Jumat, 19 Maret 2010

Kebenaran

Kebenaran terdiam di sudut gelap
matanya sembab oleh air mata yang tak henti mengalir

Mengapa aku mesti dicampakkan?
Mengapa aku kini dilupakan?
Mengapa aku serupa dengan barang rongsokan
yang harus dibuang jauh-jauh?
Apakah engkau takut kepadaku?
Apakah karena engkau
lebih suka mencumbu kegelapan?

Ah… lengking tawamu
makin membuatku tak berdaya
Kapankah engkau akan sadar?
dunia tak selamanya berputar
akan tiba saatnya dia akan berhenti
dan jika hal itu tiba
tak ada gunanya lagi semua penyesalan

27 komentar:

Rock mengatakan...

Kebenaran... Puisi yang sangat indah mas Goen...

inge / cyber dreamer mengatakan...

kereeeen..

tentang kebenaran yg kadang sengaja disisihkan..

like this poem! ^^

Clara mengatakan...

dunia berputar untuk berhenti...hmm nice

fai_cong mengatakan...

bener kang...
mantab puisinya kang.
selamat malam kang :D

Arfi mengatakan...

mantap mas... memang bener banget,,, kebenaran serasa dikesampingkan pada zamanedan ini..

catatan kecilku mengatakan...

Puisi yg bagus.., ada pelajaran yg dapat diambil darinya.

the others mengatakan...

Tak semua berani mengungkapkan kebenaran dan tak semua berani menghadapi kebenaran...

Maaf jarang bisa mampir, karena koneksi inet sdg bermasalah

abeng beng /arjopedal mengatakan...

Puisi yang bagus sarat akan arti dan makna di kehidupan di dunia ini

senja mengatakan...

kebenaran,....jalan yg sellau harus kita lalui.

diblog ini aku banyak menemukan hikmah kebaikan...trima kasih mas,karena membaginya disini.

salam dari tazkia untuk om nya yg baik ^^

aktifis sandal jebit mengatakan...

kebenaran...
benar...benar....puisi yang banyak memberi pesan moral.
kebenaran yang hakiki,itu yang selalu dinanti....

matur tengkiyu sobat atas "kebenaran" NYA...

megi mengatakan...

bagus gan puisiny :D
nb : ini jg kebenaran loh :p

Agung Aritanto mengatakan...

puisi yang bagus dan indah

salam kenal

bonk AVA mengatakan...

memang kebenaran tidak mudah kita tafsir, kadang -kadang dia ada di balik kejahatan, seperti hidup ini yaitu keseimbangan, dimana ada kebaikan disitu ada keburukan, tuhan iblis , positif negatif dan seterusnya,
gak usah jauh jauh cari kebenaran dia ada dalam diri kita!

harto mengatakan...

” Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa.
Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.”
(La Roche)

kebookyut mengatakan...

kebenaran...hhh.. walaupun kadang menyakitkan, tapi kebenaranlah yg utama.
tiduaaakkk... jangan ingatkan tentang 2012.. huhuhu

nietha mengatakan...

barang rongsokan bisa diloakin lo mas, trus didaur ulang deh .becanda lo.

aviorclef mengatakan...

-_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-
*******Salam ‘Blog’!!*******

Akan datang masa
Dimana bulan akan bersinar terang
Matahri menari-nari dibelakang bulan
Menutup semua sudut
Datangka peri-peri jingga
Menari

PIsss

___^



-_-_-_-_-_-_-Cosmorary-_-_-_-_-_-_-

Seiri Hanako mengatakan...

kebenaran...
puisi yang mengupas...
pas
pas

a-chen mengatakan...

wah kebenaran yang mantab, suka dengan diksi2nya Bang.... sedrerhana, dan gampang dicerna, tak mengaburkan makna...

buwel mengatakan...

Enjambemennyapun rapih, menuju sebuah kesimpulan yang bersih....
keren Ih... :-)

aan mengatakan...

tentang kebenaran dalam bentuk puisi,,mantap

munir ardi mengatakan...

meski masih tersembunyi namun pada akhirnya kebenaran akan muncul, maaf mas goen baru mampir lagi

U-marr mengatakan...

lagi kesel yah mas ama seseorang???

shameel mengatakan...

Terima kasih sobat sebab sudi mmberi komentar sama entry saya.

Menarik sajak sobat.

Tentang kebenaran yg mudah dilafazkan
tapi amat sukar untuk dilaksananakan.

Kebenaran juga kian tersisih
namun ia tetap bernafas
selagi dunia ini masih bernafas.

Anton mengatakan...

Dunia tak selamanya berputar, sadarlah wahai para penipu, tunjukanlah bahwa kebenaran itu lebih baik.

KucingTengil mengatakan...

wuuuaaaaaaaah...pemilihan katanya bagus banget. I like your poem, walau isinya sedih yet beautiful T^T

Lina Marliana mengatakan...

kebenaran emang langka saat ini mas.. hanya demi harta, orang kerap kali memutar balikkan keadaan, benar disalahkan dan salah dibenarkan.. Mudah2an kita semua dijauhkan dari hal2 seperti itu yah..