia maya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, awalnya memang terasa kaku. Namun setelah saling memperkenalkan diri, semua mencair begitu saja, lumer digerus hangatnya persahabatan. Kami saling berbaur dan segera tenggelam dalam percakapan yang begitu akrab mengenai banyak hal. Tentang tempat tinggal, keluarga, hobi, juga tentang pekerjaan masing-masing. Keakraban kami semakin diteguhkan dan dipersatukan melalui beragam acara dan permainan yang sudah dirancang sedemikian rupa. Tuhan… rasanya aku ingin waktu berhenti saat itu… aku ingin lebih lama lagi menikmati hangatnya persahabatan yang dilandasi oleh kasih. Kasih yang mampu menerima perbedaan. Kasih yang mau memberi dan menerima apa adanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tit tit tit… tit tit tit… tit tit tit…&lt;/span&gt;, dering alarm hp berbunyi nyaring, memecah kesunyian pagi. Aku tergeragap bangun. Kukucak-kucak mata. Jarum pendek jam yang tergantung di dinding sana masih menunjuk ke angka 4. Huahhh….. aku menguap lebar-lebar. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ternyata… semua hanyalah mimpi. Mimpi yang begitu indah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;nb: postingan ini merupakan posting ulang yang sudah mengalami revisi, sebagai bentuk partisipasi dalam lomba yang diselenggarakan oleh &lt;a href="http://smp3lembang.blogspot.com/2010/09/lomba-menuliskan-mimpi-terindah-atau.html"&gt;bang Munir&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3538790226979040665?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3538790226979040665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3538790226979040665' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3538790226979040665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3538790226979040665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/ternyata.html' title='Ternyata...'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-4469860494874620064</id><published>2010-09-19T07:52:00.000-07:00</published><updated>2010-09-19T07:53:51.354-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doa'/><title type='text'>Terima Kasih Tuhan</title><content type='html'>Tuhan, &lt;br /&gt;hari ini aku jatuh lagi&lt;br /&gt;entah untuk yang keberapa kali&lt;br /&gt;aku tak mampu lagi menghitungnya&lt;br /&gt;yang aku tahu,&lt;br /&gt;aku kembali melukaiMu&lt;br /&gt;dan membuatMu kecewa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku tidak pantas&lt;br /&gt;aku begitu hitam&lt;br /&gt;tapi tanganMu masih saja terulur untukku&lt;br /&gt;kasihMu yang tiada batas &lt;br /&gt;terus memeluk raga dan jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;terima kasih Tuhan&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;syukur atas hidup yang masih Engkau beri&lt;br /&gt;kuatkan aku agar mampu bangkit,&lt;br /&gt;memperbaiki hidupku,&lt;br /&gt;demi membalas kasihMu&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-4469860494874620064?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/4469860494874620064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=4469860494874620064' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4469860494874620064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/4469860494874620064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/terima-kasih-tuhan.html' title='Terima Kasih Tuhan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5007236583381199195</id><published>2010-09-18T08:59:00.001-07:00</published><updated>2010-09-18T09:06:08.941-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='doa'/><title type='text'>Jadikan Aku Rendah Hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TJTjIdRSNYI/AAAAAAAAAuQ/LjZV_r71p9Y/s1600/tangan+berdoa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 131px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TJTjIdRSNYI/AAAAAAAAAuQ/LjZV_r71p9Y/s200/tangan+berdoa.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518285177871283586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;jadikan aku rendah hati&lt;br /&gt;jangan biarkan semua kebaikan yang aku lakukan&lt;br /&gt;menjadi alasan bagiku&lt;br /&gt;untuk lebih dihormati,&lt;br /&gt;untuk lebih dihargai,&lt;br /&gt;untuk lebih dipuji,&lt;br /&gt;untuk lebih diperhatikan&lt;br /&gt;namun, biarlah semua itu&lt;br /&gt;menjadi bukti syukurku kepadaMu&lt;br /&gt;karena Engkau begitu mencintai aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;jadikan aku selalu rendah hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;gambar diambil dari andreas29.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5007236583381199195?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5007236583381199195/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5007236583381199195' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5007236583381199195'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5007236583381199195'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/jadikan-aku-rendah-hati.html' title='Jadikan Aku Rendah Hati'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TJTjIdRSNYI/AAAAAAAAAuQ/LjZV_r71p9Y/s72-c/tangan+berdoa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2963589955835553606</id><published>2010-09-17T04:30:00.000-07:00</published><updated>2010-09-17T04:33:45.219-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Mau Menulis Apa Ya?</title><content type='html'>Ini adalah pertanyaan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘klasik’&lt;/span&gt; yang sering hinggap di kepalaku. Kadang kalo pas lagi penuh dengan ide, pertanyaan ini bisa langsung kujawab tanpa berlama-lama. Tinggal duduk di depan komputer, jari-jemari menari di atas keyboard, dan jadilah sebuah tulisan. Namun tak jarang, justru terjadi sebaliknya. Sudah puluhan menit berpikir, ide tak kunjung muncul. Nah, di saat-saat seperti ini, pertanyaan itu begitu menyiksaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa ide bisa muncul begitu mudah bahkan saling susul menyusul tapi di lain waktu terasa seret, hilang, bahkan tidak ada sama sekali? Mungkin jawabannya adalah karena aku &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kurang fokus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Bukankah sebenarnya ide itu sudah terserak di sekelilingku? Berbagai pengalaman yang aku alami, perjumpaan yang terjadi dengan sesama ciptaan, aneka perasaan yang muncul saat melihat suatu peristiwa, buku-buku, majalah, film, sinetron. Semua itu adalah sumber ide yang tidak pernah kering.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain kurang fokus, ada satu hal lagi yang sering menggangguku. Hal itu bernama rasa &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;malas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Ya, malas. Malas berpikir untuk mendapatkan ide. Malas duduk di depan komputer dan mulai mengetik karena suatu ‘alasan’ yang kadang dibuat-buat. Juga, malas jika harus mendisiplinkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu menjadi tantangan yang harus aku hadapi. Tantangan yang mesti aku kalahkan karena aku ingin terus menulis. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Menulis setiap hari&lt;/span&gt;. Mungkin, satu dua kali aku akan terjatuh dan gagal, tapi setelah itu aku harus bangkit, berusaha lagi dengan lebih sungguh-sungguh. Hingga pada akhirnya ketika pertanyaan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;‘klasik’&lt;/span&gt; itu kembali muncul, dengan senyum kemenangan aku akan duduk di depan komputer dan mulai menulis. Ada atau tidak ada ide.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2963589955835553606?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2963589955835553606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2963589955835553606' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2963589955835553606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2963589955835553606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/mau-menulis-apa-ya.html' title='Mau Menulis Apa Ya?'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3479281313049350891</id><published>2010-09-15T09:58:00.000-07:00</published><updated>2010-09-15T09:59:49.763-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Katanya...</title><content type='html'>Katanya, negeri ini adalah negeri yang makmur, yang gemah ripah loh jinawi. Kekayaan alamnya melimpah-limpah tak terbatas. Namun, mengapa masih banyak kemiskinan di negeri ini. Masih banyak mereka yang tidak memiliki tempat tinggal yang layak, mereka yang harus putus sekolah dan tidak bisa bersekolah, mereka yang tidak memiliki pekerjaan yang pantas, mereka yang lebih memilih menanggung penderitaan akibat sakit karena ketiadaan biaya untuk berobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, orang-orang di negeri ini ramah tamah dan murah senyum. Namun anehnya, kekerasan terus saja meningkat dan menjadi konsumsi sehari-hari di televisi. Sedikit saja salah paham, langsung menyulut pertikaian yang tidak jarang menyebabkan nyawa melayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, bhineka tunggal ika dijunjung tinggi di negeri ini. Namun, mengapa masih saja ada orang-orang yang mempermasalahkan dan membesar-besarkan perbedaan. Menganggap dirinya yang terbaik sedangkan orang lain harus diperangi karena dianggap menjadi duri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya, para wakil rakyat itu berjanji akan memperjuangkan kesejahteraan rakyat. Namun, ternyata semua itu hanyalah kebohongan semata. Mereka hanya berjuang untuk kepentingannya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K&lt;span style="font-style:italic;"&gt;atanya, ah... katanya... Ternyata di negeri ini memang terlalu banyak katanya. Terlalu banyak orang yang pintar ngomong dan memberi komentar. Terlalu banyak katanya... sehingga kita menjadi lupa untuk mewujudkannya di dalam tindakan. Andaikata teringat... kita hanya mampu bertindak atas nama diri sendiri, bukan untuk orang lain&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3479281313049350891?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3479281313049350891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3479281313049350891' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3479281313049350891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3479281313049350891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/katanya.html' title='Katanya...'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-6418315011354898947</id><published>2010-09-13T08:07:00.000-07:00</published><updated>2010-09-13T08:08:57.596-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengharapan'/><title type='text'>Selamat Ulang Tahun</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TI4-hLl7s_I/AAAAAAAAAuA/V4C0uR2Cxps/s1600/6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 267px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TI4-hLl7s_I/AAAAAAAAAuA/V4C0uR2Cxps/s320/6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5516415333343933426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adek,&lt;br /&gt;baru beberapa bulan aku dekat denganmu&lt;br /&gt;namun, rasa sayang kian melekat kuat&lt;br /&gt;kita memang bukan saudara akibat pertalian darah&lt;br /&gt;tapi apalah artinya itu&lt;br /&gt;saat rasa ini terus mekar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan, ketika pagi ini menyembul indah&lt;br /&gt;rona wajahmu begitu ceria bagaikan mentari&lt;br /&gt;senyum manismu menghangatkan jiwaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun, Adek&lt;br /&gt;panjang umurmu dan makin rajin belajarmu,&lt;br /&gt;makin besar sayangmu untuk papa tercinta,&lt;br /&gt;untuk kakak, adek, mbak yang selama ini menjagamu,&lt;br /&gt;untuk akung, untuk emak, dan saudaramu yang lain,&lt;br /&gt;makin dekat engkau dengan Tuhan,&lt;br /&gt;tidak boleh cengeng dan penakut,&lt;br /&gt;dan moga berkatNya &lt;br /&gt;senantiasa melimpah untukmu &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adek,&lt;br /&gt;Selamat Ulang Tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pf: 13 September 2000 – 13 September 2010&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-6418315011354898947?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/6418315011354898947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=6418315011354898947' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6418315011354898947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/6418315011354898947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/selamat-ulang-tahun.html' title='Selamat Ulang Tahun'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TI4-hLl7s_I/AAAAAAAAAuA/V4C0uR2Cxps/s72-c/6.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-9165610160921478868</id><published>2010-09-12T07:52:00.000-07:00</published><updated>2010-09-12T07:54:48.461-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Para Jiner</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIzpshUKMfI/AAAAAAAAAt4/FfdDcoKtqOc/s1600/para+jiner.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIzpshUKMfI/AAAAAAAAAt4/FfdDcoKtqOc/s320/para+jiner.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5516040594688455154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Merasa aneh dengan judul di atas, atau malah bingung? Pastinya itu bukan nama salah satu jenis makanan yang disajikan di hari lebaran ini. Itu juga bukan nama tempat pariwisata yang ada di kota Semarang. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Para Jiner&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; adalah sebutan akrab yang aku sematkan pada sekelompok orang, semuanya cewek, yang sering bersama-sama di gereja. Sebutan itu muncul begitu saja. Penyebabnya adalah karena mereka sering kelihatan ngobrol dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;online&lt;/span&gt; (memanfaatkan hotspot milik gereja) di pojok pastoran gereja yang ada gentongnya. Loh, lalu apa hubungannya? Hehehe... secara guyon... aku menyamakan mereka dengan para jin yang akan keluar saat gentong itu digosok oleh seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Para Jiner&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; itu maksudnya para jin? Eh... tenang... tenang... itu hanya sekedar istilah. Lagi pula mereka adalah orang yang baik. Persahabatan dan kebersamaan di antara mereka juga patut diacungi jempol. Dan kebersamaan itu kian terbukti dua hari ini. Mereka dengan bersemangat saling membantu mengisi koor untuk menyemarakkan misa. Tercatat sebanyak 3 kali hal itu dilakukan. Sabtu misa pk. 17.30 dan Minggu pada misa ke-2 pk. 07.00 dan misa ke-5 pk. 18.15. ”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ini adalah bentuk keterlibatan dari Jiner Choir&lt;/span&gt;,” demikian salah satu di antara mereka menyebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kebersamaan yang indah. Kebersamaan yang menghidupkan. Kebersamaan di dalam pelayanan. Mereka dengan mudah akan saling menolong ketika ada salah satu di antara mereka membutuhkan bantuan. Mereka juga akan saling menghibur saat salah satunya mengalami kesedihan&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kebersamaan ini terus langgeng. Semoga persahabatan di antara mereka juga kian kokoh. Tidak tergerus oleh egoisme, kemarahan, kebencian, dan prasangka negatif yang menjadi arus besar jaman ini. Dan semoga, mereka semakin dekat dengan Tuhan dan aktif memberi pelayanan untuk siapa pun dan kapan pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ayo &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Para Jiner&lt;/span&gt;, tetaplah satu untuk semua dan semua untuk satu!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-9165610160921478868?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/9165610160921478868/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=9165610160921478868' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/9165610160921478868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/9165610160921478868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/para-jiner.html' title='Para Jiner'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIzpshUKMfI/AAAAAAAAAt4/FfdDcoKtqOc/s72-c/para+jiner.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-3643134046899542826</id><published>2010-09-11T07:40:00.000-07:00</published><updated>2010-09-11T07:42:34.979-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Salib</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIuVNB8W1tI/AAAAAAAAAtw/ZllsXI3EE4k/s1600/salib.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 158px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIuVNB8W1tI/AAAAAAAAAtw/ZllsXI3EE4k/s200/salib.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515666219737732818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;i&gt;“Mengapa kamu berseru kepadaKu: Tuhan, Tuhan, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan?”&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sabda di atas aku dengar saat mengikuti misa pagi hari ini. Sabda itu mengingatkan aku akan salib. Yah benar, salib! Salib selalu mempunyai empat arah. Ke atas, ke bawah, ke kanan dan kiri. Ke atas sebagai perlambang bahwa kita harus selalu mengingat dan menyembahNya. Dia yang telah memberikan hidup, menjaga, dan merawat kehidupan kita di dunia ini. Ke kanan dan ke kiri menjadi tanda bahwa setelah mendapatkan karunia kehidupan dariNya dengan segala kelebihan dan kekurangan, kita perlu berbagi dengan sesama. Saling menolong, memberi kasih, dan menjadi saluran berkat untuk orang lain. Dan yang terakhir adalah ke bawah untuk mengingatkan kita bahwa kehidupan di dunia ini tidaklah abadi. Semua akan lenyap dalam sekejap jika itu atas perkenanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat arah itu harus berjalan secara seimbang. Yang satu tidak boleh melebihi yang lain atau mengurangi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;tidak ada gunanya kita melakukan kewajiban agama kita dengan tekun jika tutur kata, perbuatan, dan tindakan kita menjadi ’batu sandungan’ bagi orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-3643134046899542826?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/3643134046899542826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=3643134046899542826' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3643134046899542826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/3643134046899542826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/salib.html' title='Salib'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIuVNB8W1tI/AAAAAAAAAtw/ZllsXI3EE4k/s72-c/salib.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-245646956205790390</id><published>2010-09-10T08:44:00.001-07:00</published><updated>2010-09-10T09:26:56.394-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Dunia Pasti Berputar</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dunia pasti berputar&lt;br /&gt;Ada saatnya semua harus berubah&lt;br /&gt;Ingat pasti bertukar&lt;br /&gt;Kita harus siap hadapi semua&lt;br /&gt;Ikhlaskan segalanya&lt;br /&gt;Jalani semua yang ada di dunia&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pertama kali mendengar lagu di atas, aku langsung suka. Liriknya sederhana tetapi sarat makna. Apalagi Charlie, vokalis grup band ST 12, menyanyikannya dengan penuh penghayatan. Suara seraknya yang mendayu-dayu terasa sungguh menyentuh kalbu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia memang pasti akan berputar. Terus dan terus. Kadang kita ada di atas tetapi bukan tak mungkin suatu saat akan berada di bawah. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Saat di atas, jangan membuat kita menjadi sombong, jumawa, bahkan tidak mau kenal lagi dengan sesama. Justru saat seperti itu, menjadi kesempatan bagi kita untuk lebih berbagi, lebih memperhatikan yang lain, mereka yang kekurangan. Sebaliknya ketika ada di bawah, tidak membuat kita nglokro, menyerah, apalagi putus asa dan menyalahkan Tuhan karena membuat hidup kita menderita. Ini menjadi saat bagi kita untuk lebih bertekun dalam usaha dan doa&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;selalu bersyukur dalam keadaan apa pun&lt;/span&gt;. Entah di atas maupun di bawah. Bersyukur atas kelebihan (harta yang melimpah) dan kekurangan (hidup yang pas-pasan). &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bersyukur karena Ia masih berkenan melimpahkan nafas hidup untuk kita. Semoga kesempatan ini dapat kita pergunakan sebaik-baiknya untuk menjadikan hidup kita semakin bermakna dan berguna bagi orang lain. Saat di atas maupun di bawah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-86d9d4d3809e468e" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v21.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D86d9d4d3809e468e%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1329910275%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D6064370BAD4D7623C6AF1A2619CDF15E44154C9E.5566FF1A12453DDA74B382BF8DBE1D1C7EF8461%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D86d9d4d3809e468e%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DRlASGdaX6xosAprvvNZvPAuUvwc&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v21.nonxt1.googlevideo.com/videoplayback?id%3D86d9d4d3809e468e%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1329910275%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D6064370BAD4D7623C6AF1A2619CDF15E44154C9E.5566FF1A12453DDA74B382BF8DBE1D1C7EF8461%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D86d9d4d3809e468e%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DRlASGdaX6xosAprvvNZvPAuUvwc&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-245646956205790390?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/245646956205790390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=245646956205790390' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/245646956205790390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/245646956205790390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/dunia-pasti-berputar.html' title='Dunia Pasti Berputar'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-1538059621948462342</id><published>2010-09-09T03:48:00.000-07:00</published><updated>2010-09-09T03:50:09.738-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>Selamat Idul Fitri</title><content type='html'>Sahabat,&lt;br /&gt;ketika adzan mahgrib bergema sore ini&lt;br /&gt;itu pertanda ramadhan kita tlah usai&lt;br /&gt;segala amalan dan laku yang baik di bulan ini&lt;br /&gt;semoga menjadi berkat melimpah tuk kita &lt;br /&gt;menjadikan kita putih &lt;br /&gt;demi menyambut hari kemenangan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan,&lt;br /&gt;pada saat yang begitu indah ini&lt;br /&gt;aku hanya bisa  berucap &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SELAMAT IDUL FITRI&lt;br /&gt;MOHON MAAF LAHIR dan BATIN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIi7y9euOlI/AAAAAAAAAto/dgrUvkeyPSA/s1600/idul+fitri.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 272px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIi7y9euOlI/AAAAAAAAAto/dgrUvkeyPSA/s320/idul+fitri.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5514864227886447186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-1538059621948462342?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/1538059621948462342/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=1538059621948462342' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1538059621948462342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1538059621948462342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/selamat-idul-fitri.html' title='Selamat Idul Fitri'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TIi7y9euOlI/AAAAAAAAAto/dgrUvkeyPSA/s72-c/idul+fitri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-461854171989599166</id><published>2010-09-08T09:24:00.000-07:00</published><updated>2010-09-08T09:38:12.161-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Sebuah Teladan</title><content type='html'>Malam ini, aku menonton sebuah video pendek. Durasinya hanya 5 menit lebih 32 detik. Meski singkat, tetapi ternyata ceritanya sungguh luar biasa. Mengisahkan tentang seorang pemuda yang sejak lahir sudah tidak memiliki tangan dan kaki. Walau cacad dan tidak sempurna, ia tidak pernah putus asa dan menjadikan semua itu sebagai alasan untuk tidak berusaha dan mengasihani diri sendiri. Justru ketidaksempurnaan itu menjadikannya sebagai pemuda yang tegar. Pemuda yang mandiri, yang tidak menggantungkan kehidupannya dari belas kasihan orang lain. Bahkan, ia mampu menjadi seorang motivator yang handal bagi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, cerita ini menohok kesadaranku. Bukankah Tuhan sudah mengaruniakan tangan dan kaki yang sempurna untukku? Apa yang sudah aku lakukan dengannya? Apakah ada lebih banyak kebaikan yang terjadi melalui tangan dan kakiku? Atau justru tangan dan kakiku menjadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’alat’&lt;/span&gt; yang merugikan orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tuhan,&lt;br /&gt;aku bersyukur atas tangan dan kaki ini&lt;br /&gt;yang Engkau berikan secara sempurna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga lewat tangan dan kaki ini,&lt;br /&gt;ada lebih banyak kebaikan yang aku lakukan,&lt;br /&gt;ada lebih banyak kasih yang aku berikan,&lt;br /&gt;untuk sesamaku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-c987e951d0020bb0" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v13.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dc987e951d0020bb0%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1329910275%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D192ED455C504F3BF014B36841495C45392CBFD3A.84B8BB9C957DFEB9C73242FA735C39352FFFB321%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dc987e951d0020bb0%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DmR6ds2xsU_jeK6nbW_YtGrvdbPc&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v13.nonxt4.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dc987e951d0020bb0%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1329910275%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D192ED455C504F3BF014B36841495C45392CBFD3A.84B8BB9C957DFEB9C73242FA735C39352FFFB321%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dc987e951d0020bb0%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DmR6ds2xsU_jeK6nbW_YtGrvdbPc&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-461854171989599166?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/461854171989599166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=461854171989599166' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/461854171989599166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/461854171989599166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/sebuah-teladan.html' title='Sebuah Teladan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-8151591000387899705</id><published>2010-09-07T09:51:00.000-07:00</published><updated>2010-09-07T09:53:16.527-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Proyek</title><content type='html'>Malam ini, aku dan beberapa teman yang tergabung dalam Tim Kerja PIA (Pendampingan Iman Anak) mengadakan pertemuan untuk membahas sebuah proyek. Proyek? Eh... jangan keburu menduga yang tidak-tidak. Jangan pula langsung berpikir negatif mendengar kata proyek. Pastinya, ini bukan proyek seperti milik para anggota DPR yang terkesan dipaksakan dan menghambur-hamburkan uang rakyat. Proyek ini legal dan nggak akan merugikan siapa pun. Proyek ini berkait erat dengan Natal. Yap, benar! Kami memang sedang merencanakan untuk membuat pohon natal. Bukan pohon natal sembarangan tetapi yang sungguh spesial. Kami sebut begitu karena rencananya pohon natal ini akan dibuat dari gelas-gelas air mineral (berbagai merk) yang dirangkai menjadi satu dengan lebar 2 meter dan tinggi 5 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja ini bukan proyek &lt;span style="font-style:italic;"&gt;dadakan&lt;/span&gt;. Ide awal sudah tercetus sejak akhir tahun lalu. Setelah be&lt;span style="font-style:italic;"&gt;rembug&lt;/span&gt;, semuanya menyatakan setuju dan mencanangkan hal ini sebagai proyek bersama yang harus direalisasikan. Dan guna mendukung maksud tersebut, sejak awal tahun ini, kami mulai mengumpulkan gelas-gelas air mineral yang sudah tidak terpakai dari berbagai tempat dan acara/kegiatan. Awalnya, banyak orang yang heran melihat apa yang kami lakukan. Namun lambat laun, mereka bisa mengerti dan ikut mendukung kegiatan kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, ini memang bukan kerja yang main-main. Apalagi seperti kebiasaan yang sudah-sudah, mendekati akhir tahun, adalah saat-saat yang cukup sibuk bagi kami. Ada banyak hal yang harus kami pikirkan. Persiapan kurikulum pengajaran PIA untuk satu tahun mendatang, mempersiapkan Misa Natal Keluarga dengan segala pernak-perniknya, juga membuat parcel natal untuk mengisi uang kas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kami tidak boleh menyerah. Meski harus membagi konsentrasi, kami yakin bisa menyelesaikan semuanya dengan baik. Syaratnya hanyalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;terus menjaga kebersamaan di antara kami. Kebersamaan yang begitu indah. Kebersamaan yang selama ini terus menghidupkan dan menjadi pelita dalam karya pelayanan kami&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-8151591000387899705?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/8151591000387899705/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=8151591000387899705' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8151591000387899705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/8151591000387899705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/proyek.html' title='Proyek'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2930496070551798564</id><published>2010-09-06T09:21:00.000-07:00</published><updated>2010-09-06T09:22:19.752-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><title type='text'>Musuh Atau Sahabat</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Musuh atau sahabat&lt;br /&gt;mana yang engkau pilih?&lt;br /&gt;yang satu begitu mudah&lt;br /&gt;yang lain terasa sulit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seribu musuh teramat sedikit&lt;br /&gt;namun seorang sahabat &lt;br /&gt;begitu berharga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;musuh membuat hati dicekam gelisah,&lt;br /&gt;dikurung prasangka, dan hasrat melukai&lt;br /&gt;tetapi sahabat akan menghangatkan jiwa&lt;br /&gt;dan membuat hidup semakin bermakna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jika bisa mendapatkan sahabat,&lt;br /&gt;mengapa lebih memilih mencari musuh?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2930496070551798564?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2930496070551798564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2930496070551798564' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2930496070551798564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2930496070551798564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/musuh-atau-sahabat.html' title='Musuh Atau Sahabat'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-1344404148893039181</id><published>2010-09-05T09:42:00.000-07:00</published><updated>2010-09-05T09:46:32.481-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan'/><title type='text'>IMB</title><content type='html'>Chun, Uya, dan Ongen yang tergabung dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;FUNGKY PAPUA&lt;/span&gt;, tak kuasa menahan air mata yang jatuh. Terlihat mereka sangat syok, kaget, dan sedih, bahkan salah satu diantaranya pingsan ketika akhirnya diumumkan bahwa merekalah yang harus meninggalkan panggung IMB (Indonesia Mencari Bakat) malam ini. Perjuangan yang sudah berlangsung hampir tujuh bulan usai sudah. Kebersamaan yang sudah terjalin erat bagaikan saudara harus segera diakhiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, panggung IMB yang digelar tiap Sabtu dan Minggu di sebuah stasiun televisi swasta ini memang sangat spesial. Selain menampilkan bakat-bakat menarik dan spektakuler dari para pesertanya, tersaji juga sebuah drama tentang kehidupan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tentang kerja keras, kemauan untuk terus belajar, mau berkompromi dengan siapapun, tidak egois, berani menerima tantangan, mengerjakan segala sesuatu dengan serius, optimis, selalu semangat, dan memelihara kebersamaan di dalam persaudaraan yang tulus meski di atas panggung harus bersaing satu sama lain&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, tidak mengherankan, ketika salah satu peserta harus keluar, peserta yang lain pun merasa kehilangan. Mereka kemudian saling bertangisan, memberi penghiburan, dan saling memeluk untuk berbagi peneguhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita, selain menikmati sajian demi sajian yang selalu menarik, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;tidak ada salahnya untuk mengambil pelajaran-pelajaran berharga baik yang tersurat maupun tersirat. Pun juga kebanggaan bahwa ternyata di negeri ini, negeri yang kita cintai ini, masih ada banyak bakat terpendam yang menunggu kesempatan untuk diasah dan ditampilkan&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-1344404148893039181?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/1344404148893039181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=1344404148893039181' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1344404148893039181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/1344404148893039181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/imb.html' title='IMB'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-5697553402789709923</id><published>2010-09-04T09:46:00.000-07:00</published><updated>2010-09-04T09:48:38.627-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Maaf, Anda Tidak Hidup Sendiri!</title><content type='html'>Jangan keliru menafsirkan kalimat di atas. Kalimat itu hanyalah sekedar uneg-uneg yang keluar begitu saja dari dasar hati. Penyebabnya adalah &lt;span style="font-style:italic;"&gt;karena semakin banyak ketidakpedulian dan arogansi yang berkembang di sekitar kita&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap hal ini, jujur, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;saya sering merasa jengkel, mangkel, marah, dan sedih&lt;/span&gt;. Mulai dari pengguna jalan yang seenaknya sendiri main klakson dan salib sana-sini tanpa perhitungan yang matang hingga membuat pengguna jalan yang lain kelabakan. Mereka yang suka menerobos lampu lalu lintas, nekad melaju meskipun menyala merah, dan membuat lalu lintas menjadi semrawut. Mereka yang suka parkir sembarangan dan membuat orang lain tidak memiliki akses untuk parkir atau menggunakan jalan. Mereka yang hobi banget membuang sampah sembarangan. Membuat tempat-tempat umum menjadi kotor dan tidak sedap dipandang mata. Dan masih banyak contoh yang lain lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;apakah kita akan terus-terusan melakukan hal itu? Terus saja beranggapan bahwa hanya aku yang berhak, aku yang harus didahulukan, aku yang harus dihormati, aku yang paling berkuasa, aku yang... ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Maaf, Anda tidak hidup sendiri di dunia ini!&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Masih ada orang lain yang harus dihargai, dihormati, dan diakui hak-haknya. Anda tidak lebih tinggi daripada orang lain hanya karena Anda lebih kaya, lebih berkuasa, lebih pintar, dan lebih memiliki kesempatan. Anda dan orang lain adalah sederajat karena sama-sama ciptaan Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-5697553402789709923?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/5697553402789709923/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=5697553402789709923' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5697553402789709923'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/5697553402789709923'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/maaf-anda-tidak-hidup-sendiri.html' title='Maaf, Anda Tidak Hidup Sendiri!'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-635484470082685597</id><published>2010-09-03T09:46:00.000-07:00</published><updated>2010-09-03T09:48:16.807-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Ketergantungan</title><content type='html'>Bu Iin sedang asyik nonton sinetron kegemarannya di televisi. Malam ini adalah episode terakhir dan ia tidak ingin melewatkan sedetikpun pandangan dari depan televisi. ”Sinetronnya bener-bener bagus, ceritanya sangat menyentuh dan menguras air mata. Apalagi para pemerannya ganteng-ganteng dan cantik-cantik. Pokoknya, bakal nyesel deh kalo sampai tidak nonton,” jelasnya memberi alasan. Sayangnya, karena ketergantungan itu, membuatnya jadi lupa dengan keadaan sekelilingnya. Lupa dengan warungnya yang didatangi oleh tetangga yang butuh membeli sesuatu. Lupa dengan  anak semata wayangnya yang minta ditemani saat belajar. Juga lupa dengan suami yang ada di sampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Ros setali tiga uang dengan Bu Iin. Dia amat tergantung dengan harta kekayaannya. Akibat ketergantungan itu ia tidak rela jika hartanya berkurang. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Berkurang No, Bertambah Yes!&lt;/span&gt; Itu prinsipnya. Dan akibat keyakinan itu membuatnya melakukan segala cara untuk mengumpulkan harta kekayaan walau itu dengan jalan yang tidak baik dan merugikan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti Bu Iin dan Pak Ros, kita pun juga memiliki ketergantungan masing-masing. Dan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;akibat ketergantungan itu sering membuat kita menjadi mandeg, diam, dan tidak mampu (dan mau) melakukan sesuatu tanpanya&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu semua itu tidak benar. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Tidak ada yang abadi di dunia ini. Semua bisa datang dan pergi secepat kedipan mata&lt;/span&gt;. Satu hal yang harus selalu ditanamkan dalam hati: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kita datang ke dunia ini tidak membawa apa-apa dan akan kembali kepadaNya juga dengan tangan kosong&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;. Mengapa kita tidak mau melepaskan ketergantungan kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-635484470082685597?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/635484470082685597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=635484470082685597' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/635484470082685597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/635484470082685597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/ketergantungan.html' title='Ketergantungan'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-2410544502465604190</id><published>2010-09-02T08:56:00.000-07:00</published><updated>2010-09-02T09:16:16.709-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='inspirasi'/><title type='text'>Cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TH_JnxT5InI/AAAAAAAAAtQ/D6rgF7yBdE0/s1600/love_heart11.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 197px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TH_JnxT5InI/AAAAAAAAAtQ/D6rgF7yBdE0/s200/love_heart11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512346154013631090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah bahasan paling menarik di seantero dunia ini. Ia juga menjadi sumber inspirasi berbagai hal dalam kehidupan manusia. Pun, ada begitu banyak definisi yang dikaitkan dengannya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cinta begitu indah. Cinta yang memberi. Cinta yang tulus. Cinta tidak menyakiti. Cinta itu buta.&lt;/span&gt; Dan masih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya dunia ini, cinta juga memiliki dua sisi yang sulit untuk dipisahkan. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cinta akan kehidupan&lt;/span&gt; membuat manusia selalu menghargai ciptaanNya. Entah itu sesama, ciptaan yang lain, juga alam dan lingkungan sekitarnya. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cinta akan kebaikan&lt;/span&gt; menjadikan manusia menjauhkan diri dari sikap-sikap yang merugikan sesamanya. Menjunjung tinggi kebenaran dan setia pada perintah-perintahNya. Sebaliknya, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;cinta akan diri yang terlalu berlebihan&lt;/span&gt;, membuat manusia menjadi pribadi yang sombong, egois, dan tidak memiliki penghargaan akan manusia yang lain. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Cinta akan uang dan harta&lt;/span&gt; membuat manusia gelap mata dan menghalalkan segala cara untuk memperolehnya. Menjambret, mencuri, merampok, melakukan korupsi, membunuh, adalah beberapa hal yang sering terjadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia ada karena cinta. Cinta sesama manusia, dan terlebih karena cinta Tuhan sang Mahacinta. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;CintaNya tidak akan pernah luntur dan hilang walau manusia yang begitu dicintaiNya sering lupa dan meninggalkanNya&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;masihkan kita membalas cintaNya dengan cinta yang tidak benar? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-2410544502465604190?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/2410544502465604190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=2410544502465604190' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2410544502465604190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/2410544502465604190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/cinta.html' title='Cinta'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/TH_JnxT5InI/AAAAAAAAAtQ/D6rgF7yBdE0/s72-c/love_heart11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-889064937996100581.post-511249900379777901</id><published>2010-09-01T09:37:00.000-07:00</published><updated>2010-09-01T09:40:01.656-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='my live'/><title type='text'>Sebuah Refleksi</title><content type='html'>Hari demi hari terus berkejaran. Sang waktu pun enggan berhenti walau hanya untuk sedetik. Tak terasa, hari ini September sudah tiba. Itu berarti tinggal empat bulan lagi sang tahun akan berganti. Itu juga berarti, dua bulan lagi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;rumah mayaku&lt;/span&gt; akan genap berusia 2 tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah... saatnya untuk memulai refleksi. &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Apa yang sudah aku lakukan selama ini? Apakah aku sudah melakukan perubahan di dalam hidupku sesuai dengan berbagai harapan yang aku panjatkan di awal tahun? Apakah segala rencana yang sudah aku susun dapat berjalan dengan baik? Apakah targetku tercapai?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi aneka pertanyaan itu, aku hanya bisa diam sambil menggelengkan kepala. Ternyata, aku belum banyak berubah. Aku masih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’sama’&lt;/span&gt; seperti tahun sebelumnya. Aku masih terpuruk dalam &lt;span style="font-style:italic;"&gt;’kebiasaan burukku’&lt;/span&gt;. Aku masih sering dicengkeram kemalasan. Aku masih suka menunda-nunda pekerjaan. Aku masih... ah... kiranya ada banyak hal lagi yang bisa kupaparkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apakah aku harus terus diam dan tidak bereaksi apa-apa saat menyadari kenyataan itu? Tidak! &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Aku harus berusaha lebih gigih lagi. Aku harus punya semangat dan motivasi yang benar untuk melakukan perubahan. Niat saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kesadaran. Kesadaran bahwa baik-buruk, berhasil-gagal, lebih ditentukan oleh diri sendiri. Kesadaran bahwa jika aku memilih untuk diam atau pun bekerja, sang waktu tidak akan pernah menunggu. Dan, akulah yang akan menanggung akibatnya. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/889064937996100581-511249900379777901?l=albertusgoentoer.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/feeds/511249900379777901/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=889064937996100581&amp;postID=511249900379777901' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/511249900379777901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/889064937996100581/posts/default/511249900379777901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://albertusgoentoer.blogspot.com/2010/09/sebuah-refleksi.html' title='Sebuah Refleksi'/><author><name>albertus goentoer tjahjadi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17866499883739960264</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_kR-r2sRGmwc/STvKnLUglCI/AAAAAAAAAEI/LHL7w_SdpCQ/S220/goen.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
