Rabu, 17 Februari 2010

Hanya Debulah Aku


Hanya debulah aku di alas kaki-Mu Tuhan
Hauskan titik embun, sabda penuh ampun
Ampun seribu ampun, hapuskan dosa-dosaku
Segunung sesal ini kuunjuk pada-Mu

Tak layak aku tengadah memandang wajah-Mu
Namun tetap kupercaya, maha rahim Engkau


Ah…, betapa lirik lagu ini selalu membuatku terdiam untuk kemudian sadar betapa selama ini… aku sudah melakukan begitu banyak hal yang telah melukai Engkau, sengaja maupun tidak. Betapa aku dengan mudahnya meninggalkan hati nurani untuk berpaling pada kejahatan. Begitu mudahnya pula aku jatuh dalam bujuk rayu yang tampak manis dan indah tetapi sebenarnya makin menenggelamkan aku dalam dosa.

Engkau yang membuat kehidupan ini menjadi ada. Engkau yang memberi begitu banyak kebaikan untukku. Engkau yang selalu menungguku untuk kembali. Walau aku tak pantas, tidak layak. Namun tangan-Mu selalu ingin merengkuhku. Mendekapku dalam samudera kasih-Mu yang tidak berbatas.

Terima kasih Tuhan. Kesempatan yang selalu Engkau berikan, memberi kekuatan bagiku untuk bangkit dari segala kesalahan dan kekalahan yang berujung dosa. Kasih-Mu menjadi penuntun langkahku dan sumber kekuatan untuk membagikan kembali kasih itu kepada sesamaku.

Gambar diambil dari:
http://christianpramudia.wordpress.com/2008/10/

23 komentar:

the others.... mengatakan...

Mendapatkan pencerahan di malam ini.
Terima kasih ya...

munir ardi mengatakan...

AKU bagai debu dipadang pasir terkapar lemah tak berdaya, Tolonglah Tuhan beri petunjukmu jalan yang benar menuju jalan Mu, agar tak tersesat di persimpang jalan.
I look around I fly to find space to land my head upon

Munir Ardi mengatakan...

selamat malam mas Goen

aan mengatakan...

ya..manusia kecil di hadapan Nya

Bahauddin Amyasi mengatakan...

Selamat malam,MAs...

lama gk berkunjung. Pas berkunjung, tiba-tba disuguhi postingan yang mengaharu-biru, penuh makna dan renungan hidup. Thans banget, Mas...

dwell mengatakan...

laksana sinar komet yang bercampur sejuk sinar rembulan di malam kelam sehabis baca postingan ini.....kita memang kecil dan amat kecil bagiNya...nice post you have here

Best Regards
dwell-articles

SeNjA mengatakan...

malam ini aku rindu kepadaNYA,mencoba menuliskan perasaanku lewat tulisan.

ternyata kutemukan syair indah jg disini mas ^^

Tentang cintaNYA yg memberi terang

anyin mengatakan...

mari lebih banyak merindukanNya ketimbang merindu makhlukNya

BENY KADIR mengatakan...

Waw,terimakasih,Kawan.
Doa yg sangat indah.
Bersujud dan bersyukurlah pada-Nya.

Salam kenal dari Flores.

BENY KADIR mengatakan...

Waw,terimakasih,Kawan.
Doa yg sangat indah.
Bersujud dan bersyukurlah pada-Nya.

Salam kenal dari Flores.

kebookyut mengatakan...

judul lagunya apa mas??
iya, bacanya aja udah bikin begidig, eh merinding..

merasa gimanaaa.. gitu..

Clara mengatakan...

selamat menjalankan aksi pantang puasa Mas...semoga bisa menyambut paskah dengan hati yang bersih ^^

Fanda mengatakan...

Betul mas, syair lagu itu betul2 menyentuh. Kemarin aku hampir menititkkan air mata ketika menyanyikannya...

Selamat menjalani masa prapaskah ya, mas! Semoga 40 hari ini benar2 bisa mas manfaatkan untuk membersihkan hati dan jiwa, sekaligus mempersiapkan diri tuk menyambutNya. Ayo kita berjuang sama2...

Btw, Paskah ini jd panitia lg ga?

setiakasih mengatakan...

Mas Goen,
moga diberikan hidayah selalu olehNya.

Kita hanyalah debu yang menginginkan kasih sayangnya untuk bertebaran bebas di bumiNya.

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Aku mendapatkan pencerahan berharga sore ini.
makasih banyak Mas.

Lina Marliana mengatakan...

DihadapanNya kita emang laksana debu yang tak perdaya...
Thanks untuk pencerahannya kali ini mas.. :)

Ipin's cool mengatakan...

Debu debu yang halus tak terlihat`tapi dapat di rasakan jika debu semakin tebal akan smakin sulit di bersihkan
Debu = Dosa
Yang kian hari kian mneumpuk tanpa di sadari mengotri hati kita, Hanya memohon ampunan NYA dosa dosa itu akan terhapus.

ninneta mengatakan...

Hai,

datang mau ngucapin

happy lunar
happy valentine's day
happy ash wednesday

buat yang merayakan, yang nggak merayakan semoga bulan penuh cinta ini selalu membawa kebahagiaan dan kedamaian...

Ninneta

fai_cong mengatakan...

wah...
mantab puisinya kang...
:D

hendro mengatakan...

saya punya sesuatu untuk sobat di blog saya,,
mohon di lihat pabila berkenan

Arfi mengatakan...

kita harus banyak dan banyak bersyukur.. kita bukanlah apa-apa du hadapan allah... hanya makhluk kecil yang hina,,,

wahyu mengatakan...

debu...
hanya ditiup dia terbang
musnah
tak mampu mendekat
Ya Allah tolong jangkaulah hati hamba

Roimairo Santoso mengatakan...

memang terkadang kita semua susah untuk mengetahui apa rencanaNya terhadap kita,...namun yakinkan satu hal bahwa semuannya bukan kebetulan melainkan langkah untuk menuju rencana rencanaNya yang telah di siapkan untuk kita semua sebagai umat yang dikasihinya...ups...jadi ceramah nih...tapi kata-kata ini pernah diucapkan temanku ke aku siapa tahu bisa bermampaat bagi yang lainnya....