Minggu, 21 Juni 2009

Sepuluh


“Tidak ada manusia yang bernilai sepuluh, tetapi kita bisa berusaha untuk meraihnya,” demikian sebuah dialog dalam film yang berjudul ‘SEPULUH’ yang dibintangi oleh Rachel Maryam, Ari Wibowo dan August Melaz. Sebuah film yang bertutur tentang kehidupan anak-anak jalanan dengan segala dinamikanya di ibukota.

Entah mengapa, kalimat tersebut beberapa hari ini masih terngiang-ngiang di kepalaku. Sepuluh. Ya, sepuluh. Di sekolah, jika ada anak yang sering mendapat nilai 10, bisa dipastikan ia adalah anak yang pandai. Anak yang tekun belajar. Sebab dengan mendapat nilai 10 berarti ia dapat mengerjakan seluruh soal dengan benar. Tidak ada yang salah.

Tidak ada manusia yang bernilai sepuluh. Tidak ada manusia yang sempurna. Dibalik segala kelebihan pasti juga tersimpan kekurangan. Disamping banyak kebaikan pasti juga ada keburukan (kejahatan) yang dilakukan. Namun, manusia bisa berusaha untuk menjadikan dirinya bernilai sepuluh atau paling tidak sepuluh kurang sedikit. Bagaimana caranya?

Dalam pelajaran matematika, pasti kita mengenal deretan angka-angka berikut: 1,2,3,4,5,6,7,8,9 dan 10. Untuk mencapai angka 10, kita harus mulai dari 1 kemudian beranjak ke-2 dan seterusnya. 1 melambangkan diri kita sebagai pribadi. Ketika kita mulai melangkah dalam kehidupan ini dan berinteraksi dengan orang lain (ber-2, ber-3 dst), ada banyak hal yang bisa kita lakukan. Kita mau melakukan yang baik, yang bermanfaat, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain atau justru hal buruk, yang merugikan orang lain, itu semua menjadi tanggung jawab kita. Namun, ketika kita lebih memilih melakukan banyak kebaikan ketimbang keburukan (kejahatan), lebih mempedulikan nasib orang lain, yang tertindas, yang berkekurangan, yang sedang mengalami musibah atau menderita karena sesuatu, daripada mengabaikannya, lebih mengutamakan belas kasih dalam segala tindakan dan tutur kata daripada kesewenang-wenangan dan kesombongan, kita dapat menjadi sempurna.

Nah, maukah kita berusaha menjadi sempurna?

12 komentar:

reni mengatakan...

Menjadi sempurna..? Mau dong..!! Nice post !

kawanlama95 mengatakan...

menjadi sempurna itu, apa bisa
ya terpenting adalah berjalanlah dengan kehidupan yang baik..

Selamt malam

Seri mengatakan...

sebenarnya manusia ini ngak ada yang sempurna. cuma kita diberi akal dan fikiran untuk maju kedepan memperbaiki diri kita dan memperolehi apa yang orang lain bisa dapat.

Lisna Lina Simangunsong mengatakan...

Hanya DIA yang sempurna... dan kita mau setiap hari belajar menjadi sempurna spertiNya.....

eha mengatakan...

sudah berusaha tapi gak sempurna-sempurna juga nih mas ... usahanya kurang gencar kali yah (garuk-garuk kepala yang emang lagi gatal)

si kumb@ng mengatakan...

aku cuma ingin terus berfikir
bahwa aku sosok yang tak sempurna
membuat aku terus belajar untuk lebih baik lagi.....
nice share mas goen...

Penikmat Buku mengatakan...

ini film baru? ehehe..kurang ngikutin perkembangan film :D

Cara Membuat Web mengatakan...

memang benar orang itu tidak ada yang mempunyai nilai 10 atu sempurna, semua mempunhai kesalahan atou kekurangan, tapi kita bisa dan harus berusaha untuk mencapai 10 itu!
Semangat Terus!

KangBoed mengatakan...

hehehe.. 10.. 1 dan 0.. manunggaling dalam kekosongan ruaaaaaaar biasaaaaa
Salam Sayang

Henny Y.Caprestya mengatakan...

sempurna..ah, ga ada yang sempurna di dunia ini kecuali Dia

KangBoed mengatakan...

Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang

Nadja Tirta mengatakan...

Biarlah kita menjadi mahluk yang tidak sempurna, agar bisa saling menyempurnakan ya pak..