Jumat, 04 Desember 2009

Berdirilah Teguh

Sebatang lilin menyala dalam kegelapan. Tiba-tiba… wuss… angin datang bergelombang dan membuat lilin itu padam.

“Mengapa angin itu datang lagi dan memadamkan nyala apiku?” tanyanya pilu. “Aku sudah teramat lelah menghalau angin itu. Aku tidak berdaya menghadapi kegelapan yang kini seakan bertambah pekat. Aku putus asa…,” lanjutnya. Tak terasa butir-butir bening meleleh dari bagian tubuhnya. Jatuh satu persatu.

Lalu suasana hening. Kegelapan semakin jumawa. Namun tiba-tiba, sebuah suara terdengar lirih, “Lilin…lilin…”

Sang lilin tidak mendengar suara itu. Ia masih tenggelam dalam kesedihannya yang teramat sangat.

“Lilin…lilin…” suara itu terdengar lagi. Kali ini lebih tegas dan jelas. “Mengapa engkau bersedih?” tanya suara itu lebih lanjut.

“Oh… itukah Kau?” lilin terlonjak kegirangan. Hatinya yang begitu sedih terasa hangat dan bahagia ketika mendengar suara itu.

“Ya, inilah Aku!” tegas suara itu. “Mengapa engkau bersedih?” tanyaNya sekali lagi.

Sejenak lilin terdiam. Hatinya diliputi kebimbangan. Beberapa detik kemudian, ia memberanikan diri untuk membuka mulutnya, “Aku lelah… aku bosan… aku tidak berdaya menghalau angin itu… aku tidak mampu mengusir kegelapan. Semua usaha yang aku lakukan selama ini hanyalah kesia-siaan saja,” jelasnya.

“Sudah benarkah yang kau lakukan selama ini? Apakah setiap usahamu dilandasi keinginan untuk memuliakan namaKu? Apakah engkau sudah melakukannya dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati?” suara itu malah balik memberondong dengan aneka pertanyaan yang cukup sulit.

Lilin terdiam.

“Nyala kebaikanmu tidak akan pernah sia-sia. Berusahalah dan tetap berdirilah teguh. Jika angin itu datang, hadapilah dengan ketegaran hati. Percayalah, jika engkau bersamaKu, engkau pasti kuat, Hidup hanya sekali, gunakanlah itu untuk selalu menyalakan lilin kebaikanmu, mengusir kegelapan dan menjadi penerang untuk sesamamu.”

16 komentar:

Anggi Zahriyan mengatakan...

benar mas...
hidup ini tidak sementara maka dari itu kita harus berlomba-lomba dlam hal kebaikan. Sesungguhnya kehidupan skarang ini menentukan kualitas kehidupan kita yang abadi.

Clara mengatakan...

jadi inget lilin kecil
hihihi, semoga lilin di hati kita orang nggak akan pernah lelah untuk bersinar

KucingTengil mengatakan...

Dalem banget ceritanya mas

Ateh75 mengatakan...

Dengan menyalakan lilin kebaikan semoga hidup akan terasa lebih indah

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Postingan mantap Mas...
Hidup hanya sekali dan gunakan sebaik-baiknya bahkan terbaik-baiknya.

-Gek- mengatakan...

Hidupkan lilin dari iman, maka ia akan terus menyala.
Great Post, Mas.

Ho oh, agak suram yah..
ga papa, biar serius ikut lomba, hehe. Nanti diganti kalo lomba udah selese..

(tapi kalo menang. lain cerita Mas.. hahahha..)

Makasi komennya!

becce_lawo mengatakan...

filosofi lilin yang bagus mas, rela mengorbankan diri demi menerangi kegelapan sekitarnya...

dan lilin keimanan akan senantiasa bercahaya ketika senantiasa mengingat kebesaranNya.

SeNjA mengatakan...

inspiratif mas,agak sedikit berbeda dari cara penulisan mas cahyadi sebelum2nya...

daleeemmmm....hehe...

Vicky Laurentina mengatakan...

Semangat pantang menyerah adalah kemewahan yang jarang bisa dimiliki setiap manusia.

Fanda mengatakan...

Janganlah khawatir karena Ia akan menopang kita kala kita kelelahan, asal semua usaha kita, kita tujukan padaNya. Nice post, mas!

Btw, ada award di tempatku. Ambil di Curhat Fanda ya...

Munir Ardi mengatakan...

lilin selalu rela hancur demi kebaikan orang ,lain prinsip tertinggi, mungkin anda lebih tahu mengenai ini terimakasih mas atas artikel bagusnya

anindyarahadi mengatakan...

filosofinya mantap mas goen...



nyalakan cahaya kita... untuk dapat selalu berguna bagi orang disekitar kita.. seperti lilin yang menyala ketika lampu mati.

Lina Marliana mengatakan...

cerita yg penuh inspirasi.. mengingatkan kita tuk slalu tabah dan tidak gampang menyerah mengadapi segala rintangan kehidupan..
jadi inget lagunya crisye mas.. "engkau lilin lilin kecil, sanggupkah kau berpijar, sanggupkah kau menyengat, seisi dunia.."

Laksamana Embun mengatakan...

Dalam bangetost nya... Gak sampai logic saya buat kayak ginian...

Nice post,,,

Reni mengatakan...

Wah.., mantap nih mas postingannya...
Tak mudah memang menjadi lilin, tapi tak ada yang tak mungkin jika kita mau berusaha bukan..?

trafsilo mengatakan...

3 hal dalam hidup yg gx p’nah kembali :
-waktu
-p’ktaan
-ksemptan
3 hal dalm hidup yg jangan am-p ilang:
-khormatan
-hrapan
-kjujuran
3 hal dalm hidup yg paling b’harga:
-cinta dan kasih sayang
-kpercyaan
-p’shabatan.