Selasa, 01 September 2009

Jangan Menyerah

Sang waktu terus berjalan. Detik, menit dan jam seakan tiada lelah berkejaran. Hari berganti hari. Bulan berganti bulan. Tak terasa hari ini langkahku sudah sampai di bulan September. Hari pertama di awal bulan seakan mengingatkanku untuk segera bermenung akan segala perjalanan yang sudah aku lakukan hingga hari ini. Suka-duka, tawa-sedih, senang-susah, berhasil-gagal, penuh semangat-putus asa, menjadi fragmen hidup yang silih berganti dan terus bergandeng tangan.

Masih teringat jelas di benakku, detik pertama saat hari pertama di awal tahun ini ketika aku berbaur dengan banyak orang di perempatan jalan dekat Tugu Muda. Langit yang gelap seakan terus disinari taburan nyala kembang api yang berpendaran. Banyak orang terpana dan memandang kagum. Banyak orang bersorak dan bertepuk tangan. Sementara yang lain dengan bersegera mengambil momen-momen indah itu menggunakan kamera saku yang sudah dipersiapkan, termasuk diriku.

Masih juga terbayang saat aku bersimpuh di hadapanMu sambil mendaraskan doa-doa dan permohonan untuk kehidupan di tahun yang baru. Aku ingin menjadi orang yang lebih baik, bagi Engkau, orang lain maupun bagi diriku sendiri. Aku ingin menjadi seorang penulis, sebuah keinginan yang sudah lama terpendam namun entah... muncul kembali dan terasa semakin kuat mempengaruhi pikiranku. Aku ingin meninggalkan segala kebiasaan buruk yang sudah bertahun-tahun menghantui hidupku.

Kini, delapan bulan berlalu sejak saat itu. Ada gundah yang terasa menyesak di dada. Ternyata doa dan harapan belum mampu mewujud secara sempurna. Masih banyak kekhilafan. Masih banyak pula ketidakmampuan untuk bertekun dan dan bersiteguh pada niat yang baik. Sering aku dikalahkan oleh nafsu dan godaan untuk kembali pada kehidupan lama. Tak jarang pula aku melupakan segala niat yang pernah aku ukir di sanubari. Jatuh, jatuh dan kembali jatuh. Namun, Engkau selalu menjadi pelita. Di saat kegagalan begitu menghimpit, Engkau menawarkan pengharapan. Di saat aku terpuruk, Engkau mengulurkan tanganMu dan menggamit tanganku agar segera bangkit. "Jangan menyerah, Nak... Aku akan menopangmu," ujarMu penuh kasih. Yah, jangan menyerah dan jangan pernah mau menyerah. Walau berapa kalipun aku terjatuh... aku akan terus berusaha untuk tidak menyerah.

Sayup-sayup di keheningan malam lagu dari 'D'masiv' mengalun lembut, memenuhi udara dan menentramkan hati...

Tak ada manusia yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali segala yang telah terjadi

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Yang tak kenal putus asa

Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah
Jangan menyerah

13 komentar:

dewi mengatakan...

tuk sobat q mas gun...jangan menyerah , smoga cita2 jadi penulis terwujud. amin. bukan nya sekarang juga sudah jadi penulis mas?... buktinya banyak yang baca postingan keren nya kan?

Yudie mengatakan...

Benar Mas, Jangan pernah menyerah.... Tuhan akan selalu bersama kita.. we are not a looser...
Maju terus Mas Goen...

kak_ega_punya cerita mengatakan...

bener mas jangan menyerah...
ada kalimat bagus yang sampai skrg jadi motivasi buat saya...

"jalan itu terjal dan licin...1 kakiku menyandung kaki lainnya sehingga keluar jalur dan tergelicir.. tapi ak segera bangkit dan berkata "ah ak hanya tergelincir...dan bukan jatuh"

met kenal mas.. maen2 ke blog saya ya

ichaelmago mengatakan...

sama2 ya :D
itu tulisan tentang indonesianyaaaa..dadakan. ga ada ide sama sekali :P

belajar blog mengatakan...

setuju deh mas
kita ga boleh menyerah, apalagi dengan keadaan.
harus bangkit dari keterpurukan

Fanda mengatakan...

Sama mas, di awal tahun aku selalu bikin resolusi. Utk menjadi lebih baik, utk lebih tekun menggapai minpi. Tapi di tengah perjalanan, kusadari kalo aku melenceng jauh banget. Itulah hidup manusia, mas! Jatuh dan bangun. Tapi justru karena itulah, kita bisa menyaksikan Tuhan bekerja dalam hidup kita. Bersyukurlah kita jika setelah jatuh, kita masih bisa bangun lagi. Semangat ya, mas! Ayo kita sama-sama berjuang tuk jadi penulis !!

Kabasaran Soultan mengatakan...

Ayo sobat ...jangan pernah menyerah
Apa lagi mengalah
Tetaplah berlari dengan gagah
Ntuk menggapai sgala cita

reni mengatakan...

Ayo mas, kuatkan tekad, teguhkan semangat untuk mewujudkan semua asa dan impian.
Memang tak akan mudah jalan yang dilalui, tak sedikit aral yang menghalangi, namun selama niat itu ada, semoga mampu menjadi motor pemacu untuk bergerak maju.

genial mengatakan...

semangadh seperti ini lah yg emang sudah seharusnya dimiliki buat tiap individu... maju terus mas Goen :)

Cyntia mengatakan...

maju terus pantang mundur yah kak.. Tia dukung kakak terus :)

Sharing Tips

ruri mengatakan...

bingung nih mau berkata apa. semuanya sudah disampaikan oleh komentar-komentar sebelumnya. nice post

cah ndueso mengatakan...

trenyuh aku kang...

sosial seni budaya bisnis mengatakan...

maju terus...tiada kata menyerah sob....
majuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu...!!!!