Gereja Katedral yang menjadi bagian dari masyarakat kota Semarang juga turut berperan serta. Lewat beberapa muda-mudi yang bernaung dalam wadah OMK (Orang Muda Katolik) Katedral, mereka ikut bergabung dengan mengusung Warak Ngendhog yang menjadi ciri khas kota Semarang. Selain itu, mereka juga menampilkan pribadi-pribadi seperti uskup, romo, bruder, dan suster, serta beberapa penari dan prajurit yang menjadi pengiring.
Karnaval ini dibuka secara resmi oleh Walikota Semarang, H. Sumarmo HS, dengan pemukulan gong, di halaman Balai Kota. Dan setelah itu, arak-arakan peserta karnaval mulai menyusuri jalan protokol di kota Semarang mulai dari Jl. Pemuda – Jl. Pandanaran – dan berakhir di lapangan Pancasila, Simpang Lima. Di sepanjang perjalanan, warga masyarakat tampak begitu antusias melihat jalannya karnaval. Banyak di antara mereka yang langsung mengabadikan momen tersebut dengan kamera yang sudah mereka persiapkan.
11 komentar:
wah acaranya rame dan meriah ya
met malam sob :D
whaa pdhal bungsuku pingin banget liat pawai itu.. tapi aku nda bisa nganter krn ada acara di jam itu ..
Keren banget
spot gambar-gambarnya keren ooom, pas banget..
Acara Karnaval Seni dan Budaya dan Pawai Ogoh-Ogoh rame juga ya...?
Lengkap banget budaya yg ditampilkan mas..?
Ada barongsay juga ya...? Kerennnn...
ogoh2nya nyeremin Om...
assalamualaikum
ini kunjungan kesekian kali ke blog sahabat :)
dan menyimak terus update postingan yang semakin menarik
sekaligus memberi info bahwa kangmusa telah membuat ebook baru
"Blog Monetization Options" yang bisa diunduh disini
terima kasih, saya tunggu kunjungan Anda di kangmusa.com
salam hangat
kangmusa
selamat mala mas he berkunjung lagi aja ni
Posting Komentar