Jumat, 13 Agustus 2010

Berbeda

Menjadi berbeda itu tidak pernah mudah, apalagi jika hal itu menyangkut hal-hal yang baik. Dibutuhkan tekad sekuat baja, hati yang tidak ‘mutungan’, semangat pantang menyerah, dan kerelaan untuk menjadi tidak terkenal, dikucilkan bahkan dicemooh.

Ketika banyak teman di kantor karena alasan puasa lalu menjadi ‘ogah-ogahan’ dalam bekerja, aku tetap menjalankan pekerjaan dengan baik, penuh tanggung jawab, meskipun aku juga berpuasa. Saat banyak tetangga di kampung mengucilkan orang tertentu karena dianggap menjadi sumber masalah, aku justru mau menyapa dan menjadikan orang tersebut sebagai teman ngobrol. Ketika banyak orang bersikap tidak jujur, aku berusaha menjaga kejujuran. Saat orang lain tidak begitu peduli dengan kebersihan lingkungan bahkan sampah yang bertebaran, aku mau mengorbankan diri untuk membersihkan lingkungan. Ketika orang lain tidak mau tertib, aku tetap berusaha menjadi pribadi yang tertib. Saat orang lain lebih suka melanggar janji dan tidak tepat waktu, aku justru ingin menepati setiap janji yang telah kuucapkan dan berusaha tepat waktu.

Ibaratnya: menjadi berbeda itu bagaikan sebongkah batu di tengah arus sungai yang deras. Sementara banyak batu lain ikut hanyut karena arus, batu itu justru tidak bergeming dan tetap tegar menentang arus.

Nah, maukah aku menjadi seperti batu itu?

7 komentar:

Arif Chasan mengatakan...

ya pak! terimakasih sudah berbeda demi kebaikan sesama... ^^
sekali lagi terimakasih....

ivan kavalera mengatakan...

Berbeda itu nikmat dan berkah.

Lina Marliana mengatakan...

apalagi berbeda dalam hal yang lebih positif.. semakin sipp.. :)

om rame mengatakan...

haL ini sesuai dengan cerminan dari beberapa postingan saya kemarin, mungkin Pak Gun pun sudah membacanya.
suLit memang untuk mengajak orang arus kebaikan, waLaupun dasarnya katanya sedang ibadah (puasa), itu hanya aLasan kLasik cermin dari orang yg kurang memahami akan ibadah yg sebenarnya. mereka Lebih tertarik pada arus yg menjadikan itu trend, padahaL beLum tentu bermanfaat.
bagi saya, saya Lebih baik seperti Pak Gun. yakni, menyikapinya aja dari pada memperdebatkannya. semoga dengan demikian mereka menjadi Lebih mengerti dengan sendirinya.

catatan kecilku mengatakan...

Memang tak mudah utk menjadi berbeda, karena perlu orang2 yang memiliki keteguhan hati.

the others... mengatakan...

Berbeda tak bisa diartikan selalu buruk... karena yang sama pun tidak bisa selalu diartikan baik.

restry mengatakan...

berbeda emang bagus kang, tapi jadi gak bagus lagi kalo itu menyiksa diri sendiri,,hehe