Jumat, 13 November 2009

Aku Ingin Bom Meledak Lagi

Ya, hal itulah yang mengganggu pikiranku beberapa hari ini. Mungkin ada yang menganggap aneh atau malah menuduhku sebagai antek teroris. Lebih buruk lagi kalau kemudian ada orang-orang yang memperkarakan aku setelah membaca judul tulisan ini. Tapi, itu semua nggak bener kok. Meski aku ingin bom meledak lagi, aku tetap mencintai negeri ini 200% karena di sini aku dilahirkan, hidup dan berjuang.

Sebenarnya, bom yang aku maksud bukanlah bom seperti yang sering diledakkan oleh kelompok teroris pimpinan Noordin M. Top itu, yang meluluhlantakkan gedung-gedung dan membinasakan orang-orang tak berdosa, tetapi bom yang akan membuka kesadaran, bom yang menunjukkan kebenaran dan bom yang akan membangkitkan lagi nurani-nurani yang sudah mati.

Sebagai bagian dari rakyat di negeri ini, jujur, aku sudah terlalu muak dengan ulah para oknum pejabat. Mereka yang ngakunya sebagai wakil rakyat ternyata bisanya hanya petantang-petenteng, pintar berdebat, saling tuding dan omong kosong sana-sini tanpa pernah memikirkan dengan sungguh-sungguh rakyat yang sudah memilihnya. Mereka yang kebetulan berkuasa atas hukum malah sering bertindak sewenang-wenang. Memelintir hukum demi kepentingannya sendiri. Membuat aneka rekayasa agar orang-orang yang tidak berdosa bisa dipersalahkan. Juga mereka-mereka yang menggunakan kekuasaan dan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri dengan berbagai tindak korupsi.

Nah, untuk merekalah aku ingin bom meledak lagi. Sebab selama ini mereka sudah buta. Mereka juga tuli dan perasaan mereka sudah berubah menjadi batu. Mereka tidak lagi peduli bahwa di saat mereka tertawa-tawa karena berbagai kelimpahan, masih banyak rakyat yang hidupnya serba kekurangan; yang bingung memikirkan hari ini harus makan apa, yang tidak memiliki pekerjaan tetap, yang tidak bisa mendapatkan sandang dan papan secara layak, dan yang kebingungan untuk mencari kebutuhan hidup anak istrinya.

Semoga saja karena bom itu mereka segera sadar dan nurani mereka kembali terketuk. Karena tidak ada yang abadi di dunia ini. Semua bisa hilang dalam sekejab jika Tuhan berkehendak.

21 komentar:

-Gek- mengatakan...

(boleh bom meledak di hati nurani para pejabat biar mereka sadar.. - tapi please.. stay away from Bali...)

Tidak ada yang abadi.
Betul sekali Mas.

Matur nuwun banget sudah follow.

Saya follow balik plus link ya.

Salam kenal.

*duh.. panjang.. hehe.

Clara mengatakan...

iya, betul. di sudut sana, ada yg berkelimpahan, semantara di sudut sini ada yang kekurangan. menyedihkan. masalahnya bebanding terbaliknya sangat jauh.

SeNjA mengatakan...

ya,biarkan bom meledak lagi di hati para penguasa yg selalu menguasai !!

setuju bgt kmntrnya Gek dan Clara.

apa kabar mas cahyadi ^_^
smg slalu sehat...

putra mengatakan...

Yang sabar ya Om,,
biji mangga ditanam jadi mangga,
biji apel ditanam akan jadi apel,,
apapun yang diperbuat pasti akan kembali pada dirinya,,
weh kata katanya ...
Btw boleh tukeran link ga Om ?

aan mengatakan...

kalo bom yang ini saya juga dukung mas..

lina@happy family mengatakan...

Kalau yang meledak bom yang satu ini, setuju banget Mas Goen...

phonank mengatakan...

Sulit memang kalau kita membuka mata mereka kembali yg sudah buta akan jabatan dan kedudukan yg sudah mereka raih.

Kita hanyalah rakyat biasa yg hanya menerima segala kebijakan yg telah di tetapkan.

Andai saja mereka2 masih melihat ke bawah dan menyaksikan kita yg sedang mengais-ngais untuk makan, mungkin kita akan lebih menghargai mereka dari pada diri kita sendiri.

Bahauddin Amyasi mengatakan...

Barangkali, kita memang harus hancur terlebih dahulu untuk besih total. Maka, diksi bom meniscayakan kehancuran untuk bangun kembali...

Salam akrab ya...

RifkyPanzer™ mengatakan...

dinegeri ini ada orang terkaya...ada orang yang teramat miskin...yang kaya dan menjabat lupa si kecil yang menyokong nya..yang kecil menjerit yang berkuasa ribut bagi bagi uang...

Lina Marliana mengatakan...

Ohh.. BOM yg itu.. kirain apa.. Setuju banget tuh, biar mereka sadar..

Laksamana Embun mengatakan...

Amin,, Semoga dengan Bom yang di buat RUmah Goen bisa membuat wakil2 rakyak kita disna sadar,, jangan cuman pandai bedebat aja tapi pandai menyelesikan suatu msalah....

Kabasaran Soultan mengatakan...

MAri kita BOM mereka
Yang berprilaku bejat.

Mantap bro

namaku wendy mengatakan...

mampu kah di kala bom itu meledak kembali sungguhkan benar-benar membuka kesadaran dan mata hati nurani mereka yg mengalami kebutaan:) semoga, manusia bole berharap kan:)

Munir Ardi mengatakan...

kaget mas waktu pertama lihat di sidebar kirain bom betulan

Ambar mengatakan...

pas ngebaca headlinenya, aku bingung?? tapi pas dibaca.. oohh ternyata begitu.. hahaha.. oke aku juga setuju!!!

Fanda mengatakan...

Mirip dagelan ya tingkah para penguasa negeri kita itu? Kapan ya akan ada seorang calon pemimpin dgn karakter dan mental yang baik yg sungguh2 ingin membangun bangsa dan rakyat ini menjadi lebih baik?

M.RIDWAN MAHADI A.T mengatakan...

setuju bgt mas gun,seperti yang menyala geram dipuisi saya" SAJAK MERAH,NASKAH JIWA ITU" puisi tercipta karna geramnya saya dengan tingkah laku mereka mereka itu........

Lisna Lina Simangunsong mengatakan...

artikel yg keren mas..... salam kasih slalu.... GBU

Sigit Purwanto mengatakan...

aku percaya kebenaran akan selalu menang, bila carut marut adalah proses untuk sesuatu hasil yang bersih dan sehat, kenapa tidak..

ledakan bomnya..!!haha

cah ndueso mengatakan...

gimana kalo aku saja yang meledakkannya,hehhe....
awas......BUM!!!!!

genial mengatakan...

titlenya provokatif proaktif abiiiisss :(