Tampilkan postingan dengan label award. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label award. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Juni 2010

Kembali (lagi)

Nggak terasa, waktu terus saja berlari. Hari ini udah tanggal 17 Juni… berarti tepat dua minggu aku baru update ‘rumah mayaku’ ini. Dua minggu… uhhh… lagi-lagi… waktu yang begitu lama (paling tidak bagiku) untuk bisa update. Sebenarnya pengen banget bisa update rutin seperti dulu… tapi entah mengapa… gairah ini belum juga kembali… semangat untuk menulis tak jua membakar diri… ahh… barangkali semua karena kemalasanku saja… keengganan untuk melangkah, bertindak, dan mulai menggoreskan kata-kata.

Aku bersyukur karena aku masih memiliki banyak sahabat yang setia berkunjung di rumahku, walau akhir-akhir ini memang rumahku kosong tak berpenghuni. Aku berterima kasih karena mereka peduli dan selalu mengingatkan aku. Dan untuk itu aku hanya bisa mengucapkan terima kasih setulus hati.

Ucapan terima kasih itu pula aku berikan untuk Kang Enes yang telah berbaik hati memberiku 2 buah Award yang cantik. Sungguh, kedua Award itu bagaikan ‘nyala’ yang siap membakar kembali semangatku. Semangat untuk menulis, berbagi, dan kembali bersilaturahmi ke tempat para sahabat. Semoga.


Jumat, 02 April 2010

300

Barangkali 300 bukanlah angka yang istimewa. Namun kali ini, 300 menjadi sesuatu yang spesial untukku. Ia adalah suatu pencapaian yang aku raih hari ini. Ia adalah jumlah postinganku selama hampir 17 bulan menggeluti dunia maya khususnya blog.

300 tidak akan menjadi apa-apa jika setelah ini aku hanya diam sembari memandangi dengan takjub angka tersebut. Aku harus terus berusaha. Maju dan berkembang untuk menghasilkan tulisan yang lebih baik.

300 terasa semakin istimewa karena selama rentang waktu pencapaian tersebut, ada banyak sahabat yang terus datang dan singgah di rumah sederhanaku ini. Para sahabat yang memberikan perhatian, dukungan, penghargaan, dan juga penghiburan. Semua itu menjadi motivasi terbesar dalam karya-karyaku. Untuk itu, hanya terima kasih yang senantiasa aku ucapkan untuk kalian.

Dan, pada postinganku yang ke-300 ini, aku juga akan memajang beberapa Award dari sahabat-sahabatku.

Award dari Mbak Clara;


Award dari Mbak Reni;

Award dari Mbak Restry;

Award dari Newsoul;

Award dari Mbak Ajeng;

Award dari Pak Shammel;

Award dari Mas Megi;

Award dari Mbak Seiri;

Award dari Pak Munir;

Senin, 15 Maret 2010

Sahabat

Awalnya, kita bukanlah apa-apa
lalu, dunia ajaib ini mempertemukan kita
entah kapan kita mulai saling memperhatikan?
entah kapan kita mulai saling memberi cinta?
itu semua tak lagi penting
karena kita sudah jadi Sahabat

Memang,
kita tak bisa setiap kali saling menyapa
bukan karena bosan atau tak lagi peduli
hanya kesibukanlah yang jadi penyebab

Sahabat,
terima kasih untuk semua kerinduan
terima kasih untuk segenap cinta dan kasih
terima kasih untuk persahabatan
di antara kita


* terima kasih untuk sahabatku Seri
atas AWARD indah yang diberikannya untukku


(para sahabat, aku minta maaf karena hanya bisa posting
dan belum sempat berkunjung ke rumah sahabat. Namun
di lain waktu, aku pasti akan memperbaikinya.
Salam Kasih untuk kalian semua
)

Jumat, 12 Maret 2010

Kasih

Ketika kekerasan dan kebencian terus saja merajalela
hanya satu hal yang dapat menghentikannya
ialah kasih

Saat hati remuk karena berbagai peristiwa
dan kesedihan yang teguh memeluk jiwa
hanya satu hal yang mampu mengobatinya
ialah kasih

Kasih yang menyatukan kita
Kasih yang membuat kita bertahan
Kasih yang menjadikan kita berarti
hingga jarak yang membentang
dan beda yang ada
tak lagi punya arti

Kasih dan hanya kasih
tidak ada yang lain

Marilah kita sebarkan kasih itu untuk semua
kini, esok, dan sepanjang kehidupan kita


Award yang indah ini aku terima dari mbak Ninneta
dengan sebuah pesan:
sebarkanlah malaikat-malaikat ini agar tercipta kedamaian di dunia ini...

Selasa, 23 Februari 2010

Tag Buku dan Award

Jujur, sebenarnya aku agak kesulitan mengerjakan Tag ini (terima kasih untuk Mas Tomi, Mas Hendro, dan Mbak Fanda yang telah memberikannya). Masalahnya bukan karena aku suka atau tidak suka membaca buku, tetapi lebih kepada pemilihan buku-buku mana saja yang benar-benar memberi kesan dan cukup berpengaruh untuk kehidupanku. Setelah menimbang-nimbang beberapa lama, akhirnya aku memutuskan ada 4 judul buku yang benar-benar menarik perhatianku.

Pertama, trilogi Winnetou karangan Karl May. Kisah ini benar-benar sarat dengan perjuangan, cinta, persahabatan tulus dan bagaimana seharusnya menghargai perbedaan. Sebuah kisah yang sanggup mempermainkan emosi dan menguras air mata.

Kedua, cerita detektif karangan Agatha Cristhie. Ini adalah salah satu pengarang favoritku. Cerita yang dihasilkannya selalu runtut dan detail dengan akhir yang tidak terduga-duga. Mengajak pembacanya untuk mempelajari sisi psikologis tokoh-tokoh dalam cerita.

Ketiga, Detektif Conan karangan Aoyama Gosho. Loh, kok komik? Iya… memang komik tetapi komik ini yang paling aku suka. Mulai dari seorang detektif SMU bernama Shinichi Kudo yang harus berubah wujud menjadi anak kecil akibat ulah organisasi hitam. Bagaimana perjuangan anak kecil itu yang akhirnya mengambil nama Conan Edogawa sebagai nama samaran dalam mengejar organisasi hitam yang telah mencelakakannya. Dan berbagai kasus-kasus lain yang (tiba-tiba) muncul dihadapan Detektif Conan, yang harus dipecahkannya dengan cermat dan penuh kehati-hatian. Cerita yang asyik, kadang lucu, dan selalu mengajak berpikir, karena apa yang kita duga belum tentu sesuai dengan kenyataannya. Semua hal harus dipikirkan secara mendalam sebelum mengambil keputusan.

Keempat, Menjadi Kaya Dengan Menulis karangan Rs. Rudatan. Sebuah buku yang bercerita tentang dunia kepenulisan dan segala pernak-pernik yang menyertainya. Nah, berkat buku inilah semua bermula. Semangat menulisku kembali bangkit setelah lama terlelap dalam tidur panjangnya. Dan bukan sebuah kebetulan jika akhirnya aku berlangganan Speedy dan mulai mengenal Blog. Sebuah dunia yang penuh dengan persahabatan dan menuntunku untuk terus mengasah ketrampilan dalam tulis-menulis dan menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan.

Akhirnya, setelah tugas ini terselesaikan, aku ingin memberikan (lagi) sebuah award untuk sahabat-sahabatku tanpa kecuali. Masih dengan tema yang sama yakni tentang CINTA KASIH, ditambah sebentuk kupu-kupu dan dilatari langit biru yang sangat cerah.

Kamis, 18 Februari 2010

Tentang AWARD

Dunia yang satu ini benar-benar membuat aku jatuh cinta. Apa yang dahulu kuanggap tidak mungkin kini telah berubah menjadi kenyataan. Menulis cerita, artikel, puisi, atau sekedar mengungkapkan unek-unek yang terasa mengganjal di pikiran, bertemu (walau tidak secara fisik), saling menyapa, saling memberi dukungan, dan menjadi sahabat dengan orang-orang yang secara nyata terpisah sekian jauh karena jarak yang membentang, saling menghargai tanpa keinginan untuk menonjolkan diri, menjadi sebuah kebiasaan yang sangat indah dan teramat membahagiakan. Apalagi dalam dunia ini juga semakin dipersatukan dengan adanya AWARD. Saling menerima dan kemudian memberi, menjadi sebuah rutinitas yang terus dikembangkan untuk semakin mempererat jalinan persahabatan.

Nah, bicara tentang hal itu, kali ini aku ingin memajang beberapa AWARD yang sudah aku terima dari sahabat-sahabatku. Sungguh, kehadiran AWARD-AWARD ini terus memacu semangatku untuk menulis. Dan untuk itu aku hanya bisa mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan untukku.

Award dari Bang Setiawan Dirgantara;

Award dari Mbak Reni;

Award dari Mas Angger;

Award dari Mbak Kebookyut;


Award dari Adek Shasa Imutz;





Untuk membalas kepercayaan itu, aku akan memberikan 2 buah AWARD sederhana hasil rancanganku sendiri, pertama-tama untuk para sahabat di atas, dan selanjutnya untuk sahabat-sahabat lain yang telah meluangkan waktu untuk sekedar berkunjung, melihat-lihat, memberi komentar atau apa pun, di rumah mayaku ini. Tentu, bila para sahabat berkenan menerimanya akan membuat aku sangat bahagia. Akhir kata, salam kasih selalu untuk kalian semua.



Note: Semua AWARD dari sahabatku di atas juga boleh diambil lho…

Sabtu, 23 Januari 2010

Dari dan Untuk Sahabat

Persahabatan bagai kepompong
Merubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah…


Itulah sepenggal lirik lagu Kepompong yang dipopulerkan oleh Sindentosca kira-kira pertengahan tahun lalu. Lirik lagu yang sederhana tetapi penuh makna. Tentang persahabatan tulus yang mampu merubah hal yang semula nampak buruk, sulit, menjadi hal yang baik dan indah.

Yah, persahabatan memang sebuah kata yang teramat sakti. Ia mampu menyatukan segala perbedaan. Ia juga mampu membuat jarak yang membentang seolah menjadi dekat dan berada di depan mata. Saling mendukung, memberi perhatian, saling mendengarkan, memberi saran dan kritik, demi kemajuan dan kebaikan bersama. Alangkah bahagianya…

Persahabatan seperti inilah yang aku rasakan hampir 16 bulan ini ketika aktif di dunia blogger. Bertemu, mengenal dan bisa berakrab-akrab dengan orang-orang yang berbeda tempat, latar belakang, umur, pendidikan, status, dll. Saling memberi komentar dan yang paling mengesankan adalah saling bertukar award.

Tentang hal itu, di bulan ini aku mendapatkan sejumlah award dari beberapa sahabatku.

Award dari Mbak Reni,


Award dari Mbak Seiri Hanako,

Award dari Mbak Irma,


Award berbacklink dari Mbak Moody-Ninneta dan Mbak Clara


Selanjutnya, aku mencoba (kembali) membuat sebuah award. Seperti yang sudah-sudah, award ini masih bertemakan kasih dengan lambang sebuah hati (entah kenapa… sejak kali pertama membuat award, aku teramat suka dengan lambang ini…).

Award ini pertama-tama aku berikan untuk para sahabat yang tersebut di atas dan juga untuk semua sahabat yang telah berkenan mampir di rumahku yang sederhana ini. Entah sekedar melihat atau baca-baca, memberi komentar baik di postingan maupun shoutmix. Juga, mereka yang telah menjadi followerku. Terakhir, semoga persahabatan yang telah terjalin selama ini selalu memberi keindahan dan kebahagiaan untuk kehidupan kita. Amin.

Minggu, 03 Januari 2010

Award Pergantian Tahun

Malam pergantian tahun baru saja lewat. Gemerlap kembang api yang memenuhi langit kala itu sudah tidak lagi kelihatan. Pun para penjual terompet juga sudah menyepi dari pinggir-pinggir jalan. Semua kembali seperti semula.

Meski demikian, kenangan akan malam pergantian tahun masih terpatri di benakku. Terlebih saat menggeluti aktivitas dalam dunia maya khususnya ngeblog. Yah, maklum… saat malam pergantian tahun dan di awal tahun yang baru aku menerima beberapa award dari sahabat-sahabatku. Award-award sebagai penanda persahabatan yang begitu cantik dan teramat indah. Dan untuk itu, aku hanya bisa mengucap terima kasih dan bersyukur atas perhatian para sahabat.

Award dari Mas Aan;

Award dari Mbak Reni;



Award dari Mbak Seiri Hanako;



Award dari Pohonku Sepi Sendiri;


Selanjutnya seluruh award ini akan kuberikan untuk semua sahabatku yang telah berkunjung ke Rumah Mayaku ini. Semoga kalian berkenan menerimanya. Dan semoga persahabatan di antara kita terus tumbuh, berkembang, dan semakin menghasilkan buah-buah rahmat dan berkat untuk kehidupan kita. Salam penuh kasih dari seorang sahabat.

Sabtu, 26 Desember 2009

Aku Kembali...

Bahagia. Akhirnya, aku bisa kembali lagi meramaikan dunia maya setelah dua minggu absen dari dunia blogging karena berbagai kesibukan mempersiapkan Natal.

Terima kasih kepada para sahabat yang masih setia mengunjungi aku. Mohon maaf jika aku belum sempat membalas kunjungan kalian.

Dan di saat blog ini aku tinggalkan untuk sementara waktu, masih ada beberapa sahabat yang memberiku award. Sungguh, award ini seolah bagaikan tetes air di tengah padang gersang. Memberi kesegaran dan sebuah pengharapan.

Award dari mbak Mia,

Award dari Phonank,

Award dari mbak Fanda,

Selamat Natal kepada para sahabat yang merayakannya. Semoga damai Natal dan berkatNya senantiasa melimpah bagi para sahabat beserta seluruh keluarga. Salam terkasih dari aku.

Sabtu, 12 Desember 2009

Sedih Sekaligus Bahagia

Sedih. Itulah yang kurasakan beberapa hari ini. Kenapa? Soalnya aku mesti mengurangi kegiatanku di dunia maya. Akibat lebih lanjut, postinganku semakin melorot dan tidak bisa rutin seperti hari-hari sebelumnya. Yang lebih parah, aku juga telat mengunjungi para sahabat yang sudah setia mengunjungi rumah mayaku.

Tentu ada sebab yang mengakibatkan semua itu terjadi. Kesibukan yang semakin menumpuk menjadi satu-satunya alasan yang bisa kuberikan. Yah, Desember bagiku hampir selalu menjadi bulan yang sibuk. Urusan kepanitiaan Natal baik di gereja maupun di lingkungan, ngedit, layout, dan menjaga supaya majalah paroki terus terbit, serta beberapa urusan yang lain.

Untuk itu aku hanya bisa memohon maaf jika sering telat berkunjung ke rumah para sahabat. Entah memberi komentar atau sekedar menyapa di shoutmix. Aku akan berusaha memperbaiki hal itu jika semua urusan sudah terselesaikan dengan baik.

Kesedihan yang kurasakan ternyata hanya sesaat tinggal. Ia kembali berubah menjadi kebahagiaan. Bahagia karena beberapa sahabat (kembali) berkenan memberikan kado istimewa berupa award kepadaku. Mereka adalah:

Mbak Setiakasih dengan awardnya;


Mbak Ritma dengan awardnya;




Mas Rangga dengan awardnya;


Mbak Lina dengan awardnya;


Sobat Aephobia dengan awardnya;


Selanjutnya award-award ini akan aku berikan untuk semua sahabat yang sudah berkunjung ke tempat ini. Semoga persahabatan di antara kita semakin tumbuh, berkembang dan terus menghasilkan buah-buah kasih untuk kebahagiaan sesama.