Jumat, 31 Juli 2009

Sahabat

Sahabat,
disaat aku lupa
dan tidak tahu apa yang harus dikerjakan
Engkau datang mengingatkanku

Disaat aku dirundung kesedihan yang sangat
hingga air mataku jatuh bercucuran
Engkau menyediakan bahumu
sebagai tempat untuk menyandarkan bebanku
Tanganmu lembut menggenggam tanganku
Hadirmu menyejukkan batinku yang terluka

Sahabat,
saat ragaku lemah tak bertenaga
pikirku kalut
sebab beban pekerjaan yang tak jua berakhir
juga semangat hidup yang hampir padam
Engkau hadir membawa pengharapan
bahwa esok pasti kan lebih baik

Engkau bagaikan pelita di kegelapan malam
Engkau bagaikan tetes air
di tengah padang gersang nan tandus

Terimakasih Sahabat

11 komentar:

eha mengatakan...

Sahabat memang saling menguatkan dan mengingatkan. Kalau tidak, namanya bukan sahabat, bisa jadi hanya teman biasa.

si kumb@ng mengatakan...

sahabat...dialah yang menggapai tangan kita tatkala kita terjatuh

keren mas

reni mengatakan...

Puisinya mantap mas..!! Persahabtan memang memiliki banyak arti dan memiliki pengaruh kepada siapa saja..
Beruntunglah siapa saja yang memiliki banyak sahabat dalam hidupnya... Salam persahabatan..!

Ansgarius mengatakan...

ada ungkapan juga musuh adalah sahabat yang terbaik..

Medical Books mengatakan...

hello have a nice day,
interesting post

from
Medical Books

Azzaam mengatakan...

duh, indahnya...
aku ikutan bangga terhadap seorang sahabat yang baik seperti kamu :)

irmasenjaque mengatakan...

sahabat...bagai dua tubuh satu jiwa..!
senangnya memiliki sahabat sepertimu mas.... hehe....

an4k`SinGKonG mengatakan...

sahabat tempatnya berbagi dalam kesenangan dan duka lara...
nice post

Sudino Dinoe mengatakan...

Nice puisi...sahabat yg terbaik yang mau menerima keadaan apapun pada diri kita..salam..

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

itulah gunanya sahabat

anazkia mengatakan...

Sahabat, adalah yang berani membenarkanmu, bukan yang membetulkan kata-katamu.

Semoga persahabatan di sunia maya kekal adanya.